Site icon Reportase News

Waspada Cuaca Ekstrim di Kalbar Bagian Timur, Tengah dan Selatan

Damkar Borneo membersihkan pohon tumbang akibat diterjang angin puting beliung di jalan Ujung Pandang, kota Pontianak beberapa Minggu lalu (foto istimewa).

 

Pontianak, Kalimantan Barat, reportasenews.com – Stasiun Meteorologi BMKG Supadio mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrim dengan curah hujan tinggi di beberapa wilayah Kalimantan Barat khususnya Kalbar bagian barat.

Jumlah titik panas indikasi potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat pada tanggal 19 Agustus 2022 masih masif terutama di wilayah Kalimantan Barat bagian tengah, timur dan selatan.

Koordinator data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Supadio, Sutikno mengatakan, diperkirakan potensi terjadi kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat akan segera berada pada kategori aman karena akan berpotensi hujan lebat di sebagian besar wilayah Kalbar.

“Diprakirakan sebagian besar wilayah Kalimantan Barat berpotensi terjadi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat pada periode tanggal 20 – 26 Agustus 2022,” kata Sutikno, Sabtu (20/8/2022).

Sutikno menyebutkan, prakiraan iklim mengindikasikan potensi hujan lebat di wilayah Kalbar masih akan terus berlangsung setidaknya hingga awal bulan September 2022.

“Kondisi cuaca di Kalimantan barat cukup berfluktuasi, dimana 4 -5 hari yang lalu, cuaca cenderung hujan merata di Kalbar, bahkan di kota Pontianak ada angin kencang, namun beberapa hari setelah hujan itu, titik panas sudah mulai terjadi di wilayah Kalimantan Barat, diperkirakan titik panas ini akan masih berlangsung hingga beberapa hari kedepan, namun kami me mantau dari tanggal 22 Agustus sudah akan mulai terjadi peningkatan curah hujan di wilayah Kalimantan Barat bagian timur, hingga akhir Agustus sehingga berpotensi banjir,” ungkapnya.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak dari potensi cuaca ekstrem yang akan terjadi seperti banjir, genangan, tanah longsor, pohon tumbang, jarak pandang pendek yang dapat mengganggu aktifitas transportasi, dll. Beberapa wilayah Kalimantan Barat diprakirakan terdampak banjir, genangan, ataupun tanah longsor yaitu di sebagian Kab./Kota : Kapuas Hulu, Sintang, Melawi, Ketapang, Sekadau dan Sanggau. Melihat tingginya potensi curah hujan yang akan terjadi, diprakirakan dampak banjir yang akan terjadi lebih tinggi dan luas wilayah terdampaknya dibandingkan kejadian banjir pada awal bulan Agustus 2022 yang lalu.

Pasang air laut maksimum di sekitar Kota Pontianak diprakirakan setinggi 1,7 meter pada tanggal 25 – 26 Agustus 2022 pukul 18.00 – 19.00 WIB. Berkaitan dengan saat bersamaan masih periode terjadi hujan lebat, maka perlu diwaspadai potensi terjadi genangan/banjir di wilayah Pesisir.

Pada periode tanggal 20 – 22 Agustus 2022 tinggi gelombang katagori Sedang (1.25 – 2.50 meter) berpotensi di Laut Natuna Utara bagian Barat, Perairan Selatan Kepulauan Anambas, Perairan Barat Kep. Natuna dan Perairan Kep. Karimata Sedangkan pada periode tanggal 23 – 26 Agustus 2022 gelombang katagori Sedang masih berpotensi terjadi di sekitar Laut Natuna dan Perairan Kepulauan Karimata.

Diimbau kepada masyarakat yang tinggal dan beraktifitas di Pesisir, Perairan dan Laut untuk mewaspadai dampak potensi cuaca ekstrem hujan lebat yang disertai angin kencang dan gelombang kategori menengah. (das)

Exit mobile version