Breaking News
Trending Tags

Kesal Pondok Dirusak, Pria di Madina Aniaya ODGJ hingga Tewas

  • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Madina, ReportaseNews – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mandailing Natal (Madina) meringkus seorang pria berinisial PJ atas dugaan penganiayaan berat yang mengakibatkan tewasnya Arsalan, seorang warga Desa Mompang Julu yang diketahui mengidap gangguan jiwa.

Peristiwa tragis itu terungkap setelah jenazah korban ditemukan di sebuah pondok kebun karet pada Jumat (8/5/2026) sore, dengan kondisi luka memar di sekujur tubuhnya.

Kepala Desa Mompang Julu Dedi Andri Hasibuan yang dihubungi melalui telepon selulernya pada Kamis (14/5/2026), membenarkan kejadian tersebut.

Dedi menjelaskan, penemuan jasad korban bermula dari laporan pihak keluarga yang sebelumnya didatangi oleh PJ. Pelaku sempat mengakui telah memukul korban sebanyak dua kali di lokasi berbeda karena merasa emosi, sebelum akhirnya menyerahkan diri ke pihak aparat desa untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kasat Reskrim Polres Madina Ikhwanuddin Nasution belum berhasil dikonfirmasi terkait penangkapan PJ. Hingga berita ini ditayangkan, Kasat Reskrim belum menjawab pertanyaan konfirmasi yang dikirimkan melalui pesan WhatsApp.

Meski demikian, berdasarkan informasi yang diperoleh dari beberapa sumber, diketahui motif di balik tindakan nekat PJ dipicu oleh rasa sakit hati dan kekesalan yang sudah lama terpendam. PJ merasa tidak terima karena korban berulang kali merusak pondok miliknya yang berada di area persawahan, meski sebelumnya sudah diperingatkan berkali-kali oleh PJ.

PJ mengaku kehilangan kesabaran karena korban tidak hanya mengabaikan tegurannya, tetapi juga sering memberikan respons agresif saat diperingatkan. Korban juga mengancam PJ dengan menggunakan kayu atau benda lainnya. Hal inilah yang memicu PJ melakukan aksi pemukulan menggunakan benda tumpul hingga menyebabkan luka fatal pada tubuh korban.

Saat ini, PJ dikabarkan telah diamankan di Mapolres Madina untuk menjalani proses hukum lebih lanjut guna mempertang-gungjawabkan perbuatannya.

Polisi terus masih mengumpulkan barang bukti tambahan dan mendalami keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian guna melengkapi berkas perkara kasus penganiayaan maut ini. (RN-03)

  • Penulis: RN-03

Reportase Pilihan

  • Rompi Oranye dan Tangan Diborgol, Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

    Rompi Oranye dan Tangan Diborgol, Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim setelah menjalani pemeriksaan intensif sejak semalam suntuk di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. Berdasarkan pantauan di lokasi pada Kamis (4/6/2026), Silmy terlihat turun dari lantai dua ruang pemeriksaan sekitar pukul 08.38 WIB dengan mengenakan rompi tahanan […]

  • Stasiun Yogyakarta. (Foto: RN/Tama)

    Tiket KA Lebaran Daop 6 Yogyakarta Sudah Terjual 58 Persen

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Yogyakarta, ReportaseNews – PT KAI Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta mencatat penjualan tiket kereta api jarak jauh untuk masa Angkutan Lebaran 2026 telah melampaui setengah dari total kapasitas yang disediakan. ‎Selama periode Angkutan Lebaran yang berlangsung selama 22 hari, mulai 11 Maret hingga 1 April 2026, KAI Daop 6 Yogyakarta menyediakan kapasitas sebanyak 525.350 tempat […]

  • Pemkab Banyumas menargetkan penanganan 15 ribu anak tidak sekolah melalui strategi jemput bola, verifikasi data lapangan, serta penguatan PKBM dan kelas jarak jauh. (Ist)

    15 Ribu Anak Tak Sekolah, Dindik Banyumas Jemput Bola

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Kusworo
    • 0Komentar

    Banyumas, ReportaseNews — Pemerintah Kabupaten Banyumas mempercepat penanganan anak tidak sekolah (ATS) yang jumlahnya mencapai sekitar 15 ribu anak. Upaya ini menjadi bagian dari prioritas program “Pasti Sekolah” yang digulirkan pemerintah daerah. ‎Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Amrin Ma’aruf, mengatakan data awal tersebut bersumber dari Dapodik dan masih memerlukan verifikasi di lapangan. Tim […]

  • Polri menangkap FP, buronan kasus judi online internasional, di Thailand. FP diduga terkait pengelolaan situs Empire88, 1XBET, dan AJ8Keren dengan perputaran uang sekitar Rp1 triliun. (Istimewa)

    Kabur ke Thailand, DPO Judi Online Rp1 Triliun Diciduk Polri

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap tersangka kasus judi daring atau online yang masuk daftar pencarian orang (DPO), berinisial FP, di Thailand. Penangkapan ini mengungkap pengejaran lintas negara terhadap tersangka yang diduga terlibat dalam pengelolaan sejumlah situs judi online internasional. FP ditangkap di Thailand pada 22 September 2026 sekitar pukul 17.30 […]

  • ‎Pasangan kekasih diduga menjadi pengedar sabu ditangkap Ditresnarkoba Polda Metro Jaya di Palmerah, Jakarta Barat. Polisi menyita sabu seberat 6,13 gram dan sejumlah barang bukti. (Foto: ReportaseNews/HO-Ditresnarkoba Polda Metro Jaya)

    Pasangan Kekasih Pengedar Sabu Dibekuk di Palmerah

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap sepasang kekasih yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu di kawasan Palmerah, Jakarta Barat. ‎Dari tangan kedua tersangka berinisial DO (35) dan EP (31), polisi menyita sabu seberat 6,13 gram beserta sejumlah barang bukti yang diduga digunakan untuk mendukung aktivitas peredaran narkotika. ‎Pengungkapan kasus […]

  • Mantan Penyidik KPK: Kepala Daerah Korup Tinggal Tunggu Waktu Ditangkap

    Mantan Penyidik KPK: Kepala Daerah Korup Tinggal Tunggu Waktu Ditangkap

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Mantan penyidik KPK yang kini anggota Kortas Polri, Yudi Purnomo Harapan, menilai kepala daerah yang tidak memiliki integritas hanya tinggal menunggu waktu kapan akan ditangkap KPK. Dia mengatakan hal ini menyusul rentetan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK sepanjang awal tahun 2026. Menurut Yudi, kerawanan korupsi di tingkat daerah dipicu oleh […]

expand_less