Breaking News
Trending Tags

Ir. Rully Chairul Azwar: Akhiri Polemik Soeharto Jadi Pahlawan Nasional

  • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Reportasenews — Politisi senior Partai Golkar Ir. Rully Chairul Azwar, M.Si menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah atas keputusan menetapkan Presiden ke-2 Republik Indonesia, H. M. Soeharto, sebagai Pahlawan Nasional.

Menurutnya, keputusan ini sudah sangat tepat dan memenuhi seluruh kriteria kepahlawanan, karena Soeharto telah memberikan jasa besar yang nyata bagi bangsa Indonesia, baik dalam perjuangan mempertahankan Pancasila maupun dalam membangun fondasi ekonomi nasional.

“Saya mengucapkan syukur alhamdulillah dan terima kasih kepada pemerintah, karena akhirnya Pak Harto dapat ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional. Ini keputusan yang sangat layak dan memenuhi semua kriteria. Polemik soal setuju atau tidak setuju seharusnya sudah selesai,” ujar Rully kepada wartawan lewat percakapan telpon di Jakarta (10/11/2025).

Ia menilai bahwa perdebatan yang masih muncul di sebagian kalangan lebih disebabkan oleh sisa dendam politik dan kurangnya penghargaan terhadap jasa pemimpin terdahulu.

Bangsa Tidak Akan Maju Jika Terjebak Dendam

Menurut Rully, bangsa Indonesia tidak akan berkembang bila terus terjebak pada konflik masa lalu. Ia menilai, sebagian pihak kerap mengulang narasi negatif tentang Soeharto tanpa melihat sumbangsih besarnya terhadap negara.

“Kalau bicara soal otoriter atau pelanggaran HAM, semua presiden kita pasti pernah dinilai seperti itu. Tidak ada manusia yang luput dari kekurangan,” tegasnya.

Yang tidak fair adalah kalau hanya melihat sisi negatifnya saja dan melupakan jasa besar beliau yang juga dinikmati seluruh bangsa.

Rully mengingatkan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menghargai jasa pahlawannya tanpa harus mengkultuskan atau meniadakan kekurangannya.

“Kita ini tidak akan maju kalau hanya membicarakan hal-hal yang tidak produktif, apalagi membawa dendam politik masa lalu,” tambahnya.

Fokus pada Kesejahteraan dan Masa Depan Bangsa

Rully menegaskan bahwa seharusnya energi bangsa diarahkan untuk memperbaiki kesejahteraan rakyat, bukan menghidupkan kembali konflik politik yang sudah lewat.

“Masyarakat hari ini lebih membutuhkan solusi untuk kesejahteraan, lapangan kerja, pendidikan murah, dan kesehatan terjangkau — bukan perdebatan soal benar-salah masa lalu,” ujarnya.

Sudah saatnya kita bicara tentang bagaimana menciptakan masa depan yang produktif.

Soal Usulan dari Keluarga Cendana

Menanggapi anggapan bahwa usulan gelar pahlawan ini muncul karena pengaruh keluarga presiden yang sedang berkuasa, Rully menegaskan hal itu tidak benar.

“Yang mengusulkan banyak pihak dari berbagai daerah, bukan hanya keluarga Cendana. Bahkan sebelum Mbak Titiek Soeharto bicara di media, kita semua sudah lebih dulu mengusulkan,” jelasnya.

Prosesnya dilakukan secara terbuka oleh panitia khusus. Jadi ini bukan keputusan politis.

Ia juga menyebut hasil survei publik menunjukkan dukungan luas terhadap Soeharto.

“Survei para pengamat menunjukkan 80,7 persen mendukung Pak Harto mendapat gelar pahlawan. Kalau tidak percaya, silakan survei lagi. Ini bukti bahwa masyarakat menilai secara objektif,” ujarnya.

Penyelamat Pancasila dan Arsitek Pembangunan

Rully menegaskan, jasa terbesar Soeharto tidak bisa dihapus dari sejarah: menyelamatkan Pancasila dan membangun fondasi ekonomi nasional yang masih dirasakan hingga kini.

“Pak Harto itu penyelamat Pancasila. Waktu itu Pancasila hampir saja diselewengkan oleh PKI, tapi beliau berdiri tegak menyelamatkannya,” tegas Rully.

Rully menilai dari masa revolusi kemerdekaan hingga pembangunan, beliau tidak pernah absen. Jasanya besar, dan harus diakui.

Asas Tunggal Pancasila: Upaya Meredam Konflik Ideologis

Menjawab kritik dari beberapa tokoh ormas terkait kebijakan Asas Tunggal Pancasila, Rully menjelaskan bahwa kebijakan itu justru lahir dari niat baik untuk menjaga stabilitas politik nasional.

“Asas tunggal dibuat untuk menghindari konflik politik bernuansa agama. Karena agama tidak boleh dijadikan alat politik,” terangnya.

Kita ini bangsa yang beragam. Setelah diimplementasikan, asas tunggal ini terbukti membuat politik kita lebih stabil dan inklusif.

“Mari Fokus ke Depan, Bukan Terjebak Masa Lalu”

Sebagai penutup, Rully mengajak masyarakat untuk mengakhiri polemik sejarah dan lebih fokus pada masa depan bangsa.

