Breaking News
Trending Tags

Kuasa Hukum Korban Bantah Pernyataan Pihak Betrand Peto, Minta Korban Tak Disudutkan

  • calendar_month 38 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Kuasa hukum korban dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang melibatkan Betrand Peto membantah sejumlah pernyataan yang dinilai menyudutkan korban. Bantahan disampaikan setelah korban menjalani pemeriksaan di Subdit PPA Polda Metro Jaya.

Korban diperiksa selama sekitar empat jam dan menjawab 23 pertanyaan penyidik. Pemeriksaan antara lain mencakup perjalanan korban menuju lokasi hingga dugaan peristiwa pidana yang dilaporkan kepada kepolisian.

Kuasa hukum korban, Deki Patria Nasution, mengatakan pemeriksaan tersebut juga disertai penyerahan sejumlah bukti kepada penyidik. Selain itu, dua orang saksi disebut telah diperiksa dalam perkara tersebut.

“Jadi tadi sudah menyerahkan beberapa bukti juga, dan hari ini pun dua orang saksi sudah diperiksa juga dalam perkara ini. Ke depannya tentu akan lebih dikembangkan terkait pemeriksaan saksi segala macam,” kata Deki usai pemeriksaan, Senin (14/9/2026).

Deki menegaskan perkara tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana kekerasan seksual, perkosaan, dan penganiayaan yang saat ini masih dalam proses penanganan Subdit PPA Polda Metro Jaya.

Sementara itu, kuasa hukum lainnya, Nathaniel Hutagaol, meminta publik tidak menyudutkan korban hanya karena korban berada di tempat hiburan malam. Menurutnya, keberadaan seseorang di tempat hiburan tidak dapat dijadikan pembenaran untuk melakukan kekerasan maupun pelecehan seksual.

Nathaniel menyebut korban merupakan perempuan yang bekerja sekaligus berstatus sebagai mahasiswi. Ia meminta publik tidak memberikan stigma terhadap korban berdasarkan aktivitasnya di tempat hiburan malam.

“Jangan sampai ketika semua cewek-cewek keluar malam jam 2 dianggap sebagai cewek-cewek nakal, sebagai cewek-cewek yang pantas dan bisa untuk dilecehkan. Pantas nggak? Kan nggak,” ujar Nathaniel.

Dalam keterangannya, Nathaniel juga meminta pihak media menggali keterangan dari Betrand terkait keberadaannya di lokasi dan apa yang dikonsumsi sebelum dugaan peristiwa tersebut terjadi. Pernyataan itu disampaikan sebagai respons atas dugaan tindakan yang menurutnya dialami korban.

Kuasa hukum juga menyebut korban saat ini mengalami tekanan mental. Deki menilai kondisi korban tidak dapat diukur hanya dari ketenangan saat memberikan keterangan kepada media.

“Intinya korban kami kena mental. Ini sebenarnya bukan masalah ketenangan untuk menyampaikan di media massa. Ini berbicara tindak pidana terkait terhadap perempuan,” kata Deki.

Terkait kronologi yang dilaporkan, kuasa hukum menyebut korban diduga ditarik dan dibawa ke area depan toilet. Di lokasi tersebut, menurut keterangan kuasa hukum, terjadi dugaan pemaksaan dan perkosaan yang kemudian dilaporkan kepada kepolisian.

Kuasa hukum juga menyoroti keterangan saksi yang disebut melihat korban menangis dan menyebut Betrand sempat menghampiri korban. Namun, seluruh dugaan tersebut masih menjadi bagian dari proses penyelidikan dan pembuktian oleh penyidik.

Hingga kini, perkara tersebut masih dalam proses penyelidikan di Subdit PPA Polda Metro Jaya. Polisi masih memiliki kewenangan untuk mendalami keterangan korban, saksi, bukti, serta pihak-pihak terkait guna menentukan fakta dan perkembangan hukum perkara tersebut.

