Breaking News
Trending Tags

Polda Metro Jaya Ungkap 3.809 Kasus Narkoba, Vape Etomidate Jadi Sorotan

  • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Polda Metro Jaya mengungkap sebanyak 3.809 kasus narkoba selama periode Januari hingga Juni 2026. Dalam operasi tersebut, polisi menyita 17,45 ton narkotika dan obat keras dengan nilai barang bukti diperkirakan mencapai sekitar Rp1,7 triliun.

‎Pengungkapan itu disampaikan Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol. Asep Edi Suheri, dalam konferensi pers yang digelar pada Jumat (26/6/2026). Ribuan kasus tersebut merupakan hasil pengungkapan Polda Metro Jaya bersama seluruh polres jajaran selama enam bulan pertama tahun ini.

‎Selain memberantas peredaran narkotika, kepolisian juga melakukan penindakan terhadap tindak pidana perjudian dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) sebagai bagian dari dukungan terhadap program Asta Cita pemerintah.

‎Dari 3.809 laporan polisi yang berhasil diungkap, aparat menetapkan 5.196 tersangka. Rinciannya terdiri dari sembilan produsen, 1.924 pengedar, dan 3.263 pengguna narkotika. Sementara pengguna yang memenuhi syarat menjalani rehabilitasi medis dan sosial sesuai ketentuan yang berlaku.

‎Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol. Asep Edi Suheri, mengatakan keberhasilan tersebut juga berhasil menyelamatkan jutaan masyarakat dari potensi penyalahgunaan narkotika.

‎”Selama periode Januari sampai dengan Juni 2024, Polda Metro Jaya beserta Polres jajaran telah berhasil mengungkap 3.809 laporan polisi dengan total tersangka sebanyak 5.196 tersangka. Dari jumlah tersebut, terdapat sembilan tersangka yang berperan sebagai produsen. Selanjutnya, ada 1.924 tersangka sebagai pengedar, dan 3.263 tersangka sebagai pengguna. Terhadap pengguna yang memenuhi ketentuan, dilakukan penanganan melalui mekanisme rehabilitasi medis dan sosial sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Asep kepada wartawan, Jumat (26/6/2026).

Dalam operasi tersebut, polisi menyita 17,45 ton narkotika dan obat keras dengan nilai barang bukti diperkirakan mencapai sekitar Rp1,7 triliun. (Foto: ReportaseNews/Budi Tanjung)

Dalam operasi tersebut, polisi menyita 17,45 ton narkotika dan obat keras dengan nilai barang bukti diperkirakan mencapai sekitar Rp1,7 triliun. (Foto: ReportaseNews/Budi Tanjung)

‎”Adapun barang bukti yang berhasil diamankan oleh jajaran Polda Metro Jaya mencapai 17,45 ton, senilai kurang lebih Rp1,7 miliar. Apabila dikonversikan, diperkirakan telah mencegah potensi penyalahgunaan yang mengancam jiwa sekitar 15,9 juta masyarakat Indonesia. Kami juga mengungkap laboratorium etomidate, carisoprodol, ekstasi, peredaran sabu dalam jumlah besar, hingga ganja lintas wilayah serta distribusi obat keras dalam jumlah sangat besar,” imbuh Asep.

‎Salah satu pengungkapan yang menjadi perhatian ialah terbongkarnya tiga lokasi industri rumahan atau laboratorium klandestin narkotika golongan II jenis etomidate. Dalam operasi tersebut, polisi menangkap delapan tersangka dan menyita 2.807 cartridge vape, 3.204,4 gram serbuk etomidate, serta 27.730 mililiter cairan etomidate.

‎Barang bukti tersebut diperkirakan mampu diproduksi menjadi sekitar 450.000 cartridge vape yang mengandung etomidate.

‎Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Ahmad David, menjelaskan para pelaku memanfaatkan apartemen sebagai lokasi produksi sekaligus tempat penyimpanan prekursor narkotika agar aktivitas mereka tidak mudah terdeteksi.

‎”Yang pertama adalah pengungkapan home industry atau clandestine lab narkotika golongan dua jenis etomidate di tiga lokasi, dengan mengamankan delapan tersangka, dengan jumlah barang bukti yang disita berupa cartridge vape sebanyak 2.807 pieces, kemudian serbuk etomidate sebanyak 3.204,4 gram, dan cairan etomidate sebanyak 27.730 ml, di mana serbuk etomidate dan cairan etomidate ini dapat memproduksi kurang lebih 450.000 cartridge vape. Modus operandi para pelaku adalah menyamarkan apartemen tempat tinggal sebagai tempat memproduksi sekaligus menyimpan prekursor narkotika jenis etomidate,” ujar David.

