Breaking News
Trending Tags

Polisi Selidiki Kebakaran 75 Hektare HGU PT Pinang Witmas Abadi

  • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kubu Raya, Reportasenews – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Hak Guna Usaha (HGU) PT Pinang Witmas Abadi, Desa Pasak Tiang, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, meluas hingga diperkirakan mencapai 75 hektare.

Satgas Gakkum Satreskrim Polres Kubu Raya kini melakukan penyelidikan untuk mengungkap titik awal dan penyebab kebakaran, sekaligus memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam peristiwa tersebut.

Pengecekan lokasi dilakukan pada Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Tim dipimpin Kasat Reskrim Polres Kubu Raya AKP Ambril dengan mengumpulkan keterangan dari pihak perusahaan dan sejumlah saksi di sekitar lokasi.

Berdasarkan keterangan awal, kebakaran pertama kali diketahui pada Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di rencana Blok I35 areal HGU PT Pinang Witmas Abadi.

Dari total lahan yang terbakar, sekitar 7 hektare merupakan areal yang telah ditanami kelapa sawit. Sementara sebagian besar lahan lainnya belum ditanami dan masih berupa hutan bawas.

Pihak perusahaan telah melakukan upaya pemadaman. Namun, saat tim Satgas Gakkum melakukan pengecekan, api dilaporkan masih meluas sehingga proses pemadaman terus dilakukan.

Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade mengatakan, pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) merupakan langkah awal penyelidikan untuk memperoleh gambaran faktual mengenai rangkaian peristiwa kebakaran.

“Tim Satgas Gakkum sudah melakukan pengecekan langsung di lokasi dan memasang police line sebagai bagian dari proses penyelidikan. Tim juga telah meminta keterangan dari pihak perusahaan dan saksi di sekitar lokasi,” ujar Ade, Kamis (10/9/2026).

Menurut dia, seluruh informasi yang diperoleh masih harus diverifikasi dan didalami untuk mengetahui penyebab kebakaran serta kemungkinan adanya unsur pidana. Polisi juga belum menetapkan pihak yang bertanggung jawab atas kebakaran tersebut.

“Penyelidikan masih berjalan. Tim Satgas Gakkum Polres Kubu Raya akan melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap pihak-pihak terkait, berkoordinasi dengan instansi teknis, serta mencocokkan data dan kondisi faktual di lapangan,” katanya.

Pemeriksaan selanjutnya akan mencakup Kepala Dusun, Kepala Desa setempat, manajemen kebun hingga pimpinan PT Pinang Witmas Abadi.
Polisi juga akan berkoordinasi dengan BPN Kabupaten Kubu Raya dan Dinas Perkebunan Kabupaten Kubu Raya untuk mencocokkan data kawasan HGU, status dan peruntukan lahan serta informasi teknis lainnya.

“Jika nantinya ditemukan bukti adanya tindak pidana, tentu akan kami tindak lanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Ade.

Penanganan karhutla di Kalimantan Barat juga mendapat dukungan internasional. BNPB mengonfirmasi kedatangan tiga helikopter angkut berat CH-47 Chinook bantuan Pemerintah Jepang.

Ketiga helikopter tersebut dibawa menggunakan kapal perang Jepang JS Kunisaki dan tiba di Pelabuhan Kijing, Kabupaten Mempawah, pada Kamis (10/9/2026).

Armada tersebut datang bersama sekitar 180 hingga 300 personel pendukung dan dijadwalkan menjalankan misi pemadaman karhutla menggunakan metode water bombing selama 21 hari.
Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Suar Pelita Panjaitan mengatakan, sebelum diterjunkan ke lokasi prioritas, helikopter akan menjalani uji terbang di Bandara Supadio, Kabupaten Kubu Raya.
Operasi water bombing dijadwalkan mulai dilakukan pada Jumat (11/9/2026) atau Sabtu (12/9/2026), bergantung pada kesiapan operasional dan kondisi di lapangan.

Kedatangan bantuan tersebut juga ditinjau langsung Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Dermaga Kijing sebagai bagian dari penguatan kerja sama penanggulangan bencana antara Indonesia dan Jepang.

Di tengah upaya pemadaman, Satgas Gakkum Polres Kubu Raya memastikan proses penegakan hukum tetap berjalan. Polisi masih menelusuri titik awal api, aktivitas di sekitar lokasi, kondisi lahan, serta rangkaian kejadian sebelum dan saat kebakaran.

Hingga kini, penyebab pasti karhutla dan pihak yang bertanggung jawab masih dalam penyelidikan. Polisi menegaskan setiap temuan akan diverifikasi berdasarkan bukti dan keterangan saksi sebelum menentukan langkah hukum selanjutnya.(Ad/RN-04).

