Breaking News
Trending Tags

Pakar PBB: Israel Disebut Lakukan Penyiksaan Sistematis Palestina

  • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Pakar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menuding adanya praktik penyiksaan sistematis terhadap warga Palestina oleh Israel sejak Oktober 2023. Temuan tersebut disampaikan oleh Francesca Albanese, pelapor khusus yang ditunjuk oleh PBB untuk memantau situasi hak asasi manusia di wilayah Palestina yang diduduki.

‎Dalam laporan yang dirilis Jumat, Albanese menyatakan warga Palestina yang berada dalam tahanan mengalami perlakuan sangat keras. Ia menyebut para tahanan telah mengalami kekerasan fisik dan psikologis yang sangat brutal.

‎Dokumen bertajuk ‘Torture and Genocide’ itu menilai praktik penyiksaan digunakan secara luas sebagai bentuk hukuman kolektif. Laporan tersebut menggambarkan berbagai bentuk kekerasan yang dialami para tahanan.

‎“Pemukulan brutal, kekerasan seksual, pemerkosaan, perlakuan mematikan, kelaparan, serta perampasan sistematis terhadap kondisi hidup paling dasar telah menimbulkan luka mendalam dan berkepanjangan pada tubuh dan pikiran puluhan ribu warga Palestina serta keluarga mereka,” demikian isi laporan tersebut, seperti dilansir Al Jazeera, Sabtu (21/3/2026).

‎Menurut Albanese, praktik tersebut menjadi bagian dari pola yang lebih luas.

“Penyiksaan telah menjadi bagian integral dari dominasi dan hukuman yang dijatuhkan kepada laki-laki, perempuan, dan anak-anak, baik melalui kekerasan dalam tahanan maupun melalui kampanye tanpa henti berupa pengusiran paksa, pembunuhan massal, perampasan, dan penghancuran seluruh sarana kehidupan untuk menimbulkan penderitaan kolektif jangka panjang,” tulis Albanese dalam laporan tersebut.

Penangkapan Meningkat Tajam

‎Albanese mengungkapkan bahwa sejak Oktober 2023, jumlah penangkapan warga Palestina meningkat signifikan. Lebih dari 18.500 orang dilaporkan ditahan, termasuk sedikitnya 1.500 anak-anak.

Shireen al-Kurdi, seorang pengungsi Palestina, membuat boneka rajutan untuk dijual menjelang hari raya Idul Fitri, yang menandai berakhirnya bulan suci Ramadhan, di kamp pengungsi Bureij di Jalur Gaza tengah pada 17 Maret 2026. (Foto: AFP)

Shireen al-Kurdi, seorang pengungsi Palestina, membuat boneka rajutan untuk dijual menjelang hari raya Idul Fitri, yang menandai berakhirnya bulan suci Ramadhan, di kamp pengungsi Bureij di Jalur Gaza tengah pada 17 Maret 2026. (Foto: AFP)

‎Sekitar 9.000 orang disebut masih berada dalam tahanan, sementara lebih dari 4.000 orang telah mengalami penghilangan paksa. Ia menilai sistem penahanan Israel telah berubah menjadi rezim penghinaan sistematis, pemaksaan, dan teror yang meluas.

Seruan Hentikan Penyiksaan

‎Albanese mendesak Israel untuk segera menghentikan tindakan tersebut. “Israel harus segera menghentikan semua tindakan penyiksaan dan perlakuan buruk terhadap rakyat Palestina sebagai bagian dari genosida yang sedang berlangsung,” tegasnya.

‎Ia juga meminta negara-negara lain mengambil langkah tegas. Menurutnya, setiap penundaan akan memperparah kerusakan yang tidak dapat dipulihkan dan semakin mengokohkan sistem kekejaman.

‎Selain itu, Albanese meminta jaksa Pengadilan Kriminal Internasional mempertimbangkan permintaan surat perintah penangkapan terhadap sejumlah pejabat Israel, termasuk Menteri Pertahanan Israel Katz, Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir, serta Menteri Keuangan Bezalel Smotrich.

‎Tuai Kritik

‎Albanese dijadwalkan mempresentasikan laporan tersebut kepada Dewan HAM PBB. Meski ditunjuk oleh Dewan HAM, pelapor khusus merupakan ahli independen dan tidak berbicara atas nama PBB secara langsung.

‎Pemerintah Israel dan sejumlah sekutunya mengkritik laporan tersebut. Israel menuding Albanese memiliki agenda obsesif yang didorong kebencian untuk mendelegitimasi negara Israel.

