Breaking News
Trending Tags

Polisi Tegaskan HP Sutrimo Tak Ada di Penyidik

  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews — Polda Metro Jaya menegaskan penyidik tidak menyimpan barang pribadi milik Sutrimo, pria yang disebut pernah bekerja di rumah eks Jampidsus Febrie Adriansyah. Penegasan ini disampaikan setelah keluarga Sutrimo menanyakan keberadaan telepon genggam atau handphone milik almarhum saat mendatangi Polda Metro Jaya pada Senin (31/8/2026) lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, barang pribadi Sutrimo, termasuk handphone, tidak berada dalam penguasaan penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

“Kami luruskan bahwa penyidik Ditreskrimum tidak memegang barang-barang pribadi seperti handphone,” kata Budi, Rabu (2/9/2026).

Budi menjelaskan, penyidik saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik terhadap jenazah Sutrimo. Hasil pemeriksaan tersebut nantinya akan disampaikan bersama dokter forensik, tim dokter forensik medikolegal, dan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Menurut Budi, pemeriksaan membutuhkan waktu karena terdapat sejumlah sampel yang masih harus didalami, termasuk jaringan dan DNA.

“Ya, kan dari pihak Labfor, kita kan enggak bisa. Mungkin ada kendala di situ, karena banyak sampel jaringan DNA yang harus didalami,” ujarnya.

Selain menunggu hasil pemeriksaan forensik, penyidik juga akan mendalami sejumlah nama yang diusulkan untuk dimintai keterangan. Salah satunya adalah Febrio Adianto, orang yang disebut membawa jenazah Sutrimo dari sebuah klinik kecantikan menuju Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring.

“Ya, nanti salah satunya itu akan kita coba dalami,” kata Budi saat ditanya mengenai Febrio.

Penyidik Polda Metro Jaya sebelumnya telah melakukan ekshumasi jenazah Sutrimo di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada 12 Agustus 2026.

Ekshumasi dilakukan sebagai bagian dari proses penyidikan untuk memperoleh bukti medis dan ilmiah terkait penyebab kematian Sutrimo.

Dalam perkara tersebut, polisi telah memeriksa 27 saksi. Mereka berasal dari berbagai pihak, mulai dari pengemudi dan petugas ambulans, pihak rumah sakit, petugas pemandian jenazah, saksi di sekitar lokasi kejadian, keluarga dan teman almarhum, perangkat desa, hingga pihak yang berkaitan dengan laporan di Bareskrim Polri.

Selain pemeriksaan saksi, penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik, termasuk terhadap jaringan, DNA, serta zat yang ditemukan dalam proses penyelidikan.

Budi mengatakan pihak keluarga Sutrimo melalui tim kuasa hukum juga telah datang untuk meminta perkembangan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan atau SP2HP serta menyampaikan sejumlah permohonan kepada penyidik.

Di sisi lain, pihak eks Jampidsus Febrie Adriansyah sebelumnya membantah informasi yang menyebut Sutrimo berstatus sebagai kepala rumah tangga atau karumga.

 

(RN-07) 

 

 

  • Penulis: Tama

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • Matahari Tepat di Atas Ka’bah, Puluhan Ribu Masjid di Indonesia Luruskan Arah Kiblat

    Matahari Tepat di Atas Ka’bah, Puluhan Ribu Masjid di Indonesia Luruskan Arah Kiblat

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (Kemenag) memanfaatkan fenomena astronomi langka Rashdul Qiblat untuk menggerakkan ratusan ribu masyarakat di berbagai daerah agar memverifikasi ulang arah kiblat secara mandiri di rumah dan fasilitas publik. Langkah ini dikemas dalam Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 2026 yang puncaknya dipantau dari Unit Percetakan Al-Qur’an, Ciawi, Bogor. […]

  • Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno mengakui menerima uang agar mahasiswa tidak ikut aksi ke Istana Negara. Pengakuan itu memicu sidang internal hingga berujung pengeroyokan. (Ist)

    Ketua BEM UBK Akui Terima Uang Agar Tidak Ikut Demo

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK), Muhammad Abdi Maludin, menjadi sorotan setelah mengakui menerima sejumlah uang yang diduga berkaitan dengan upaya menggagalkan partisipasi mahasiswa dalam aksi demonstrasi di kawasan Istana Negara. ‎Pengakuan tersebut muncul dalam sidang internal kampus yang videonya beredar luas di media sosial. Rekaman itu […]

  • Selebgram Xander meminta maaf setelah konten yang dianggap menirukan penyandang disabilitas menuai kecaman warganet. Ia mengaku menyesal dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya. (Tiktok/violettaxandrea)

    Bikin Konten yang Dianggap Menghina Disabilitas, Xander Berujung Minta Maaf

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Selebgram sekaligus kreator konten Tiktok @Violettaxandrea atau yang dikenal dengan nama Xander akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada publik setelah video yang diunggahnya memicu gelombang kritik di media sosial. ‎Konten tersebut menjadi sorotan karena dianggap menirukan kondisi penyandang disabilitas dan anak berkebutuhan khusus. Aksi dalam video itu dinilai tidak memiliki empati serta menjadikan […]

  • Dankorbrimob Komjen Ramdani Hidayat minta maaf atas penganiayaan oleh Bripda MS di Maluku yang menewaskan siswa 14 tahun. Kasus ditarik ke Polda Maluku. (Foto: RN/HO-Humas Polri)

    Bripda MS Aniaya Siswa, Dankorbrimob Minta Maaf

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Komandan Korps Brimob Polri, Komjen Pol Ramdani Hidayat, menyampaikan permohonan maaf atas tindakan penganiayaan yang dilakukan anggota Brimob Polda Maluku, Bripda MS, terhadap seorang siswa berusia 14 tahun berinisial AT hingga meninggal dunia. ‎Ramdani menyatakan belasungkawa kepada keluarga korban dan menegaskan komitmen institusinya untuk menindak tegas pelanggaran yang dilakukan anggotanya. ‎”Kami atas […]

  • Satgas Saber Pangan Polres Metro Jakarta Barat melakukan monitoring harga sembako di Pasar Tomang Barat jelang Ramadan. Stok dipastikan aman meski ada kenaikan cabai dan bawang. (Foto: RB/HO-Humas Polres Metro Jakbar)

    Pastikan Aman, Polres Metro Jakbar Pantau Harga Sembako Selama Ramadan

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Satuan Tugas (Satgas) Saber Pangan Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Tomang Barat, Grogol Petamburan, Jumat (20/2/2026). ‎Kegiatan ini dipimpin Kasat Reskrim AKBP Arfan Zulkan Sipayung bersama jajaran serta melibatkan Sudin KPKP, Sudin PPKUKM, dan pengelola pasar. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas harga […]

  • Bareskrim Polri menggagalkan dugaan peredaran narkotika jaringan internasional di Dumai, Riau. Seorang kurir ditangkap bersama sabu dan 50 cartridge etomidate. (Ist)

    Sabu Malaysia Masuk Riau, Kurir Ditangkap Bareskrim di Dumai

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Jalur laut di perairan Rupat, Riau, diduga menjadi pintu masuk narkotika dari Malaysia ke Indonesia. Dugaan tersebut terungkap setelah Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menggagalkan peredaran narkotika jaringan internasional di wilayah Dumai. Dalam pengungkapan itu, polisi menangkap Ricky Ramadhan (29) yang diduga berperan sebagai kurir. Ricky ditangkap saat tiba di sebuah […]

expand_less