Breaking News
Trending Tags

Bareskrim Bongkar Jaringan Etomidate dari Thailand, 4 Pelaku Ditangkap

  • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap jaringan peredaran narkotika golongan II jenis etomidate cair yang diduga dikirim dari Bangkok, Thailand. Dalam operasi yang dilakukan di Jakarta Utara, penyidik mengamankan empat orang yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut serta menyita barang bukti berupa 210 mililiter etomidate cair dengan nilai ekonomis mencapai Rp630 juta.

‎Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi mengenai adanya paket kiriman dari luar negeri yang dicurigai berisi narkotika. Tim Direktorat Tindak Pidana Narkoba kemudian melakukan pelacakan sekaligus delivery control hingga paket diketahui akan diterima di sebuah apartemen di kawasan Pluit, Jakarta Utara.

‎Saat proses pemantauan berlangsung, petugas menangkap seorang pria berinisial Y yang mengambil paket tersebut dari lobi apartemen. Dari hasil pemeriksaan awal, penyidik memperoleh petunjuk mengenai keterlibatan pelaku lain yang diduga mengendalikan pengambilan paket.

‎Pengembangan kasus kemudian mengarah kepada pria berinisial RI yang diduga memerintahkan Y untuk mengambil paket dan mengantarkannya ke salah satu unit apartemen. Polisi selanjutnya mengamankan RI dan terus menelusuri pihak-pihak lain yang diduga berperan dalam proses masuknya paket dari Thailand ke Indonesia.

‎Selain Y dan RI, penyidik turut menangkap dua tersangka lainnya, yakni DI dan DO. Berdasarkan hasil penyidikan sementara, DI diduga berperan memfasilitasi pelacakan paket, sedangkan DO bertugas membayarkan bea masuk atas kiriman tersebut.

‎Panit 3 Subdit 3 Dittipidnarkoba Bareskrim Polri AKP Ahmad Syah Jamal mengatakan, pengungkapan tersebut merupakan hasil penyelidikan terhadap paket mencurigakan yang dikirim dari Bangkok.

‎”Kami dari Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Subdit 3 akan menyampaikan terkait pengungkapan narkotika Golongan II jenis Etomidate,” ujar Ahmad Syah Jamal dalam keterangannya, Kamis (6/8/2026).

‎Ia menjelaskan, tim melakukan pelacakan sejak menerima informasi mengenai paket kiriman dari Thailand hingga akhirnya berhasil mengamankan penerima pertama paket tersebut.

‎”Pengungkapan yang dilakukan oleh Subdit 3 Dittipid Narkoba Bareskrim Polri berawal dari informasi bahwasanya terdapat sebuah paket yang dikirim dari luar negeri. Dalam hal ini pengiriman paket tersebut dikirim dari Bangkok, Thailand, sehingga kami tim dari Dittipid Narkoba Bareskrim Polri melakukan pelacakan serta delivery control terhadap paket tersebut,” katanya.

‎Menurut Ahmad, hasil interogasi terhadap Y membawa penyidik kepada RI yang diduga menjadi pengendali pengambilan paket.

‎”Setelah kami lakukan interogasi singkat terhadap Saudara Y, Saudara Y mengakui bahwasanya dirinya diperintah oleh Saudara RI untuk mengambil paket tersebut. Kemudian selanjutnya, tim melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan Saudara RI,” ucapnya.

‎Dari pengungkapan tersebut, penyidik menyita 210 mililiter etomidate cair yang diperkirakan memiliki nilai jual sekitar Rp630 juta apabila beredar di pasar gelap.

‎”Hasil pengungkapan ini diketahui bahwa paket tersebut berisikan narkotika Golongan II jenis Etomidate dengan jumlah sebanyak 210 ml. Apabila ditaksir dengan nilai ekonomis apabila narkotika itu berhasil beredar di pasar gelap peredaran narkoba, diestimasi penjualan senilai Rp630.000.000,” tutur Ahmad.

‎Bareskrim Polri juga memperkirakan pengungkapan kasus ini berhasil mencegah penyalahgunaan narkotika terhadap sedikitnya 105 orang.

‎”Dari pengungkapan ini Dittipid Narkoba Bareskrim Polri berhasil menyelamatkan 105 jiwa dari penyalahgunaan narkotika Golongan II jenis Etomidate,” kata Ahmad.

