Breaking News
Trending Tags

Polda Metro Jaya Sita 4.872 Obat Keras di Jaksel

  • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews — Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap dugaan peredaran obat keras daftar G di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Seorang pria berinisial R, 22 tahun, diamankan bersama 4.872 butir obat keras yang diduga diedarkan tanpa izin.

Pengungkapan dilakukan pada Kamis, 3 September 2026 sekitar pukul 19.00 WIB. Polisi bergerak setelah menerima informasi masyarakat terkait dugaan penjualan obat-obatan terlarang di sebuah toko kosmetik di Jalan H Muchtar Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Setibanya di lokasi, polisi mendapati seorang pria yang sedang menjaga toko. Petugas kemudian melakukan pengamanan dan penggeledahan. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan ribuan butir obat keras yang kemudian diamankan sebagai barang bukti.

Barang bukti tersebut terdiri dari 3.500 butir Tramadol, 180 butir Trihexyphenidyl, 1.107 butir Eximer, 46 butir Alprazolam OGB Dexa, dan 39 butir Alprazolam Otto.

Selain ribuan butir obat keras, polisi turut menyita satu buku rekapan penjualan, satu unit telepon seluler, satu bungkus plastik klip berukuran kecil, serta uang tunai sebesar Rp2.346.000 yang diduga berasal dari hasil penjualan.

Panit 3 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Ipda Septyan mengatakan pengungkapan dilakukan setelah polisi menerima informasi masyarakat mengenai dugaan peredaran obat berbahaya.

“Kami dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya pada hari Kamis tanggal 3 September 2026 pukul 19.00 WIB telah mengamankan pelaku pengedar obat berbahaya di wilayah Pesanggrahan, Jakarta Selatan berinisial R (22) dengan barang bukti 4.872 butir obat berbahaya serta uang tunai sebesar Rp2.346.000 dari hasil penjualan,” kata Septyan, Selasa (8/9/2026).

R beserta seluruh barang bukti kemudian dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Polisi masih mendalami kasus tersebut, termasuk dugaan jaringan peredaran dan asal-usul obat keras yang ditemukan di lokasi.

(RN-07) 

 

 

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Praktisi Hukum : Lelang Negara Jangan Lahirkan Sengketa Baru 

    Praktisi Hukum : Lelang Negara Jangan Lahirkan Sengketa Baru 

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Praktisi Hukum Tata Negara Turnya, S.H., M.H. menyoroti polemik lelang tanah dan bangunan atas nama Drs. Andri Tedjadharma yang dilakukan melalui KPKNL Jakarta I. Menurut Turnya, persoalan tersebut tidak cukup dijawab hanya dengan mengatakan bahwa lelang dilaksanakan berdasarkan mekanisme pengurusan Piutang Negara. Negara juga harus mampu menunjukkan secara terang dasar hukum yang […]

  • Polda Metro Jaya mengungkap jaringan peredaran sabu dan ganja di Depok. Tiga tersangka ditangkap dengan barang bukti 104,05 gram sabu dan 126,59 gram ganja. (Foto: ReportaseNews/HO-Ditresnarkoba Polda Metro Jaya)

    Polda Metro Jaya Bongkar Jaringan Sabu-Ganja di Depok

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya membongkar jaringan peredaran narkotika jenis sabu dan ganja yang beroperasi di wilayah Depok, Jawa Barat. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap tiga pria yang diduga memiliki peran berbeda dalam rantai distribusi narkotika. ‎Dari operasi itu, petugas menyita total 104,05 gram sabu dan 126,59 gram ganja, serta […]

  • Menteri Pigai Sebut Pers dan Pemerintah Saling Jaga Independensi Play Button

    Menteri Pigai Sebut Pers dan Pemerintah Saling Jaga Independensi

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar
  • Polri mengerahkan 322 peserta didik ke enam Polda untuk mengevaluasi strategi pencegahan Karhutla dan menyusun konsep operasi menghadapi kebakaran hutan. (Istimewa)

    322 Peserta Didik Polri Dikerahkan, Strategi Karhutla Bakal Dievaluasi

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Polri mengerahkan 322 peserta didik Sespimti, Sespimmen, dan SPPK ke enam wilayah kepolisian daerah untuk mengevaluasi strategi pencegahan kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla. Pengerahan tersebut menjadi bagian dari Satgas Edukasi Karhutla Gelombang Kedua. Para peserta didik diberangkatkan usai mengikuti pembekalan dan apel di Gedung Bhadawa Lantai 2 STIK-PTIK, Jakarta, Senin (7/9/2026). […]

  • Anthony Lopes jadi sorotan usai menghentikan laga FC Nantes vs Le Havre demi memberi kesempatan rekan setim muslim berbuka puasa di Ligue 1 2025-2026. (Foto: RN/Olympique Lyonnais)

    Pura-pura Cedera, Anthony Lopes Hentikan Laga Demi Rekan Berbuka Puasa Tuai Pujian

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kisah solidaritas ditunjukkan kiper Anthony Lopes saat membela FC Nantes melawan Le Havre AC pada pekan ke-23 Ligue 1 musim 2025-2026. ‎Laga yang digelar di Stade de la Beaujoire, Minggu (22/2/2026), itu mendadak terhenti pada menit ke-74 setelah Lopes terjatuh sambil memegang paha kirinya. ‎Bukan karena penyelamatan gemilang, penjaga gawang veteran asal […]

  • Pakar hukum Prof Henry Indraguna meminta dugaan pemalsuan dokumen PTSL Bogor diusut hingga kemungkinan keterlibatan oknum BPN dan dugaan korupsi. (Istimewa)

    Dokumen Palsu Lolos PTSL Bogor, Pakar Hukum Prof Henry Dorong Usut Oknum BPN

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Penggeledahan Polda Metro Jaya di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I terkait dugaan pemalsuan dokumen dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2019 di Bojonggede dinilai perlu diarahkan pada penelusuran proses penerbitan sertifikat. Pakar hukum Prof Henry Indraguna menilai penyidikan tidak cukup hanya mencari pembuat dokumen yang diduga palsu. Penyidik juga perlu mengusut […]

expand_less