‎Bulan lalu, pemerintah Prancis dan Jerman juga menyerukan agar Albanese mengundurkan diri terkait pernyataannya dalam sebuah forum media.

‎Organisasi non-pemerintah UN Watch sempat menyebarkan potongan video yang telah diedit. Albanese kemudian mengklarifikasi ucapannya tersebut.

“Kini kita melihat bahwa umat manusia memiliki musuh bersama, dan penghormatan terhadap kebebasan fundamental adalah jalan damai terakhir yang kita miliki untuk merebut kembali kebebasan,” ujarnya. (RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Ular sanca sepanjang tiga meter muncul di teras rumah warga Purwokerto, Banyumas, setelah hujan deras. Warga panik dan menangkap reptil tersebut secara mandiri. (Foto: ReportaseNews/Kus)

    Ular Sanca 3 Meter Muncul di Teras Warga di Banyumas

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Kusworo
    • 0Komentar

    Banyumas, ReportaseNews — Warga Perumahan Ledug Sejahtera, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dikejutkan dengan kemunculan seekor ular sanca sepanjang sekitar tiga meter di teras rumah pada Jumat pagi. Kejadian tersebut memicu kepanikan warga di lingkungan RT 5/RW 11. ‎Diduga, reptil berukuran besar itu keluar dari habitatnya akibat curah hujan tinggi sejak malam sebelumnya. Kondisi lingkungan yang […]

  • Ilustrasi Praja IPDN. (Foto: Instagram/praja_ipdn)

    Misi Kemanusiaan Praja IPDN di Aceh Berlanjut

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Deli Serdang, ReportaseNews — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto memastikan misi kemanusiaan Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Kabupaten Aceh Tamiang akan terus berlanjut. Pemerintah menyiapkan pemberangkatan Gelombang III untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak. ‎Kepastian itu disampaikan Bima usai memimpin apel pelepasan pemulangan Praja IPDN Gelombang II di Bandara Kualanamu, Kabupaten […]

  • Ali Larijani. (Foto: Reuters/Thaier Al Sudani)

    Kematian Larijani Tak Goyahkan Iran, Ini Alasannya

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Teheran, ReportaseNews – Pemerintah Iran menegaskan kematian Ali Larijani tidak akan melemahkan struktur kekuasaan negara tersebut. ‎Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyebut sistem pemerintahan Iran tetap kokoh meski kehilangan sejumlah tokoh penting. ‎Dalam wawancara dengan Al Jazeera, Araghchi menilai Amerika Serikat dan Israel keliru jika menganggap Iran bergantung pada satu figur. ‎“Saya tidak tahu […]

  • Petualangan Asa 1. (Dok. ReportaseNews)

    ‎3 Tahun Menunggu, Berjumpa Lagi Dengan Jalan dan Musim Durian (Bagian Satu)

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    ReportaseNews – Pagi itu, Pontianak seperti sedang menikmati jedanya sendiri. Langit cerah menggantung tenang di atas kota, sementara gerimis kecil turun malu-malu membasahi aspal dan dedaunan. Udara terasa teduh, syahdu, seolah mengajak siapa saja untuk memperlambat langkah dan menikmati pagi lebih lama. ‎Di tengah suasana itulah sebuah kerinduan lama akhirnya menemukan jalannya. ‎Usai salat subuh […]

  • Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho. (Foto: Korlantas Polri)

    Jelang Operasi Ketupat 2026, Kakorlantas Polri Tinjau KM 81 Tol Cipali

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    ‎Jakarta, ReportaseNews – Korlantas Polri akan menjadikan KM 81 Tol Cipali sebagai chek point kendaraan jelang Operasi Ketupat 2026. ‎Hal itu disampaikan Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho saat mengecek area Km 81 Jalan Tol Cipali. Selasa (24/02/2026). ‎Pengecekan ini dalam rangka mempersiapkan Operasi Ketupat 2026 sesuai dengan arahan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo […]

  • Kantongi Lima Paket Sabu, Kakek Ini Ditangkap Polisi di Sayur Matinggi

    Kantongi Lima Paket Sabu, Kakek Ini Ditangkap Polisi di Sayur Matinggi

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapsel, ReportaseNews – Anggota Polsek Batang Angkola meringkus seorang pria berinisial ANH (52) yang diduga menjadi pengedar sabu di kawasan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Aek Badak Julu, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Kamis (30/4/2026)) malam. Penangkapan warga Desa Aek Badak Julu itu dilakukan setelah polisi menerima laporan dari masyarakat yang resah terhadap […]

expand_less