Breaking News
Trending Tags

PETI di Madina Makan Korban, Polda Sumut Janji Gelar Operasi Penindakan Pasca Lebaran

  • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Madina, ReportaseNews – Dua nyawa penambang emas melayang seketika setelah tertimbun material tanah yang longsor secara tiba-tiba di lokasi Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) wilayah Tanoman, Desa Simanguntong, Kecamatan Batangnatal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, Rabu (18/3/2026) sore.

Tragedi memilukan itu kembali menyentak publik, membuktikan bahwa gemerlap butiran emas di aliran sungai dan perbukitan Madina seringkali harus dibayar dengan nyawa manusia yang mencari nafkah di bawah bayang-bayang ketidakpastian hukum dan standar keselamatan yang nihil.

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, saat para pekerja sedang asyik mengoperasikan mesin dompeng—alat penyedot material tanah untuk memisahkan butiran emas. Di tengah deru mesin yang bising, dinding tanah di lokasi pengerjaan mendadak runtuh tanpa peringatan.

Dari empat orang yang berada di lokasi, dua di antaranya tidak sempat menyelamatkan diri. Martaon (40), warga Desa Simanguntong, dan Amri (46), warga Desa Ampung Padang, ditemukan tewas tertimbun material longsoran. Sementara satu rekan mereka bernama Kholidin dilaporkan dalam kondisi kritis dan tengah berjuang melewati masa maut di rumah sakit. Sedangkan satu pekerja lainnya berhasil selamat dari maut.

Kabar mengenai aktor di balik aktivitas berisiko ini pun mulai mencuat ke permukaan. Sosok berinisial M, yang merupakan warga Desa Simanguntong, disebut-sebut sebagai pemodal atau “cukong” yang mendanai operasional tambang maut tersebut.

Seorang sumber terpercaya di lapangan mengungkapkan, M adalah pihak yang seharusnya paling bertanggung jawab atas keselamatan para pekerjanya.

“Pak M-lah yang bertanggungjawab kepada dua karyawannya yang meninggal saat sedang bekerja di lokasi tambang itu, karena dia pemodal tambang itu,” tegas sumber tersebut dengan nada getir.

Informasi yang dihimpun menunjukkan aktivitas tambang emas ilegal di lokasi Tanoman ini bukanlah hal baru, melainkan praktik lama yang terus dibiarkan berlangsung meski risikonya sangat nyata.

Wakapolda Sumut Brigjen Pol. Sonny Irawan. (Foto: ReportaseNews/RN-01)

Ketertarikan warga untuk terjun ke lubang-lubang tambang ilegal ini bukan tanpa alasan. Faktor ekonomi menjadi pendorong utama di tengah sulitnya mencari lapangan pekerjaan yang layak di kabupaten ini. Bayangan keuntungan besar harian menjadi magnet yang sulit ditolak.

“Kalau kabarnya penambang biasa mendapatkan 20 hingga 30 gram emas setiap perharinya,” ujar sumber tersebut, menggambarkan betapa menjanjikannya hasil dari perut bumi Batangnatal jika keberuntungan sedang berpihak.

Namun, janji kemakmuran itu sering kali berakhir menjadi duka mendalam, terutama bagi keluarga yang ditinggalkan tepat di saat mereka bersiap menyambut hari raya Idul Fitri.

Camat Batangnatal Wahyu Siregar tidak menampik adanya musibah yang terjadi di wilayah otoritasnya. Dia membenarkan bahwa insiden longsor tersebut terjadi di lokasi PETI yang memang dikenal rawan.

“Benar ada kejadian longsor di lokasi PETI Desa Simanguntong. Dua orang meninggal dunia, satu dalam perawatan,” kata Wahyu.

Jenazah kedua korban, Martaon dan Amri, telah dimakamkan di tempat pemakaman umum desa setempat pada Kamis siang setelah prosesi salat Zuhur, diiringi isak tangis keluarga yang kehilangan tulang punggung mereka.

Di sisi penegakan hukum, Polres Madina menyatakan mereka masih terus mendalami kasus ini. Kapolres Madina AKBP Bagus Priyandi memberikan pernyataan singkat mengenai status penyelidikan yang tengah berlangsung. “Trmksh bpk. Msh dalam penanganan polres madina. Selanjutnya silahkan koord dgn kasi humas polres madina,” ungkapnya, Kamis (19/3/2026).

Meski demikian, Kapolres belum merinci apakah pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap M sebagai pemodal atau saksi-saksi lain yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung.

Ketegasan polisi dinanti publik agar hukum tidak hanya tajam ke bawah kepada para pekerja, tetapi juga menyentuh para pemilik modal yang meraup keuntungan besar dari praktik ilegal ini.

Tragedi Simanguntong ini sebenarnya terjadi di tengah gencarnya operasi pembersihan PETI oleh Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut).

Hanya berselang dua pekan sebelumnya, tepatnya pada 2 Maret 2026, tim gabungan Polda Sumut berhasil mengamankan 12 unit ekskavator di kawasan Sungai Batang Gadis, perbatasan Tapsel-Madina.

Saat itu, Wakapolda Sumut Brigjen Pol. Sonny Irawan sempat menegaskan komitmennya untuk memberantas habis tambang ilegal.

