Site icon Reportase News

Penyidik Polres Situbondo,  Tidak Menahan Tersangka Kasus Carok  

Suhari, saat menjalani perawatan di RSU dr Abdoer Rahem Situbondo. (foto:fat)

Situbondo,reportasenews.com – Meski Suhari (57), asal Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo,  sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan berat, hingga mengakibatkan korban Nurhasan (38), tewas  pada 18 September 2019 lalu.

Namun, hingga kini, penyidik Satreskrim Polres Situbondo,   tidak melakukan penahanan terhadap pria paruhbaya  tersebut, dengan alasan  luka bacok  yang dialami Suhari belum sembuh total, sehingga  masih butuh perawatan.

Kasatreskrim Polres Situbondo AKP Masykur mengatakan,  setelah  kondisi luka bacok yang dialami  tersangka Suhari  mulai membaik, setelah sempat menjalani rawat inap di RSU dr Abdoer Rahem Situbondo, karena mengalami luka bacok pada dada sebelah kirinya dalam duel carok dengan tetangganya.

”Penyidik  Satreskrim Polres Situbondo, mulai memanggil tersangka Suhari untuk diminta keterangannya,  namun karena kondisi tersangka Suhari masih butuh perawatan, sehingga  penyidik tidak melakukan penahanan terhadap tersangka   tersangka Suhari,”ujar AKP Masykur.

Menurutnya, meski penyidik Satreskrim Polres Situbondo tidak melakukan penahanan terhadap tersangka penganiayaan berat, hingga mengakibatkan korban  Nurhasan tewas, dengan kondisi mengalami luka bacok pada leher bagian belakang.”Namun, kasus penganiayaan berat, yang mengakaibatkan tetangga dekatnya tewas itu  masih lanjut,”pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, hanya gara-gara rumput gajah, dua orang asal Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, yang  diketahui  masih bertetangga duel carok di areal persawahan di dekat rumahnya, Rabu (18/9/2019).

Akibat duel carok korban bernama Nurhasan (38), meninggal dengan kondisi luka bacok pada leher bagian belakang. Meski mendapat pertolongan di Puskesmas Banyuputih, nyawanya tidak terselamatkan.

Sedangkan Suhari (57), mengalami luka  bacok pada dada sebelah kirinya. Hingga berita ini ditulis pria paruh baya ini diketahui masih menjalani perawatan  intensif di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSU  dr Abdoer Rahem Situbondo, Jawa Timur. (fat)

Exit mobile version