Kapolri Sebut Muhammadiyah Sahabat Sejati dalam Mengawal Target Ekonomi Presiden
- account_circle Saparuddin Siregar
- calendar_month 16 jam yang lalu
- print Cetak

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat menghadiri Retret Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda (KOKAM) Muhammadiyah di Satlat Brimob Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/2/2026). (Foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bogor, ReportaseNews – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan kemitraan Polri dan Muhammadiyah merupakan fondasi dalam menjaga stabilitas nasional guna mengejar target pertumbuhan ekonomi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
Kapolri menyampaikan hal itu saat menghadiri Retret Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda (KOKAM) Muhammadiyah di Satlat Brimob Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/2/2026).
Dalam sambutannya sebagai keynote speaker, Sigit memberikan label khusus kepada Muhammadiyah sebagai mitra yang selalu hadir di garis depan saat Indonesia menghadapi masa-masa sulit.
Menurut dia, sinergi ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi telah teruji dalam penanganan bencana hingga pengamanan berbagai agenda strategis di tingkat nasional maupun internasional.
“Saya kira ini adalah bentuk hubungan kita dengan Muhammadiyah yang bagi kami Muhammadiyah adalah sahabat sejati kami, dan akan terus terjaga. Dan harapan kita ke depan apa yang sudah kita laksanakan ini terus pertahankan dan ditingkatkan,” ungkap Sigit usai pembukaan acara tersebut.
Kapolri menjelaskan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) bukan sekadar tugas rutin kepolisian, melainkan prasyarat untuk mewujudkan visi Indonesia yang berdaulat dan sejahtera.
Dia meyakini kolaborasi dengan KOKAM dan Pemuda Muhammadiyah akan memperkuat modal sosial dalam menjaga persatuan di tengah dinamika global.
“Tentunya ini bagian dari Polri khususnya Brimob dan juga seluruh anggota Polri yang ada untuk terus bersinergi dengan KOKAM dengan Pemuda Muhammadiyah untuk bersama-sama berkolaborasi menjaga persatuan kesatuan, menjaga stabilitas kamtibmas,” jelas Sigit.
Fokus utama penguatan sinergisitas tersebut adalah memastikan iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga. Sigit menekankan cita-cita Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat mustahil tercapai tanpa adanya kekompakan dari seluruh elemen bangsa, terutama organisasi besar seperti Muhammadiyah.
“Itu butuh stabilitas Kamtibmas, butuh persatuan dari seluruh elemen bangsa,” tegas jenderal bintang empat tersebut. (Budi)
- Penulis: Saparuddin Siregar


Saat ini belum ada komentar