 

 

(RN-07) 

 

 

 

 

 

 

 

  • Penulis: Tama

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • Ular sanca sepanjang tiga meter muncul di teras rumah warga Purwokerto, Banyumas, setelah hujan deras. Warga panik dan menangkap reptil tersebut secara mandiri. (Foto: ReportaseNews/Kus)

    Ular Sanca 3 Meter Muncul di Teras Warga di Banyumas

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Kusworo
    • 0Komentar

    Banyumas, ReportaseNews — Warga Perumahan Ledug Sejahtera, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dikejutkan dengan kemunculan seekor ular sanca sepanjang sekitar tiga meter di teras rumah pada Jumat pagi. Kejadian tersebut memicu kepanikan warga di lingkungan RT 5/RW 11. ‎Diduga, reptil berukuran besar itu keluar dari habitatnya akibat curah hujan tinggi sejak malam sebelumnya. Kondisi lingkungan yang […]

  • Penembakan terjadi di dekat Gedung Putih, Washington DC. Seorang pelaku tewas ditembak Secret Service setelah melepaskan tembakan di area kompleks White House saat Donald Trump berada di dalam gedung. (Foto: Anadolu)

    Gedung Putih Mencekam, Penembak Dilumpuhkan Saat Trump Berada di Dalam

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Washington DC, ReportaseNews — Insiden penembakan terjadi di dekat kompleks Gedung Putih, Amerika Serikat, Sabtu (24/5/2026) malam waktu setempat. Seorang pria bersenjata tewas setelah ditembak aparat Secret Service usai diduga melepaskan tembakan di kawasan sekitar White House. ‎Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.00 waktu setempat di area 17th Street dan Pennsylvania Avenue NW, tidak jauh […]

  • Diduga Mencuri Sawit, Seorang Pria Tewas di Sungai Garoga Tapteng

    Diduga Mencuri Sawit, Seorang Pria Tewas di Sungai Garoga Tapteng

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapteng, ReportaseNews – Seorang petani bernama Kurniawan Zendrato (36) ditemukan tewas mengapung di tepi Sungai Garoga, Dusun III, Desa Lumut Maju, Kecamatan Lumut, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Minggu (9/8/2026) pagi. Sebelumnya pria ini dilaporkan melompat ke sungai saat hendak diamankan warga dan petugas keamanan terkait dugaan pencurian buah kelapa sawit. Penemuan jasad itu kali pertama […]

  • OMPA TAPAL, PWI DKI Jakarta, dan PT Prima Mustika Candra menanam 5.000 pohon di Bogor. Kegiatan ini menjadi langkah nyata menjaga lingkungan dan meningkatkan kesadaran konservasi. (Foto: ReportaseNews/Budi)

    Kolaborasi Mahasiswa, Wartawan, dan Swasta Tanam 5.000 Pohon di Bogor

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Bogor, ReportaseNews – Upaya pelestarian lingkungan terus digencarkan melalui berbagai kegiatan kolaboratif. Salah satunya diwujudkan lewat Aksi Tanam 5.000 Pohon 2026 yang digelar Organisasi Mahasiswa Pecinta Alam (OMPA) TAPAL bersama PWI DKI Jakarta dan PT Prima Mustika Candra (PMC) di kawasan Wrung Lowa Ciapus, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (20/6/2026). ‎Mengusung tema “Hijau Kujaga – […]

  • Patroli Brimob Polda Metro Jaya menggagalkan rencana tawuran di Cikarang Utara. Dua remaja diamankan bersama tujuh senjata tajam dan dua sepeda motor. (Ist)

    Patroli Brimob Gagalkan Tawuran di Cikarang, Dua Remaja Ditangkap

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Bekasi, ReportaseNews — Patroli Tim Patra Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya berhasil mencegah aksi tawuran remaja di wilayah Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Sabtu (4/4/2026) dini hari. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan dua orang yang diduga hendak terlibat bentrokan, berikut dua sepeda motor dan tujuh senjata tajam. ‎Kegiatan patroli dilakukan secara rayonisasi dengan […]

  • Pemilik Hanania Travel, Ahmad Syah Farhan (ASF), dilaporkan sejumlah calon jemaah umrah dan haji ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penipuan perjalanan ibadah. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Bos Hanania Group Ditahan, Rp12 Miliar Dana Umrah Diduga Digelapkan

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menahan Direktur Utama PT Khazanah Tamma Internasional (Hanania Group) berinisial ASF terkait dugaan penipuan dan penggelapan dana perjalanan ibadah umrah. Kerugian dalam kasus tersebut ditaksir mencapai Rp12,14 miliar dan menimpa ratusan calon jamaah. ‎Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan […]

expand_less