Breaking News
Trending Tags

Klasemen Grup F Piala Dunia 2026: Swedia Ketiga, Jepang Jadi Penentu Nasib

  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Swedia masih menjaga peluang untuk lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 meski saat ini menempati posisi ketiga klasemen sementara Grup F, Selasa (23/6/2026).

‎Tim berjuluk Blågult itu mengoleksi tiga poin dari dua pertandingan yang telah dijalani. Pada laga pembuka, Swedia tampil impresif dengan mengalahkan Tunisia 5-1. Namun, mereka gagal mempertahankan tren positif setelah dibekuk Belanda dengan skor telak 1-5 pada pertandingan kedua.

‎Hasil tersebut membuat Swedia turun ke peringkat ketiga klasemen Grup F. Belanda dan Jepang berada di atas Swedia dengan koleksi empat poin dari dua laga.

‎Belanda memimpin klasemen berkat keunggulan selisih gol, disusul Jepang di posisi kedua. Sementara itu, Tunisia berada di dasar klasemen setelah menelan dua kekalahan beruntun.

‎Kendati demikian, peluang Swedia untuk melangkah ke fase gugur masih terbuka lebar. Mereka masih memiliki satu pertandingan tersisa melawan Jepang yang akan menjadi penentu nasib di fase grup.

‎Kemenangan atas Jepang berpotensi membawa Swedia naik ke dua besar klasemen dan mengamankan tiket otomatis ke babak 32 besar. Bahkan jika gagal finis di dua besar, Swedia masih bisa berharap lolos melalui jalur peringkat ketiga terbaik yang diterapkan pada format baru Piala Dunia 2026.

‎Saat ini persaingan di Grup F masih sangat ketat. Selisih satu poin antara Jepang dan Swedia membuat seluruh kemungkinan masih terbuka menjelang pertandingan terakhir fase grup.

‎Klasemen Sementara Grup F Piala Dunia 2026:

1. ‎Belanda — 4 poin.

2. ‎Jepang — 4 poin.

3. ‎Swedia — 3 poin.

4. ‎Tunisia — 0 poin.

‎Laga Jepang kontra Swedia diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling menentukan di Grup F. Hasil pertandingan tersebut akan menentukan tim yang berhak melaju ke fase gugur sekaligus menjaga mimpi tampil lebih jauh di Piala Dunia 2026.

(RN-07)

  • Penulis: Tama

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • Digugat Cerai Istrinya, Petani di Tapsel Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

    Digugat Cerai Istrinya, Petani di Tapsel Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapsel, ReportaseNews – Seorang petani berinisial AS (38) ditemukan tewas dalam posisi tergantung di pohon durian di area kebun salak milik warga di Desa Lobulayan Sigordang, Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Jumat (13/3/2026). Penemuan jasad pria itu bikin gempar masyarakat setempat setelah saksi mata melihat korban sudah tidak bernyawa dengan jeratan tali nilon […]

  • Polda Sumut Kejar Pemilik Tambang Emas Ilegal Tapsel-Madina, Periksa PT Hexindo Adiperkasa

    Polda Sumut Kejar Pemilik Tambang Emas Ilegal Tapsel-Madina, Periksa PT Hexindo Adiperkasa

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) terus melakukan pendalaman intensif untuk mengungkap aktor intelektual di balik aktivitas tambang emas ilegal di perbatasan Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Mandailing Natal) Madina). Meski operasi penggerebekan yang dilakukan tim gabungan Brimob dan Ditreskrimsus pada Senin (2/3/2026) lalu berhasil mengamankan belasan orang, hingga saat ini tersangka […]

  • Polres Tapteng Tempuh Jalur Damai Kasus Penganiayaan di Kamar Kos

    Polres Tapteng Tempuh Jalur Damai Kasus Penganiayaan di Kamar Kos

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapteng, ReportaseNews – Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) memediasi kasus dugaan penganiayaan akibat salah paham antar-warga di rumah kos di Kecamatan Pandan, Sabtu (13/6/2026) dini hari. Pendekatan persuasif aparat kepolisian ini mampu  mengetuk pintu hati kedua belah pihak untuk memilih jalan damai ketimbang melanjutkan perkara ke ranah hukum. Ketegangan bermula saat pria berinisial YI (37) mendatangi […]

  • Dirresnarkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ahmad David menegaskan, Polda Metro Jaya memusnahkan 712 kilogram narkoba hasil pengungkapan Januari–Maret 2026. Proses dilakukan transparan dan disaksikan berbagai pihak. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Polda Metro Jaya Bakar 712 Kg Narkoba

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya memastikan seluruh barang bukti narkotika hasil pengungkapan kasus dimusnahkan dengan cara dibakar. Langkah ini dilakukan untuk menjamin transparansi serta akuntabilitas penanganan perkara narkoba kepada publik. ‎Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Ahmad David mengatakan pemusnahan barang bukti dilakukan melalui konferensi pers agar masyarakat mengetahui komitmen kepolisian […]

  • Material Longsor, Lumpuhkan Jalur Utama Ponorogo 

    Material Longsor, Lumpuhkan Jalur Utama Ponorogo 

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Trenggalek, ReportaseNews – Terjadi bencana tanah longsor di jalur utama antar Kabupaten, Trenggalek – Ponorogo, Jawa Timur, Selasa sore (03/03/2026). Sementara di wilayah tersebut kondisi cuaca masih diguyur hujan hingga malam hari. Material bebatuan besar setinggi 4 meter yang menyumpal jalur di titik longsor, Dusun Pacar, Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek, itu mengakibatkan arus […]

  • Viral Video Dugem di THM, Propam Polda Sumut Periksa AKBP HS

    Viral Video Dugem di THM, Propam Polda Sumut Periksa AKBP HS

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Medan, ReportaseNews – Penyidik Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sumatera Utara (Sumut) mengamankan seorang perwira menengah berinisial AKBP HS menyusul beredarnya rekaman video yang memperlihatkan dirinya tengah berpesta di sebuah tempat hiburan malam (THM). Pemeriksaan ini respons institusi terhadap dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh personel Direktorat Reserse Narkoba tersebut. Dalam potongan video […]

expand_less