Breaking News
Trending Tags

Gita Wirjawan : Kepemimpinan Indonesia Harus Ditata Ulang

  • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tegal, ReportaseNews – Mantan Menteri Perdagangan RI periode 2011–2014, Gita Wirjawan, menyerukan perlunya penataan ulang orientasi kepemimpinan nasional. Menurutnya, Indonesia harus berhenti terjebak pada euforia elektabilitas dan popularitas semata, serta mulai menempatkan integritas, kapabilitas, dan etikabilitas sebagai ukuran utama dalam memilih pemimpin.

Pesan tersebut disampaikan Gita dalam Public Lecture Series menyambut Dies Natalis ke-1 Universitas Harkat Negeri (UHN) di Kampus UHN Tegal, Senin (22/6). Kuliah umum itu mengangkat tema “What It Takes: Asia Tenggara, dari Tepi Menuju Inti Kesadaran Global”.

Rektor UHN, Sudirman Said, dalam sambutannya mengatakan bahwa persoalan bangsa saat ini bukan terletak pada kekurangan modal, melainkan minimnya keberanian untuk berpikir besar dan kejujuran dalam mengevaluasi kualitas kepemimpinan.

“Bangsa ini tidak kekurangan modal. Yang sering hilang justru keberanian berpikir jauh ke depan dan kejujuran menilai kualitas kepemimpinan kita sendiri,” ujar Sudirman.

Ia mengajak sivitas akademika untuk belajar dari pengalaman Singapura yang mampu bertransformasi dari negara dunia ketiga menjadi negara maju dalam kurun waktu empat dekade. Menurutnya, investasi besar di bidang pendidikan menjadi salah satu kunci utama.

“Sangat disayangkan jika potensi melimpah yang dimiliki Indonesia saat ini tidak memunculkan pikiran-pikiran besar yang dieksekusi nyata,” katanya.

Dalam paparannya, Gita Wirjawan menegaskan bahwa Indonesia memiliki modal yang sangat kuat untuk menjadi pemimpin di kawasan ASEAN. Modal tersebut mencakup wilayah yang luas, jumlah penduduk yang besar, kekayaan sumber daya alam, keanekaragaman hayati, serta kemajemukan budaya.

“Yang diperlukan adalah keberanian menerobos batas dan tampil sebagai bangsa beradab yang mengedepankan kekuatan moral, intelektual, etika, kapasitas kognisi, dan kemampuan membangun narasi,” ujar Gita.

Namun, ia menilai modal besar tersebut tidak akan menghasilkan kemajuan apabila bangsa ini masih terjebak pada orientasi politik yang hanya mengutamakan popularitas.

“Kepemimpinan mendatang haruslah ditata ulang. Kita tidak boleh mabuk pada elektabilitas dan popularitas, tetapi harus bergeser orientasi untuk melihat integritas, kapabilitas, dan etikabilitas,” tegasnya.

Sebagai solusi konkret, Gita menekankan pentingnya investasi agresif di sektor pendidikan, terutama melalui peningkatan kesejahteraan guru.

“Gaji guru harus diperbaiki secara revolusioner. Tempatkan profesi guru sebagai profesi yang sangat dihargai agar putra-putri terbaik bangsa berbondong-bondong berebut menjadi guru,” ujarnya.

Menurutnya, Indonesia harus memiliki pandangan jangka panjang dan tidak terus-menerus terjebak dalam sensasionalitas isu-isu sesaat.

Selain itu, Gita menaruh harapan besar kepada generasi muda Indonesia. Ia menilai anak muda tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi, melainkan harus mampu menjadi pencipta inovasi dan bagian dari solusi atas berbagai tantangan global.

“Generasi muda harus memiliki keberanian untuk berpikir lintas batas. Mereka harus siap menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar penonton perubahan,” katanya.

Kuliah umum yang digelar di Kampus UHN Tegal tersebut mengusung semangat think globally, act locally, yakni membaca dinamika dunia dari daerah dan menerjemahkannya menjadi kerja nyata di tingkat lokal.