“Semua pemimpin pasti ada kekurangannya. Tapi kalau seseorang pernah memimpin bangsa ini, hargailah jasa yang telah ia berikan,” ujarnya.

Menurut Rully, sudahlah kita stop polemik soal pro kontra pahlawan. Mari bicara hal-hal yang produktif untuk masa depan bangsa.

Rully kemudian menambahkan pesan reflektif yang sarat makna bagi generasi kini:

“Tiap masa ada pemimpinnya, dan tiap pemimpin ada masanya. Tidak ada pemimpin yang abadi, tetapi jasa dan keteladanan mereka akan selalu menjadi bagian dari sejarah bangsa,” ucapnya penuh penekanan.

“Dan bangsa yang besar adalah bangsa yang dapat menghargai jasa-jasa pahlawannya, bukan bangsa yang melupakan mereka karena perbedaan pandangan politik.” tambah Rully.

Keputusan pemerintah memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada H.M. Soeharto menandai babak baru dalam rekonsiliasi sejarah bangsa.

Meski masih menyisakan pro dan kontra, suara seperti disampaikan Ir. Rully Chairul Azwar mengingatkan kita bahwa penghormatan terhadap jasa pemimpin bukan berarti menutup mata terhadap sejarah — melainkan menempatkannya dalam proporsi yang adil dan bijak.(BA)

  • Penulis: Admin Situs

Reportase Pilihan

  • Sudah Tujuh Jamaah Haji Indonesia Wafat di Arab Saudi

    Sudah Tujuh Jamaah Haji Indonesia Wafat di Arab Saudi

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mencatat total jamaah haji Indonesia yang wafat di Arab Saudi kini mencapai tujuh orang setelah dua jamaah dilaporkan meninggal dunia di Madinah. Kedua jamaah itu adalah Siti Sri Rahayu Sanusi yang tergabung dalam Kloter SOC-12 asal Kabupaten Pekalongan dan Endar Jaya Purwadi dari Kloter BPN-01 asal Kota […]

  • Ole Romeny diragukan tampil saat Timnas Indonesia menghadapi Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menjalani latihan terpisah dan masih diperiksa tim medis. (Instagram/oleromeny)

    Ole Romeny Diragukan Bisa Tampil di Final Indonesia vs Thailand

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Penyerang Timnas Indonesia Ole Romeny diragukan tampil dalam laga final FIFA ASEAN Cup 2026 menghadapi Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026) pukul 20.00 WIB. Pelatih kepala Timnas Indonesia John Herdman belum dapat memastikan kondisi Ole setelah pemain Fortuna Sittard itu menjalani latihan terpisah pada sesi latihan terakhir […]

  • HIPMI PT-UI Dukung Afi Kalla Jadi Ketum BPP HIPMI

    HIPMI PT-UI Dukung Afi Kalla Jadi Ketum BPP HIPMI

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Depok, ReportaseNews – Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi Universitas Indonesia (HIPMI PT-UI) Gafi Nasution secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Afi Kalla untuk maju sebagai Calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI periode 2026-2029. Dukungan tersebut disampaikan Gafi di sela-sela agenda kuliah umum yang menghadirkan Afi Kalla sebagai narasumber di lingkungan Kampus UI. […]

  • Anggota Polres Manggarai Timur Ditemukan Tewas Bunuh Diri

    Anggota Polres Manggarai Timur Ditemukan Tewas Bunuh Diri

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Kupang, ReportaseNews -Seorang anggota Polisi berinisial Bripka AR yang bertugas di Pos Polisi Mano, Kecamatan Lemba Leda Selatan Polres Manggarai Timur, ditemukan tewas bunuh diri pada Selasa (14/4) sore sekitar pukul 17.22 wita. Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Chandra menjelaskan Bripka AR ditemukan tewas gantung diri di sebuah rumah kosong dalam asrama […]

  • Donald Trump mengancam akan kembali melakukan pengeboman terhadap Iran jika kesepakatan tidak tercapai. AS juga berencana memindahkan uranium Iran. (Foto: AFP via Getty Images/ Patrick T)

    Kembali Tantrum, Trump Ancam Bombardir Iran Jika Negosiasi Gagal ‎

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Washington, D.C., ReportaseNews – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melontarkan peringatan keras kepada Iran terkait proses negosiasi yang tengah berlangsung. Ia menegaskan, opsi militer tetap terbuka jika kesepakatan tidak berhasil dicapai. ‎Pernyataan itu disampaikan Trump saat menjawab pertanyaan wartawan di dalam pesawat, dalam perjalanan kembali ke Washington usai kunjungan ke negara bagian Arizona. ‎Trump menekankan […]

  • Sambut Lebaran 2026, BI Batasi Penukaran Uang Baru Maksimal Rp5,3 Juta Per Orang

    Sambut Lebaran 2026, BI Batasi Penukaran Uang Baru Maksimal Rp5,3 Juta Per Orang

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Bank Indonesia (BI) mulai memenuhi kebutuhan uang tunai masyarakat menjelang Idulfitri 1447 Hijriah melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, otoritas moneter kali ini menetapkan skema paket penukaran yang lebih teratur guna memastikan distribusi uang layak edar merata ke seluruh lapisan masyarakat. Direktur Eksekutif Departemen […]

expand_less