‎”Perlu rekan-rekan ketahui bahwa narkotika golongan dua jenis etomidate saat ini merupakan fenomena yang sangat digandrungi oleh remaja perkotaan, khususnya pecandu atau pemakai narkoba, karena penggunaannya mudah, tidak terlihat, dan dapat disamarkan seperti penggunaan rokok elektrik lainnya. Karena itu, perkembangan etomidate di kawasan perkotaan berlangsung sangat pesat,” imbuhnya.

‎Polisi mengingatkan penyalahgunaan etomidate dalam bentuk vape kini menjadi tren baru di kalangan remaja perkotaan. Bentuknya yang menyerupai rokok elektrik membuat zat tersebut sulit dikenali sehingga berpotensi memperluas penyalahgunaan narkotika di tengah masyarakat.

 

(RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Polda NTT mengerahkan 845 personel dan 821 personel instansi terkait untuk menangani dampak gempa Flores pada Sabtu (15/8/2026). (Dok. Humas Polri)

    Polda NTT Kerahkan 845 Personel Hadapi Gempa Flores

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Kupang, ReportaseNews – Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) mengerahkan ratusan personel untuk membantu penanganan gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, Sabtu (15/8/2026). Sebanyak 845 personel Polri diterjunkan ke sejumlah wilayah terdampak. Mereka terdiri atas 168 personel Polda NTT dan 677 personel dari Polres jajaran. Selain personel Polri, penanganan bencana juga melibatkan 821 personel dari berbagai […]

  • Judol Picu KDRT, Polres Tapteng Damaikan Pasutri Demi Masa Depan Anak

    Judol Picu KDRT, Polres Tapteng Damaikan Pasutri Demi Masa Depan Anak

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapteng, ReportaseNews – Satuan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) bersama piket fungsi Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) memediasi kasus dugaan tindak pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dipicu kecanduan judi online (judol) pada Selasa (9/6/2026). Polisi menempuh langkah restorative justice untuk menyelamatkan keutuhan rumah tangga demi masa depan anak-anak mereka yang masih balita. Proses mediasi […]

  • Bentuk Simpati Bencana Pakistan, KBRI Islamabad Rayakan HUT ke-80 RI Secara Sederhana

    Bentuk Simpati Bencana Pakistan, KBRI Islamabad Rayakan HUT ke-80 RI Secara Sederhana

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Admin Situs
    • 0Komentar

    JAKARTA, Reportasenews – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Islamabad,Pakistan,merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia secara sederhana sebagai bentuk simpati terhadap ratusan orang yang menjadi korban dalam bencana banjir bandang dan longsor di negara tersebut. Karena itu,dalam agenda perayaan HUT ke-80 RI di KBRI Islamabad, Minggu,Duta Besar RI untuk Pakistan Letjen TNI (Purn) Chandra […]

  • Ini Alasan Panglima TNI Terbitkan Instruksi Siaga 1 Hadapi Situasi Global

    Ini Alasan Panglima TNI Terbitkan Instruksi Siaga 1 Hadapi Situasi Global

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengeluarkan perintah siaga tingkat 1 bagi seluruh jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai langkah antisipasi terhadap eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Kebijakan strategis ini tertuang dalam Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang ditandatangani oleh Asisten Operasi Panglima TNI Letjen Bobby Rinal Makmun pada tanggal 1 Maret […]

  • Polres Tapsel Tangkap 14 Tersangka Narkoba dalam Dua Pekan

    Polres Tapsel Tangkap 14 Tersangka Narkoba dalam Dua Pekan

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapsel, ReportaseNews – Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) menangkap 14 tersangka kasus narkotika dalam kurun waktu dua pekan terakhir. Para tersangka diamankan bersama sejumlah barang bukti narkoba yang siap edar. “Seluruh 14 tersangka berhasil diungkap dari 13 laporan polisi. Barang bukti yang diamankan berupa 3 kilogram ganja, 19,4 gram sabu, dan […]

  • Garuda Indonesia merespons kebijakan kenaikan tiket pesawat domestik hingga 13 persen. Maskapai menyiapkan penyesuaian tarif terukur di tengah lonjakan harga avtur global. (Foto: ReportaseNews/Tama) ‎

    Tiket Pesawat Domestik Semakin Mencekik, Garuda Beri Penjelasan

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kenaikan harga tiket pesawat domestik kembali menjadi sorotan publik. Di tengah keluhan masyarakat, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menyatakan akan menyesuaikan tarif secara bertahap setelah pemerintah membuka ruang kenaikan maksimal hingga 13 persen. ‎Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny Kairupan, menegaskan kebijakan penyesuaian harga tetap dilakukan secara hati-hati dan mengikuti aturan regulator. ‎”Garuda […]

expand_less