Acara berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari mahasiswa yang mengajukan berbagai pertanyaan seputar peluang karier global, ekonomi digital, hingga tantangan kompetisi internasional. Kegiatan yang dihadiri dosen, mahasiswa, unsur pemerintah, dan masyarakat itu juga ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Universitas Harkat Negeri (UHN) dan School of Government and Public Policy (SGPP) Indonesia. (RN-04)

  • Penulis: Didik

Reportase Pilihan

  • Turnamen voli putri di Bukit Watu Kumpul, Banyumas, dimanfaatkan sebagai strategi promosi wisata Desa Petahunan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat lokal. (Foto: RN/Kus)

    Turnamen Voli Putri Dongkrak Wisata Bukit Watu Kumpul di Banyumas

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Kusworo
    • 0Komentar

    Banyumas, ReportaseNews — Pemerintah Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, memanfaatkan turnamen voli putri sebagai strategi promosi wisata di kawasan Bukit Watu Kumpul, Minggu (29/3/2026). Kegiatan ini diharapkan mampu menarik kunjungan sekaligus mengangkat potensi desa wisata. ‎Kepala Desa Petahunan, Rohmat Fadli, mengatakan turnamen tersebut dirancang bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi menjadi sarana memperkenalkan destinasi wisata […]

  • Polda Metro Jaya menangkap dua pengedar sabu dan ekstasi di Jakarta Barat. Polisi menyita sabu, ekstasi, timbangan digital, dan sejumlah barang bukti lainnya. (Foto: ReportaseNews/HO-Ditresnarkoba Polda Metro Jaya)

    ‎2 Pengedar Sabu dan Ekstasi di Jakarta Barat Dibekuk, Barang Bukti Disita

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Dua pria yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba di Jakarta Barat berhasil ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Dari tangan kedua pelaku, polisi menyita sabu, ekstasi, timbangan digital, serta sejumlah barang bukti pendukung lainnya. ‎Penangkapan dilakukan oleh Unit 3 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya di dua lokasi berbeda, yakni […]

  • Baru Kerja sebagai Pelayan Kafe di Tapteng, Wanita Asal Sidimpuan Ditemukan Meninggal

    Baru Kerja sebagai Pelayan Kafe di Tapteng, Wanita Asal Sidimpuan Ditemukan Meninggal

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapteng, ReportaseNews – Seorang wanita berinisial FAL (42), warga Jalan Damar Raya, Padangsidimpuan, ditemukan meninggal dunia di sebuah kafe milik warga di Kelurahan Binasi, Kecamatan Sorkam Barat, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Korban yang baru beberapa hari tiba di lokasi untuk mencari kerja sebagai pelayan kafe tersebut ditemukan tidak sadarkan […]

  • Ungkap Kasus Pembunuhan, Kasat Reskrim Polres Tapsel Terima Penghargaan

    Ungkap Kasus Pembunuhan, Kasat Reskrim Polres Tapsel Terima Penghargaan

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapsel, ReportaseNews – Kapolres Tapanuli Selatan (Tapsel) AKBP Yon Edi Winara menyerahkan piagam penghargaan kepada Kasat Reskrim Polres Tapsel Iptu BD Sitorus beserta sejumlah personel Satreskrim atas keberhasilan mereka mengungkap kasus pembunuhan berencana di Tapsel. Penghargaan ini diserahkan dalam upacara yang diadakan pada Senin (1/6/2026). Penghargaan itu sebagai wujud apresiasi terhadap loyalitas, kerja ikhlas, serta […]

  • Satu Abad Lebih Mengabdi, RSUD Banyumas Perkuat Layanan dan Aksi Sosial untuk Masyarakat

    Satu Abad Lebih Mengabdi, RSUD Banyumas Perkuat Layanan dan Aksi Sosial untuk Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Banyumas, ReportaseNews – RSUD Banyumas menegaskan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan seiring peringatan hari jadi ke-101 tahun. Momentum ini tidak hanya dirayakan secara seremonial, tetapi diisi dengan berbagai kegiatan sosial, edukasi, dan layanan kesehatan yang langsung menyasar kebutuhan masyarakat. Wakil Direktur Layanan Operasional RSUD Banyumas, Slamet Setiaadi, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia HUT ke-101, […]

  • Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran sabu 32 kilogram asal Malaysia di Jakarta dan Bekasi. Satu tersangka berinisial V.AR. ditangkap. (Foto: ReportaseNews/HO-Ditresnarkoba Polda Metro Jaya)

    ‎32 Kg Sabu Asal Malaysia Digagalkan, Bandar Dibekuk di Bekasi

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan upaya peredaran narkotika jenis sabu seberat 32 kilogram yang diduga berasal dari jaringan internasional Malaysia. Dalam operasi tersebut, polisi menangkap seorang pria berinisial VAR (32). ‎Pengungkapan kasus dilakukan oleh Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya yang dipimpin AKBP Ade Candra. Penangkapan bermula setelah polisi menerima […]

expand_less