Breaking News
Trending Tags

Mantan Kajari Madina Bantah Tuduhan Terlibat Program Smart Village

  • calendar_month 56 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Madina, ReportaseNews – Mantan Kepala Kejaksaan Negeri Mandailing Natal (Kajari Madina) Novan Hadian secara tegas menepis tudingan miring yang menyebut dirinya ikut campur tangan dalam pusaran dugaan korupsi proyek Smart Village. Bantahan keras ini dilontarkan sebagai serangan balik atas nyanyian mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) berinisial AML, tersangka korupsi yang sebelumnya menuduh Novan mengarahkan proyek tersebut kepada sosok bernama Bobi.

Novan menantang berbagai pihak untuk membuktikan kebenaran tuduhan tersebut dengan melakukan penelusuran langsung ke akar rumput. Dia mempersilakan publik maupun media untuk mengonfirmasi kepada para camat dan kepala desa yang menjabat pada saat program itu digulirkan, guna menguji klaim apakah institusi kejaksaan pernah meminta jatah proyek dana desa.

“Abang silakan konfirmasi tanya kepada camat, kepala-kepala desa pada tahun itu apakah pernah tidak Kejari Madina meminta kegiatan Smart Village itu diberikan kepada Saudara Bobi. Dan tanya sama Kadis PMD saat itu pernah tidak Kajari memanggil Kadis agar kegiatan Smart Village agar diberikan kepada Saudara Bobi seperti yang diberitakan,” tegas Novan Hadian melalui aplikasi pesan WhatsApp, Kamis (30/7/2026).

Lebih lanjut, Novan mengatakan secara struktural dan pelaksanaan, program tersebut sepenuhnya merupakan gawean Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal. Dia memastikan tidak ada bentuk intervensi apapun dari pihak kejaksaan atau yang kerap diidentikkan dengan nama Dalan Lidang, merujuk pada lokasi kantor Kejari Madina. Menurut dia, hal ini sudah dia tegaskan kepada awak media jauh sebelum kasus ini meledak ke publik.

“Saya tidak pernah mengarahkan kegiatan Smart Village untuk diberikan kepada Saudara Bobi, dan mengintervensi agar kegiatan itu diberikan kepada Bobi dengan mengatasnamakan Kajari Madina. Sepengetahuan saya kegiatan itu punya PMD dan Pemkab, bukan untuk Kejaksaan. Ada beberapa wartawan bertanya pada saat tahun itu tentang Smart Village ini, kami jelaskan kepada wartawan bahwa kegiatan Smart Village bukan punya Dalan Lidang,” paparnya.

Klarifikasi terbuka ini memberikan dimensi baru dalam penanganan kasus dugaan korupsi yang ditaksir merugikan keuangan negara sebesar Rp1,7 miliar tersebut.

Sebelumnya, tersangka AML melemparkan bola panas sesaat sebelum resmi ditahan oleh Kejari Madina. AML mengklaim bahwa sosok Bobi merupakan vendor titipan yang diperkenalkan oleh Novan Hadian pada Januari 2023, dan mengaku dirinya dimutasi ke dinas lain sebelum program tersebut berjalan penuh.

Di tengah aksi saling bantah ini, institusi Kejaksaan Negeri Madina yang kini dipimpin oleh Mohammad Nursaitias memilih untuk tidak gegabah dan tetap berpijak pada alat bukti. Sesuai dengan amanat undang-undang yang mengedepankan asas praduga tak bersalah, Nursaitias menegaskan penyidik saat ini masih fokus pada dua tersangka utama, yakni AML dan Direktur PT Info Media Solusi Net berinisial MA.

Nursaitias menyatakan penyidik belum menerima informasi maupun indikasi yang mengarah pada keterlibatan pendahulunya tersebut. Fokus kejaksaan saat ini adalah membuktikan perbuatan AML yang diduga mengumpulkan para camat dan kades agar proyek dikerjakan oleh pihak swasta tertentu, serta melacak ke mana saja aliran dana Rp1,7 miliar itu bermuara.

