Menu

Mode Gelap

Hukum · 13 Okt 2016 11:47 WIB ·

Warga Malaysia Cari Cucunya di Padepokan Dimas Kanjeng


					Warga Malaysia mencari cucunya di padepokan Dimas Kanjeng Perbesar

Warga Malaysia mencari cucunya di padepokan Dimas Kanjeng

PROBOLINGGO, REPORTASE – Sejumlah warga dari berbagai daerah, masih berbondong–bondong mendatangi padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, di Desa Gading wetan, Kecamatan Gading Kabupaten Probolinggo, Kamis (14/10).

Tidak hanya warga sekitar, luar daerah dan Indonesia saja yang ingin melihat saudara dan kerabatnya. Bahkan, dari Negara Malaysia pun rela datang ke padepokan untuk melihat anggota keluarganya di pemondokan padepokan.

Salah satunya adalah Muhammad Bin Ja’far, warga dari Malaysia, ia rela datang ke padepokan ingin melihat keberadaan cucunya yang dikabarkan berada di pemondokan Dimas Kanjeng, ia ingin menjemput cucunya yang tak pulang-pulang.

“Saya dari Malaysia untuk menegok cucu saya disini, yang katanya ada di padepokan Dimas Kanjeng ini, saya ingin memastikan keberadaan cucu saya yang belum pulang ke rumah di Malaysia,”tutur Muhammad Bin Ja’far, saat mendatangi ke padepokan.

Di Malaysia, padepokan Dimas Kanjeng tidak dikenal sebagai pengganda uang, melainkan terkenal karena ajaran sesatnya.

”Kalau di Malaysia padepokan ini dikenal ajaran sesat, tapi saya tidak tahu enar apa tidak, makanya saya datang ke sini untuk memastikan keberannya,”tambahnya.

Namun sayang, mereka tidak diperbolehkan masuk oleh petugas, yang menjaga ketat akses masuk menuju padepokan. Padahal mereka sudah rela jauh-jauh dari kampung halamannya ke padepokan, untuk mengecek dan menjemput kerabatnya.

Pihak kepolisian menyarankan  warga yang ingin mengetahui identitas pengikut atau ingin menjemput keluarganya, agar mendatangi kantor kecamatan setempat. Hingga hari ini (14/10) jumlah pengikut dilaporkan masih bertahan di padepokan masih ratusan orang. (fiq)

 

Komentar

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Tertimpa Pohon Tumbang, 2 Rumah Kakak Beradik di Situbondo Rusak Berat

14 Juli 2024 - 21:18 WIB

DuaGudang Terbakar di Situbondo, Kerugian Materi Mencapai 45 juta

14 Juli 2024 - 21:14 WIB

Ae Mutu Air Tiga Rasa, Nikmati Keindahan Alam dan Budaya di Gunung Kelimutu

14 Juli 2024 - 21:08 WIB

Masa Jabatan Kades Jadi 8 Tahun, Apdesi Situbondo Gelar Syukuran

13 Juli 2024 - 16:23 WIB

Keroyok Seorang Perempuan, Bapak dan Anak di Situbondo Dipolisikan

12 Juli 2024 - 22:10 WIB

Bawa Sajam Saat Konvoi, Puluhan Anggota PSHT Diamankan

12 Juli 2024 - 17:16 WIB

Trending di Daerah