Site icon Reportase News

Warga Sebut Longsor Akibat Pengerjaan Saluran

Longsor yang terjadi di Jalan Benda RT03/01 Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok pada Minggu, 11 November 2018 diduga akibat pengerjaan saluran air. (foto:ltf)

Depok,reportasenews.com – Longsor yang terjadi di Jalan Benda RT03/01 Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok pada Minggu, 11 November 2018 diduga akibat pengerjaan saluran air yang dilaksanakan CV Maju Karya Putra. Sebab galian dari kegiatan tersebut sempat berhenti di depan ruko yang longsor tanpa melanjutkan ke Jalan Nusantara Perumahan Bukit Cengkeh I, Kelurahan Tugu yang konturnya berkelok menurun.
Oleh karena itu, saat hujan deras mengguyur diduga mempengaruhi tanah di bagian Kolam Renang Tirta Sanden yang berada depan ruko tersebut. “Ini pengaruh galian saluran air yang enggak benar. Jadi galian sudah dalam, tapi cuman sampai depan ruko doang. Enggak digali sampai ke bawah turunan yang kolam renang. Kan air jadi ketahan terus ngikis tanah di sekitar ruko,” kata Darman (48), pemilik warung kelontong yang amblas di Cimanggis, Depok, Senin (12/11/2018).
Selain menyebut longsor akibat pengaruh galian, Darman juga mempertanyakan mengapa pengerjaan itu dilakukan saat musim hujan berlangsung. “Dari dulu memang daerah ini rawan banjir, makanya dibuat saluran air. Tapi pengerjaannya enggak benar. Lagian kenapa enggak dikerjakan pas musim kemarau kemarin, malah sekarang pas musim hujan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok Citra Indah Yulianti mengungkapkan penataan dan normalisasi Kali Jantung RW 16 yang sedang dilaksanakan oleh CV Maju Karya Putra lantaran mengubah jalur saluran dari perencanaan semula. Sebab dalam pelaksanaan kegiatan pihak RT, RW maupun Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) setempat mengajukan permintaan terkait jalur saluran air. “Maka dari itu, perencanaan yang semula dirubah karena adanya permintaan RT, RW, dan LPM,” ucap Citra saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Senin (12/11/2018).
Permintaan perubahan jalur saluran air, kata Citra, dimasukkan ke dalam addendum kontrak kegiatan tersebut. “Permintaan itu dimasukkan ke dalam addendum kontrak,” sambungnya.
Saat ditanya penyebab longsor yang terjadi karena adanya kegiatan penataan dan normalisasi Kali Jantung RW 16 Kelurahan Tugu, Citra menepis hal tersebut. Karena menurutnya kegiatan yang sedang dilangsungkan cukup berjalan bagus dan baik. “Saya kira longsor yang terjadi bukan dikarenakan pembangunan yang sedang dilaksanakan, itu kan alam,” tandasnya. (jan/ltf)
Exit mobile version