Libur Lebaran, Ombak Kebumen Renggut 3 Nyawa
- calendar_month 17 menit yang lalu
- print Cetak

Suasana Pantai Suwuk, Kebumen, Jawa Tengah. (Foto: RN/Tama)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews – Gelombang tinggi di kawasan pantai selatan Kebumen kembali menimbulkan kecelakaan laut selama masa libur Lebaran. Dalam sepekan terakhir, tujuh wisatawan terseret arus di beberapa titik wisata pantai. Tiga di antaranya ditemukan meninggal dunia.
Peristiwa pertama terjadi di Pantai Karangbolong, Kecamatan Buayan, Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 16.15. Dua pemuda asal Bekasi terseret ombak saat bermain air. Condro Aji Wicaksono (18) dilaporkan meninggal dunia setelah terbawa arus, sedangkan rekannya Handaru Kawidaka (19) berhasil diselamatkan oleh petugas.
”Dengan derasnya arus, keduanya berusaha menepi. Namun satu korban terbawa ombak,” kata Bako Humas BPBD Kebumen Heri Purwoto, Rabu (25/3/2026).
Masih pada hari yang sama, tiga wisatawan lain terseret ombak di Pantai Mliwis, Kecamatan Ambal. Ketiganya berasal dari Kabupaten Bengkalis, Riau. Petugas gabungan yang bersiaga di lokasi berhasil mengevakuasi seluruh korban dalam kondisi selamat.
Kecelakaan laut kembali terjadi Senin (23/3/2026) di Pantai Pecaron, Desa Srati, Kecamatan Ayah. Tasdik Susendi (21), warga Brebes, hilang setelah terseret ombak. Korban ditemukan dua hari kemudian dalam kondisi meninggal dunia sekitar satu kilometer dari lokasi awal.
Di hari yang sama, kejadian serupa terjadi di Pantai Suwuk, Kecamatan Puring. Agus Setiawan (42), wisatawan asal Banjarnegara, dilaporkan hanyut dan ditemukan meninggal dunia setelah pencarian selama tiga hari.
”Penemuan korban sejauh 2,74 kilometer dari Pantai Suwuk,” ujar Koordinator Lapangan Basarnas Cilacap Rowidin.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengimbau pengunjung untuk tidak berenang di laut, terutama di kawasan pantai selatan yang dikenal memiliki arus kuat dan palung berbahaya.
”Sudah ada kejadian wisatawan meninggal dunia karena terseret ombak. Kami tingkatkan imbauan agar pengunjung tidak mandi di laut,” katanya.
Untuk mengantisipasi kejadian serupa, Polres Kebumen meningkatkan patroli selama libur Lebaran. Personel gabungan TNI-Polri dan relawan disiagakan di sejumlah objek wisata sepanjang pesisir selatan.
”Patroli dilakukan untuk memantau langsung kondisi objek wisata sekaligus memberikan imbauan,” pungkasnya. (RN-07)
- Penulis: Tama



Saat ini belum ada komentar