‎Saat ini penyidik masih terus mengembangkan perkara untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat serta memutus jaringan peredaran etomidate yang diduga berasal dari luar negeri.

‎”Saat ini Dittipid Narkoba Bareskrim Polri masih melakukan pengembangan serta pemeriksaan terhadap terduga-terduga pelaku untuk memutus mata rantai peredaran narkotika Golongan II jenis Etomidate yang berada di Indonesia,” pungkasnya.

 

(RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Pemkab Madina Bentuk Satgas Penertiban Tambang Emas Ilegal

    Pemkab Madina Bentuk Satgas Penertiban Tambang Emas Ilegal

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Penambangan Liar guna menertibkan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang kini menjadi tumpuan hidup lebih dari 10 ribu warga. Pembentukan Satgas itu disepakati dalam rapat sosialisasi terpadu yang dipimpin Bupati Madina H. Saipullah Nasution bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah […]

  • Mantan Kajari Madina Bantah Tuduhan Terlibat Program Smart Village

    Mantan Kajari Madina Bantah Tuduhan Terlibat Program Smart Village

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Mantan Kepala Kejaksaan Negeri Mandailing Natal (Kajari Madina) Novan Hadian secara tegas menepis tudingan miring yang menyebut dirinya ikut campur tangan dalam pusaran dugaan korupsi proyek Smart Village. Bantahan keras ini dilontarkan sebagai serangan balik atas nyanyian mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) berinisial AML, tersangka korupsi yang sebelumnya menuduh […]

  • Dara Arafah menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan penipuan umrah Hanania Travel. Selebgram itu mengaku telah mengembalikan uang saku Rp10 juta kepada penyidik. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Usai Diperiksa Polda Metro, Dara Arafah Ungkap Uang Rp10 Juta dari Hanania

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Selebgram Dara Arafah memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan perjalanan umrah yang melibatkan Hanania Travel, Jumat (12/6/2026). ‎Dara hadir didampingi kuasa hukumnya dan menjalani pemeriksaan selama beberapa jam. Usai pemeriksaan, ia menegaskan kehadirannya bertujuan membantu penyidik mengungkap kasus yang diduga merugikan banyak jemaah. ‎”Ya alhamdulillah ya […]

  • Kapolri: Media Bersuara, Polri Segera Bergerak!

    Kapolri: Media Bersuara, Polri Segera Bergerak!

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen institusinya untuk menjadikan setiap laporan dan aspirasi masyarakat di media massa sebagai kompas utama dalam bertindak. Kapolri menyampaikan hal ini di sela-sela kegiatan berbagi takjil dan buka puasa bersama insan pers di Gedung Rupatama Polri, Jakarta Selatan, Rabu (25/2/2026). Kegiatan ini bukan sekadar seremoni rutin, […]

  • KPK melakukan OTT terhadap Bupati Pekalongan Fatia Arafiq terkait dugaan korupsi proyek pengadaan. (Ist)

    KPK OTT Bupati Pekalongan, Kantor Disegel

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    ‎Jakarta, ReportaseNews – Komisi Pemberantasan Korupsi kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, tim penindakan mengamankan Bupati Pekalongan, Fatia Arafiq, bersama sejumlah pihak lainnya. ‎Pemeriksaan dilakukan secara tertutup di Aula Wicaksana Laghawa, Polres Pekalongan Kota, Selasa (3/3/2026). Sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Pekalongan turut dimintai klarifikasi dalam ruangan yang sama oleh tim penyidik. ‎Pelaksana Sementara […]

  • Jelang Lebaran 2026, Ditreskrimsus PMJ Sidak Pasar Rawamangun

    Jelang Lebaran 2026, Ditreskrimsus PMJ Sidak Pasar Rawamangun

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Upaya menjaga stabilitas ekonomi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijiriah terus diperkuat oleh jajaran kepolisian. Subdit I Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya melakukan inspeksi mendadak (sidak) guna memastikan rantai distribusi pangan tetap berjalan normal tanpa adanya praktik penimbunan yang merugikan konsumen. Langkah antisipatif itu ditandai dengan pengecekan langsung ke Pasar […]

expand_less