Breaking News
Trending Tags

Usai Diperiksa Polda Metro, Dara Arafah Ungkap Uang Rp10 Juta dari Hanania

  • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews — Selebgram Dara Arafah memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan perjalanan umrah yang melibatkan Hanania Travel, Jumat (12/6/2026).

‎Dara hadir didampingi kuasa hukumnya dan menjalani pemeriksaan selama beberapa jam. Usai pemeriksaan, ia menegaskan kehadirannya bertujuan membantu penyidik mengungkap kasus yang diduga merugikan banyak jemaah.

‎”Ya alhamdulillah ya tadi sudah memenuhi panggilan dari kepolisian sebagai saksi demi membantu para polisi menyelidiki kasus ini lebih dalam lagi. Jadi buat teman-teman media dan penonton juga di rumah, mohon doanya supaya korban dari Travel Hanania ini cepat mendapatkan titik terang dan segera mendapatkan kembali haknya,” kata Dara, Jumat (12/6/2026) malam.

‎Dalam pemeriksaan tersebut, Dara mengaku mendapat pertanyaan yang tidak jauh berbeda dengan saksi-saksi lain yang telah lebih dahulu diperiksa. Ia juga menegaskan bahwa keterlibatannya dengan Hanania Travel hanya sebatas kerja sama sebagai bintang tamu.

‎”Iya sama kayak teman-teman yang lain sih. Sebenarnya aku di sini sebagai guest star dan bentuk kerja samanya itu barter, jadi tidak ada menerima aliran dana dari Hanania-nya sendiri,” ujarnya.

‎Menurut Dara, kerja sama dengan Hanania Travel telah berlangsung sejak 2024. Namun selama periode tersebut, ia hanya satu kali mengikuti perjalanan umrah yang difasilitasi oleh pihak penyelenggara.

‎”Nah kebetulan kita tuh kerja samanya sudah dari dua tahun yang lalu, tepatnya tuh 2024. Kalau sama Hanania itu cuma sekali doang,” ucapnya.

‎Meski membantah menerima aliran dana dari perusahaan, Dara mengakui pernah memperoleh uang saku saat mengikuti perjalanan umrah tersebut. Ia menyebut uang itu telah diserahkan kembali kepada penyidik sebagai bentuk itikad baik.

‎”Alhamdulillah tadi juga sudah dijelasin di dalam ya, aku juga mendapatkan uang saku seperti teman-teman yang lain juga dan sudah dengan inisiatif dan memang sudah diniatkan dari awal, memang aku mau kembalikan uang saku yang diberikan sama Hanania-nya. Nominalnya tadi di Rp10 juta,” tutur Dara.

‎Selain Dara, sejumlah figur publik juga diketahui pernah mengikuti perjalanan umrah bersama Hanania Travel. Ia menyebut tidak semua peserta memperoleh uang saku dari penyelenggara.

‎Sebelumnya, pasangan artis Roger Danuarta dan Cut Meyriska juga telah menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam perkara yang sama.

‎Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan Ahmad Syah Farhan selaku pemilik PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group sebagai tersangka. Saat ini, yang bersangkutan telah ditahan di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (RN-07)

‎

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Petualangan Asa 1. (Dok. ReportaseNews)

    ‎3 Tahun Menunggu, Berjumpa Lagi Dengan Jalan dan Musim Durian (Bagian Satu)

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    ReportaseNews – Pagi itu, Pontianak seperti sedang menikmati jedanya sendiri. Langit cerah menggantung tenang di atas kota, sementara gerimis kecil turun malu-malu membasahi aspal dan dedaunan. Udara terasa teduh, syahdu, seolah mengajak siapa saja untuk memperlambat langkah dan menikmati pagi lebih lama. ‎Di tengah suasana itulah sebuah kerinduan lama akhirnya menemukan jalannya. ‎Usai salat subuh […]

  • Polda Metro Jaya mengungkap 3.809 kasus narkoba sepanjang Januari-Juni 2026. Polisi menyita 17,45 ton barang bukti dan membongkar laboratorium etomidate berkedok apartemen. (Foto: ReportaseNews/Budi Tanjung)

    Polda Metro Jaya Ungkap 3.809 Kasus Narkoba, Vape Etomidate Jadi Sorotan

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Polda Metro Jaya mengungkap sebanyak 3.809 kasus narkoba selama periode Januari hingga Juni 2026. Dalam operasi tersebut, polisi menyita 17,45 ton narkotika dan obat keras dengan nilai barang bukti diperkirakan mencapai sekitar Rp1,7 triliun. ‎Pengungkapan itu disampaikan Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol. Asep Edi Suheri, dalam konferensi pers yang digelar pada Jumat […]

  • Polda Metro Jaya membongkar sindikat peredaran obat keras golongan G di Tanah Abang. Sebanyak 575.200 butir tramadol dan obat keras lainnya disita. Polisi menyelidiki dugaan pasokan obat menjelang aksi demonstrasi di Jakarta. (Foto: ReportaseNews/HO-Ditresnarkoba Polda Metro Jaya)

    Polda Metro Jaya Sita 575 Ribu Obat Keras, Diduga Akan Dipasok Saat Demo

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar praktik peredaran obat keras golongan G yang diduga berkaitan dengan rencana pasokan tramadol menjelang aksi demonstrasi di Jakarta. Dalam penggerebekan di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat, polisi menangkap lima orang tersangka dan menyita 575.200 butir obat keras dari berbagai jenis. ‎Pengungkapan kasus tersebut […]

  • Kapolri Pastikan Penanganan Arus Balik di Command Center Jasa Marga Berjalan Lancar

    Kapolri Pastikan Penanganan Arus Balik di Command Center Jasa Marga Berjalan Lancar

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Bekasi, ReportaseNews – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan penanganan dan pengendalian arus balik Lebaran 2026 berjalan optimal saat meninjau langsung Jasa Marga Toll Road Command Center di Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (25/3/2026). Dalam peninjauan itu, Sigit mengatakan puncak arus balik gelombang pertama telah terlewati pada Selasa malam dengan volume kendaraan yang lebih tinggi […]

  • Razia PETI di Madina Ecek-ecek, Kapolri Didesak Tangkap Mafia Tambang

    Razia PETI di Madina Ecek-ecek, Kapolri Didesak Tangkap Mafia Tambang

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Tim Terpadu Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menertibkan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Kamis (2/7/2026). Namun, public menilai operasi itu hanya formalitas, sehingga memicu desakan agar Kapolri menangkap aktor intelektualnya. Alih-alih memberikan efek jera, operasi yang hanya menyita satu unit ekskavator itu justru […]

  • Karyawan minimarket di Kebon Jeruk mencuri Rp52 juta demi judi online. Pelaku ditangkap di Kebayoran Lama setelah buron dua bulan. (Ist)

    Karyawan Minimarket di Jakbar Curi Rp52 Juta Demi Judol

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Seorang karyawan minimarket berinisial AS nekat menggasak uang puluhan juta rupiah dari dalam brankas tempatnya bekerja di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Aksi pencurian tersebut dilakukan demi memenuhi kecanduan judi daring atau judi online yang dialaminya. ‎Peristiwa ini sempat menjadi sorotan setelah rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan aksi pelaku beredar luas […]

expand_less