“Informasi dari masyarakat ini sangat berarti dan kami mengucapkan apresiasi. Nanti setelah kita mendapatkan informasi yang akurat, tentunya kami jajaran Polda Sumut di bawah Komando Bapak Kapolda akan menindaklanjuti informasi tersebut,” ujar Sonny.

Namun, nyatanya, operasional tambang dengan alat lebih sederhana seperti mesin dompeng masih menjamur dan luput dari pengawasan ketat hingga memakan korban jiwa.

Pengamat ekonomi lokal, Irwan Daulay, menilai fenomena PETI di Madina adalah potret kegagalan negara dalam memberikan jaminan kesejahteraan. Menurut dia, setiap nyawa yang hilang di lubang tambang adalah tanggung jawab moral pemerintah. Rakyat dipaksa bertaruh nyawa karena tidak ada alternatif sumber ekonomi yang aman dan legal.

Selama pemerintah daerah dan aparat penegak hukum hanya memberikan respons insidental—seperti menindak setelah ada korban atau melakukan operasi sesaat—tanpa menyentuh akar permasalahan ekonomi dan perizinan, maka siklus kematian di tambang emas ilegal Madina dipastikan akan terus berulang. (Tim/RN-03)

  • Penulis: RN-03

Reportase Pilihan

  • Polda Sumsel dan Divisi Humas Polri memperkuat mitigasi karhutla menghadapi El Nino 2026 melalui dialog publik lintas sektor di Palembang. (Foto: ReportaseNews/HO-Humas Polri)

    Polri Siaga El Nino, Karhutla Sumsel Diwaspadai

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Palembang, ReportaseNews — Polda Sumatera Selatan bersama Divisi Humas Polri memperkuat langkah mitigasi menghadapi ancaman El Nino 2026 yang diprediksi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla), krisis pangan, hingga gangguan sosial di wilayah Sumatera Selatan. ‎Upaya tersebut dibahas dalam Dialog Publik bertajuk “Strategi Pencegahan dan Mitigasi Dampak Bencana El Nino di Sumatera Selatan dalam Mewujudkan […]

  • Bersama Pencipta Lagu ‘Siti Mawarni’, Kapolda Sumut Ajak Masyarakat Perangi Narkoba

    Bersama Pencipta Lagu ‘Siti Mawarni’, Kapolda Sumut Ajak Masyarakat Perangi Narkoba

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Medan, ReportaseNews – Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol. Whisnu Hermawan bersama pencipta lagu Siti Mawarni, Amin Wahyudi Harahap, mengajak seluruh lapisan masyarakat aktif menjaga Sumut dari ancaman peredaran narkotika. Seruan kolaboratif itu disampaikan melalui unggahan video di laman resmi Facebook Polda Sumatera Utara yang dipantau pada Kamis (30/4/2026). Dalam pertemuan itu, Amin Wahyudi Harahap […]

  • Niat Awal Mencuri, Pria di Tapteng Malah Cabuli Anak di Bawah Umur

    Niat Awal Mencuri, Pria di Tapteng Malah Cabuli Anak di Bawah Umur

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapteng, ReportaseNews – Aparat Satuan Reserse Kriminal Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) menangkap seorang pria berinisial WS (35) setelah aksi kriminalnya yang semula berniat mencuri berubah menjadi pencabulan terhadap anak di bawah umur. Pelaku diringkus pada Kamis (7/5/2026), tak lama setelah melancarkan aksinya di salah satu rumah warga di Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapteng. Insiden itu bermula […]

  • Sebanyak 1,48 juta kendaraan meninggalkan Jabotabek pada arus mudik Lebaran 2026. Jasa Marga mencatat lonjakan signifikan hingga 30,1 persen dibandingkan kondisi normal. (Foto: Jasa Marga)

    1,48 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek saat Mudik

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A Purwantono, mengungkapkan lonjakan arus mudik Lebaran 2026 dari wilayah Jabotabek mencapai angka signifikan. ‎Berdasarkan data periode H-10 hingga H-3 Idul Fitri 1447 H atau 11–18 Maret 2026, total kendaraan yang keluar dari Jabotabek tercatat sebanyak 1.483.703 unit. ‎“Total volume lalin yang meninggalkan wilayah […]

  • Strategi Tito Karnavian Pastikan Nasib Penyintas Bencana Sumatera Terjamin di Huntara

    Strategi Tito Karnavian Pastikan Nasib Penyintas Bencana Sumatera Terjamin di Huntara

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Menteri Dalam Negeri yang juga menjabat Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera Muhammad Tito Karnavian memperketat pengawasan terhadap pemenuhan kebutuhan dasar para penyintas bencana. Tito mengambil langkah itu untuk memastikan masyarakat yang kehilangan tempat tinggal di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat tidak terabaikan selama masa […]

  • Satgas Pangan Polda NTT Sidak Pasar Jelang Nyepi dan Idulfitri

    Satgas Pangan Polda NTT Sidak Pasar Jelang Nyepi dan Idulfitri

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Kupang, ReportaseNews – Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah, Satgas Pangan Polda Nusa Tenggara Timur melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar tradisional di Kota Kupang, NTT Kamis (12/3)). Sidak dilaksanakan di Pasar Oeba dan Pasar Inpres Naikoten  bertujuan untuk memastikan keterjangkauan harga, ketersediaan stok bahan pokok, serta […]

expand_less