Di sisi lain, untuk menjamin perimbangan informasi, kuasa hukum tersangka AML, Muhammad Ridwan, menyatakan pihaknya mencium adanya ketidaksesuaian antara narasi yang dibangun oleh penyidik dengan fakta yang dialami kliennya. Tim kuasa hukum AML berjanji akan mendalami seluruh berkas perkara yang ada untuk membuktikan posisi klien mereka di persidangan kelak. (RN-03)

  • Penulis: RN-03

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • Arus balik Lebaran 2026 terjadi lebih awal di Ajibarang, Banyumas. Lonjakan kendaraan menuju Jakarta menyebabkan kemacetan panjang, polisi terapkan rekayasa lalu lintas buka-tutup. (Foto: RN/Kus)

    Arus Balik Lebih Awal, Ajibarang Macet Parah

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle Kus
    • 0Komentar

    Banyumas, ReportaseNews — Arus balik Lebaran 2026 di wilayah Kabupaten Banyumas mulai meningkat lebih cepat dari perkiraan. Kepadatan kendaraan terpantau sejak Senin sore, dengan dominasi mobil pribadi yang mengarah ke Jakarta melalui jalur tengah. ‎Kemacetan paling signifikan terjadi di kawasan Ajibarang. Antrean kendaraan memanjang dari Pos Pengamanan Ajibarang hingga sejumlah simpang utama, menjadikan ruas tersebut […]

  • Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Iman Imanuddin. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    105 WNI Jadi Korban TPPO di Libya, Terungkap Modus Janji Kerja ke Turki

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengungkap fakta baru dalam kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang menimpa 105 warga negara Indonesia (WNI) di Libya. Para korban diduga menjadi korban eksploitasi hingga praktik perbudakan modern setelah dijanjikan pekerjaan dengan gaji tinggi di Turki. ‎Penyidik menyebut para pelaku sejak awal menggunakan […]

  • Jusuf Kalla melaporkan dugaan hoaks Rp5 miliar ke Bareskrim Polri. JK menilai tudingan membiayai penyelidikan terhadap Jokowi sebagai penghinaan. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    JK Semprot “Termul”, Sebut Dirinya Kunci Karier Jokowi

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Jusuf Kalla (JK) menegaskan kontribusinya dalam perjalanan politik Joko Widodo hingga menjadi presiden. Pernyataan itu disampaikan saat memberi klarifikasi kepada awak media di kediamannya di Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026). ‎Dalam penjelasannya, JK menyinggung istilah “termul”, yang merupakan singkatan dari “Ternak Mulyono”, merujuk pada pendukung setia Jokowi. ‎JK juga mengklarifikasi ceramahnya di Masjid […]

  • Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Ekonomi Hadi Santoso. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Polisi Gugur Dibacok Saat Gerebek Bandar Sabu, Bareskrim Turun Back up Polres Katingan

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri memastikan akan memberikan dukungan penuh kepada jajaran Polres Katingan dan Polda Kalimantan Tengah setelah gugurnya Aipda Yudhie Perdana Putra saat menjalankan operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan. ‎Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso juga menyampaikan […]

  • Di Tapsel, 1.000 Jiwa Selamat dari Bahaya Narkoba Berkat Operasi Antik Toba

    Di Tapsel, 1.000 Jiwa Selamat dari Bahaya Narkoba Berkat Operasi Antik Toba

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapsel, ReportaseNews – Satres Narkoba Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) bersama jajaran menyelamatkan sekitar 1.120 jiwa warga dari ancaman ketergantungan narkoba setelah menggagalkan peredaran berbagai jenis barang haram itu selama 20 hari pelaksanaan Operasi KRYD Antik Toba 2026. Dampak sosial yang berhasil dicegah setelah polisi menyita barang bukti 3.000 gram ganja, 30,28 gram sabu, dan lima […]

  • Keanu Angelo diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan umrah Hanania Travel. Ia mengaku tidak menerima uang endorsement dan menyerahkan bukti rekening koran kepada penyidik. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Keanu Angelo Buka Suara soal Kasus Hanania Travel

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Keanu Angelo memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana perjalanan umrah Hanania Travel, Senin (8/6/2026). ‎Influencer yang memiliki nama lengkap Muhammad Miftahul Huda itu diperiksa karena pernah terlibat dalam promosi layanan Hanania Travel. Dalam pemeriksaan tersebut, Keanu mengaku mendapat sekitar […]

expand_less