Breaking News
Trending Tags

Betrand Peto Dilaporkan, Polisi Dalami Dugaan Kekerasan Seksual

  • calendar_month 55 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Polda Metro Jaya menerima laporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang menyeret anak asuh Ruben Onsu, Betrand Peto. Laporan tersebut diterima polisi pada Sabtu, 12 September 2026, dan kini masih dalam tahap pendalaman oleh penyidik.

Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Polda Metro Jaya, AKBP Ongkoseno Gradiarso Sukahar, membenarkan adanya laporan tersebut. Dalam laporan, Betrand Peto yang memiliki nama inisial ATT tercatat sebagai pihak terlapor, sedangkan pelapor sekaligus korban berinisial AW.

“Polda Metro Jaya telah menerima laporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual pada hari Sabtu tanggal 12 September 2026,” kata Ongkoseno, Senin (14/9/2026).

Setelah laporan diterima, penyidik melakukan serangkaian administrasi penyelidikan dan akan meminta keterangan dari pelapor serta sejumlah saksi. Polisi juga akan melakukan pemeriksaan visum sebagai bagian dari proses penanganan laporan.

Ongkoseno mengatakan peristiwa yang dilaporkan disebut terjadi di sekitar kawasan SCBD, Jakarta Selatan. Namun, polisi belum membeberkan kronologi lengkap karena penyidik masih melakukan pendalaman.

“Kalau untuk lokasi itu di sekitar SCBD. Kronologis, itu nanti masih akan didalami oleh tim penyidik,” ujarnya.

Di tengah proses hukum tersebut, Ruben Onsu juga memberikan pernyataan melalui akun Instagram pribadinya. Ruben menyampaikan permohonan maaf terkait pemberitaan mengenai dugaan pelecehan seksual yang melibatkan anak asuhnya.

Ruben menyatakan dirinya masih akan mendengarkan penjelasan dari teman anak asuhnya yang berada di lokasi kejadian. Ia meminta masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum informasi mengenai peristiwa tersebut diketahui secara lengkap.

Ruben juga menyatakan pihaknya akan bersikap kooperatif terhadap proses hukum yang berjalan, termasuk memberikan keterangan dan memenuhi hal-hal yang diperlukan penyidik.

Ia menegaskan tidak akan menutup-nutupi fakta yang sebenarnya dan akan mengikuti proses hukum berdasarkan bukti yang ditemukan.

Hingga kini, laporan tersebut masih dalam penanganan Polda Metro Jaya. Status dugaan tindak pidana yang dilaporkan juga masih harus dibuktikan melalui tahapan penyelidikan dan penyidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

 

(RN-07) 

 

  • Penulis: Tama

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • Polisi menangkap pelaku pembacokan pegawai toko roti di Cengkareng, Jakarta Barat. Korban tewas akibat luka bacok di dada kiri. (Foto: ReportaseNews/HO-Humas Polda Metro Jaya)

    Akibat Senggolan Kendaraan di Jalan, Pegawai Toko Roti Dibacok Hingga Tewas di Cengkareng

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Aparat dari Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Barat berhasil menangkap pelaku pembacokan yang menewaskan seorang pegawai toko roti di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat. ‎Terduga pelaku berinisial RS diamankan pada Senin (4/5/2026) malam oleh tim Subdit Jatanras Ditreskrimum setelah dilakukan penyelidikan intensif. ‎Peristiwa berdarah itu terjadi di Jalan Pedongkelan Belakang, Kelurahan […]

  • Selain Mengapresiasi, Warga Madina Desak Polda Sumut Tertibkan Puluhan Titik Tambang Lainnya

    Selain Mengapresiasi, Warga Madina Desak Polda Sumut Tertibkan Puluhan Titik Tambang Lainnya

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, Reportase News – Langkah tegas Kepolisian Daerah Sumatra Utara (Polda Sumut) yang mengamankan 12 unit ekskavator di lokasi pertambangan emas tanpa izin (PETI) di perbatasan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan Tapanuli Selatan (Tapsel) pada Senin (2/3/2026), mendapat apresiasi dari masyarakat. Namun,masyarakat berharap tindakan penertiban itu menjadi pintu masuk untuk membersihkan ratusan alat berat lainnya […]

  • Polda Metro Jaya membongkar gudang penyimpanan narkoba di Tangerang dan menyita 5.205 butir ekstasi serta 49,1 gram bubuk ekstasi. Satu tersangka berinisial R ditangkap. (Foto: ReportaseNews/HO-Ditresnarkoba Polda Metro Jaya)

    Gudang Ekstasi di Tangerang Digerebek, 5.205 Butir Pil Setan Disita

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Polda Metro Jaya membongkar jaringan peredaran narkotika dengan menggerebek sebuah gudang yang dijadikan tempat penyimpanan ribuan pil ekstasi di wilayah Tangerang, Banten. Dalam operasi tersebut, polisi menangkap seorang pria berinisial R dan menyita total 5.205 butir ekstasi serta 49,1 gram bubuk ekstasi. ‎Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas […]

  • Kabut dan embun menurunkan jarak pandang di Tol Palembang–Indralaya. Akses Gerbang Tol Palembang sempat diberlakukan buka-tutup selama 1,5 jam. (Don)

    Kabut Pagi, Tol Palembang–Indralaya Sempat Buka-Tutup

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Don
    • 0Komentar

    Palembang, ReportaseNews — Kabut dan embun pada Minggu (6/9/2026) pagi sempat mengganggu jarak pandang pengguna jalan di ruas Tol Palembang–Indralaya, Sumatera Selatan. Kondisi tersebut membuat pengelola tol menerapkan sistem buka-tutup akses sebagai langkah antisipasi kecelakaan. Hutama Karya selaku pengelola jalan tol memberlakukan sistem buka-tutup di akses Gerbang Tol Palembang sekitar pukul 05.45 hingga 07.15 WIB. […]

  • Syahril Harahap Desak BPN Bogor 1 Selesaikan SHM 15 Bojong Koneng yang Hilang

    Syahril Harahap Desak BPN Bogor 1 Selesaikan SHM 15 Bojong Koneng yang Hilang

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Bogor, ReportaseNews – Ketua Koperasi Merah Putih Cakung Timur Muhammad Syahril Harahap mencurigai adanya oknum di Kantor BPN Bogor 1 yang sengaja menghilangkan arsip tanah M. Enoh seluas 3,5 hektare meski sertifikat asli ada dan tercatat resmi di sistem Komputerisasi Kantor Pertanahan (KKP). Syahril mencurigai adanya dugaan permainan oknum di internal Kantor BPN Bogor 1 […]

  • Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    39 Saksi Diperiksa, 12 Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Masih Dirawat di RS

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Polda Metro Jaya terus mendalami penyebab kecelakaan kereta api di wilayah Bekasi Timur. Hingga Kamis (7/5/2026), penyidik telah memeriksa 39 saksi dari berbagai pihak untuk mengungkap rangkaian peristiwa kecelakaan tersebut. ‎Selain proses penyelidikan yang masih berjalan, aparat juga memastikan penanganan terhadap korban tetap dilakukan. Saat ini, sebanyak 12 korban masih menjalani perawatan […]

expand_less