Menu

Mode Gelap
Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan Dwikora Pontianak Mulai Padat

Feature · 24 Okt 2016 08:39 WIB ·

WaterSeer Alat Pemanen Uap Air Diarea Miskin Air Bersih


					Alat pemanen uap air jadi air bersih siap pakai/ WaterSeer Perbesar

Alat pemanen uap air jadi air bersih siap pakai/ WaterSeer

REPORTASE: WaterSeer adalah alat penyedia air minum untuk keperluan manusia dan hewan. Dia berteknologi rendah dan harganya per unit hanya $ 134, WaterSeer dapat menjadi alat ampuh untuk daerah terpencil yang sangats ulit mendapatkan air, demikian menurut Treehugger.

WaterSeer dikembangkan dan diciptakan oleh Vici-Labs, bekerjasama dengan UC Berkeley dan Asosiasi Peace Corps Nasional, goal utamanya untuk menyediakan sumber air bersih berkesinambungan tanpa putus, hari demi hari, untuk mensuplai air bersih yang aman bagi mahluk hidup.

Dinegara maju, dimana kebanyakan rumah memiliki akses air bersih cukup dengan memutar keran, maka tentu akan berbeda jauh dengan wilayah kering yang memang sulit mendapatkan air bersih, bukan air kubangan kotor. Dengan alat ini maka akan terjamin kesehatan dan mencegah bahaya dehidrasi. Air bersih ini juga bisa untuk mandi, mencuci pakaian kita, atau memasak.

The WaterSeer adalah perangkat yang relatif sederhana cara kerjanya, dirancang untuk dioperasikan tanpa pasokan daya eksternal, tanpa listrik, dan tanpa perlu bahan kimia atau pemeliharaan mahal. Alat digerakan memakai tenaga turbin angin yang akan menyerap uap air dari langit dan sekitarnya, dipompakan oleh baling-baling turbin kedalam pipa didasar tanah.

Didasar pipa itulah kondensasi uap air ditampung dan diubah menjadi air bersih, dalam sehari bisa dipanen air sekitar 40 liter. Air yang tertampung dikantung dasar tanah tersebut lantas dipompa keluar untuk dipakai manusia. WaterSeer tidak menyedot air tanah, dia justru memanen jutaan uap air yang ada diudara lepas dipermukaan tanah, lalu diubah dengan kondensasi, maka siaplah air bersih siap pakai.

Kondensasi ini bisa terjadi karena perubahan ekstrem suhu diatas permukaan tanah, ketika benih-benih uap air ini dipompakan oleh kipas turbin kedalam tanah yang dingin lembab maka berubahlah ia menjadi air. Pipa dibawah permukaan harus ditanam jauh kedalam tanah hingga 3 meter atau lebih. Dibanding membuat sumur artesis atau sumur bor sampai puluhan meter, maka alat ini jauh lebih mudah dan sederhana, murah, digerakan oleh angin saja. (HSG/ Treehugger)

 

[vc_row][vc_column][vc_video link=”https://youtu.be/o4uBxek-Hao”][/vc_column][/vc_row]

Komentar
Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Pemkab Sarolangun Sebut Berhasil Turunkan Angka Pengangguran 

22 April 2024 - 17:03 WIB

Wali Kota Binjai Kembali Maju Kontestasi Pilkada Sambangi Partai Golkar Binja

22 April 2024 - 16:40 WIB

Peringati Hari Kartini 2024, Emak-emak di Situbondo Gelar Diskusi

22 April 2024 - 16:34 WIB

Rumah Autis di Bogor Roboh Diterjang Angin Kencang & Hujan Deras

21 April 2024 - 20:12 WIB

Semangat Kartini Sm-art Batik: UKMK Batik Sawit BPDPKS yang Libatkan 50-an Pembatik Perempuan

21 April 2024 - 09:53 WIB

Hilang Saat Memancing, Riko Ditemukan  tewas di Pulau Gelam

20 April 2024 - 20:34 WIB

Trending di Daerah