  • Penulis: Didik

Reportase Pilihan

  • Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol. Victor Dean Mackbon. Polda Metro Jaya menggeledah sembilan lokasi di Jakarta, Tangerang Selatan, dan Bogor terkait dugaan korupsi proyek alat konstruksi dengan kerugian negara Rp37,35 miliar.. (Istimewa)

    Jejak Korupsi Proyek Alat Konstruksi, Polda Metro Jaya Geledah 9 Lokasi

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Penyidik Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menggeledah sembilan lokasi di Jakarta, Tangerang Selatan, dan Bogor untuk mengusut dugaan korupsi proyek pekerjaan alat konstruksi. Penggeledahan dilakukan pada Kamis (17/9/2026). Perkara tersebut berkaitan dengan proyek pekerjaan alat konstruksi antara PT Infrastruktur Telekomunikasi Indonesia (Telkominfra) dan PT Green Line Indonesia untuk PT Agro […]

  • Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan Polda Metro Jaya menyiapkan pengamanan Pilkades serentak di 154 desa Kabupaten Bekasi pada 20 September 2026, termasuk mengantisipasi konflik dan praktik perjudian botoh. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Pilkades Bekasi Dikawal, Polisi Bidik Praktik Judi Botoh

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Polda Metro Jaya menyiapkan strategi pengamanan untuk mengawal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 20 September 2026. Sebanyak 154 desa akan menggelar pemilihan kepala desa secara serentak. Pola pengamanan akan disesuaikan dengan karakteristik dan tingkat kerawanan di masing-masing wilayah. Selain menjaga keamanan […]

  • Apel Gabungan Dipimpin Kompol Seala Syah Alam, Polisi-TNI dan Warga Perkuat Kamtibmas Pesanggrahan

    Apel Gabungan Dipimpin Kompol Seala Syah Alam, Polisi-TNI dan Warga Perkuat Kamtibmas Pesanggrahan

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Ferdy Ferdy
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Seala Syah Alam memimpin apel gabungan sebelum patroli skala besar guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Sabtu (11/4/2026). Kegiatan yang digelar di halaman Mapolsek Pesanggrahan ini melibatkan personel lintas wilayah, mulai dari Polsek Pesanggrahan, Polsek Kebayoran Lama, Polsek Kebayoran Baru, hingga Polsek Cilandak. […]

  • Masyarakat Apresiasi Pelayanan BPKB PMJ Meski Beri Catatan Fasilitas

    Masyarakat Apresiasi Pelayanan BPKB PMJ Meski Beri Catatan Fasilitas

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Pelayanan publik di Gedung BPKB Ditlantas Polda Metro Jaya (PMJ) mendapatkan respons positif dari masyarakat pada Rabu (11/2/2026). Para pemohon mengapresiasi efisiensi proses administrasi kendaraan serta sikap petugas yang dinilai ramah dan informatif dalam memberikan bantuan. Zaki, salah satu warga yang sedang mengurus balik nama kendaraan, menyatakan kepuasannya terhadap kinerja petugas customer […]

  • Tak Masuk Daftar Penerima Huntap, Empat Keluarga Penyintas Longsor Tapsel Terlunta-lunta

    Tak Masuk Daftar Penerima Huntap, Empat Keluarga Penyintas Longsor Tapsel Terlunta-lunta

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapsel, ReportaseNews – Ketidakpastian menyelimuti nasib sejumlah warga Kampung Durian, Desa Batu Godang, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara. Meski sudah lebih dari tiga bulan berlalu sejak bencana maut pada 25 November 2025, sebanyak empat kepala keluarga (KK) hingga kini belum mendapatkan kepastian mengenai hak hunian tetap (huntap), karena rumah mereka dianggap tidak mengalami kerusakan […]

  • Kasus videografer Amsal Christy Sitepu yang dituntut 2 tahun penjara atas dugaan mark up proyek video desa di Kabupaten Karo menuai sorotan. Sejumlah kejanggalan terungkap di persidangan. (Ist)

    Bantah Tudingan Kejari, Karutan Medan Tegaskan Pengeluaran Amsal Sitepu Sesuai Prosedur

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Medan, ReportaseNews – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan mengeluarkan terdakwa kasus dugaan korupsi, Amsal Christy Sitepu, tanpa didampingi oleh jaksa eksekutor dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo, Selasa (31/3/2026). Kepala Seksi Intelijen Kejari Karo Dona Martinus Sebayang mengatakan saat tim jaksa tiba di lokasi untuk menindaklanjuti penetapan pengalihan penahanan dari majelis hakim, terdakwa sudah […]

expand_less