Breaking News
Trending Tags

Selain Mengapresiasi, Warga Madina Desak Polda Sumut Tertibkan Puluhan Titik Tambang Lainnya

  • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Madina, Reportase News – Langkah tegas Kepolisian Daerah Sumatra Utara (Polda Sumut) yang mengamankan 12 unit ekskavator di lokasi pertambangan emas tanpa izin (PETI) di perbatasan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan Tapanuli Selatan (Tapsel) pada Senin (2/3/2026), mendapat apresiasi dari masyarakat.

Namun,masyarakat berharap tindakan penertiban itu menjadi pintu masuk untuk membersihkan ratusan alat berat lainnya yang masih beroperasi bebas di berbagai wilayah Madina.

Ketua Ikatan Pemuda Mandailing, Tan Gozali Nasution, menyatakan dukungannya terhadap upaya kepolisian. Meski demikian, dia menekankan bahwa penegakan hukum tidak boleh berhenti pada 12 unit alat berat saja, mengingat sebaran tambang ilegal di Madina masih luas dan masif.

Menurut dia, publik menantikan konsistensi Polri dalam menindak seluruh pelaku tanpa tebang pilih, terutama terhadap lokasi yang diduga kuat memiliki “payung” dari oknum instansi lain.

“Semua ini dipayungi oknum dari instansi lain. Kami ingin semua ini ditindak, demi menjaga kelestarian lingkungan di tengah kondisi kita yang rentan terhadap bencana alam,” ungkap Tan Gozali lewat pernyataan tertulis, Selasa (3/3/2026).

Berdasarkan data yang dihimpun, Tan memaparkan titik-titik pertambangan ilegal dengan alat berat masih menjamur di beberapa kecamatan. Dia merinci setidaknya ada 40 unit ekskavator di Muara Batang Gadis, 30 unit di Linggabayu 40 unit di Batangnatal, 10 unit di Rantobaek, serta sekitar 20 unit di wilayah Kotanopan yang beroperasi secara terbuka.

Tan mengungkapkan adanya dugaan keterlibatan oknum dari instansi lain dalam mengamankan jalannya aktivitas ilegal tersebut melalui sistem setoran.

Dia menyebutkan di wilayah Linggabayu dan Rantobaek, koordinasi dilakukan langsung kepada pihak-pihak yang memiliki wilayah hukum di sana agar operasional tetap berjalan lancar.

“Di Linggabayu 30-an dan Rantobaek 10-an itu langsung setor ke orang kantor yang punya wilayah hukum. Nah, ini harusnya jadi perhatian jika memang serius menindak tambang beko ini. Kemudian di Kotanopan itu sangat-sangat jelas terlihat, ada 20-an beko yang beroperasi, setorannya itu termasuk ke orang mereka juga si BP,” tambahnya lagi.

Selain ancaman kerusakan lingkungan yang memicu bencana alam, maraknya aktivitas tambang ini juga disinyalir berdampak pada tingginya angka peredaran narkoba di wilayah tersebut.

Tan Gozali berharap Polda Sumut melakukan pembersihan total, karena keberadaan PETI dengan alat berat tidak memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi kesejahteraan warga luas, melainkan justru merusak tatanan sosial dan lingkungan hidup masyarakat Madina secara permanen.(RN-01/03) 

  • Penulis: RN-03

Reportase Pilihan

  • 6,8 Kg Ganja Disembunyikan di Lapas II-B Padangsidimpuan, Empat Tersangka Ditangkap

    6,8 Kg Ganja Disembunyikan di Lapas II-B Padangsidimpuan, Empat Tersangka Ditangkap

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan, ReportaseNews – Tim gabungan Polres Padangsidimpuan, Kodim 0212/Tapanuli Selatan, Pemerintah Kota Padangsidimpuan, dan petugas Lapas menyita 6,8 kilogram ganja siap edar yang disembunyikan di ruang instalasi listrik Lapas Kelas II-B Padangsidimpuan. Operasi senyap di area maximum security pada Jumat (29/5/2026) malam ini disertai penangkapan empat tersangka. Pengungkapan kasus itu dipaparkan dalam konferensi pers di […]

  • Dinilai Berprestasi, Dirlantas Polda Sumut Dipromosikan Jadi Dirlantas PMJ

    Dinilai Berprestasi, Dirlantas Polda Sumut Dipromosikan Jadi Dirlantas PMJ

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Medan, ReportaseNews – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mempromosikan Kombes Pol. Firman Darmansyah untuk mengemban amanah baru sebagai Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya (PMJ). Penunjukan itu menandai langkah Mabes Polri untuk memperkuat pengamanan lalu lintas di Ibu Kota dengan menarik pimpinan berprestasi dari jajaran Polda Sumatera Utara (Sumut). Keputusan tersebut tertuang dalam Surat […]

  • PBHI Sebut Militerisasi Ruang Sipil Mulai Hidupkan Rezim Otoritarian

    PBHI Sebut Militerisasi Ruang Sipil Mulai Hidupkan Rezim Otoritarian

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) mengecam keras meluasnya praktik militerisasi ruang sipil oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang dinilai mulai menghidupkan kembali pola-pola intimidasi khas rezim otoritarian. PBHI melihat fenomena pengawasan terhadap warga sipil yang kritis, intimidasi ekspresi publik, hingga pengerahan batalyon tempur Kodam Jaya untuk mengatasi begal […]

  • Kapolres Sumba Timur Datangi Rumah Korban Tertabrak Mobil Polisi

    Kapolres Sumba Timur Datangi Rumah Korban Tertabrak Mobil Polisi

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Kupang, ReportaseNews – Kapolres Sumba Timur, AKBP. Gede Harimbawa Senin (25/5) menyambangi rumah para korban yang mengalami cedera akibat tertabrak mobil patroli polisi yang dikendarai Kapolsek Kota Waingapu  Iptu Rauta Ubini Kuri. “Iya, hari ini saya, wakapolres, kasat lantas dan Kapolsek (Kota Waingapu) kembali menjenguk para korban di rumah masing-masing yang mengalami cedera pasca insiden […]

  • Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Viral WNA Jepang Pamer Eksploitasi Anak di Medsos, Polisi Buru Pelaku

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Polda Metro Jaya menyelidiki dugaan praktik prostitusi anak di wilayah DKI Jakarta setelah beredarnya unggahan warga negara asing (WNA) asal Jepang di media sosial X yang mengaku menyewa perempuan di bawah umur. ‎Penyelidikan kini dilakukan Direktorat Siber bersama Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) Polda Metro Jaya. Polisi […]

  • Polda Sumsel bongkar ladang ganja 20 hektar di Empat Lawang dan sita 220 kg ganja. Bandar utama ditangkap, jaringan lintas wilayah diburu. (Foto: ReportaseNews/HO-Humas Polri)

    Terbongkar! Ladang Ganja 20 Hektar di Empat Lawang, 220 Kg Siap Edar Disita

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    EMPAT LAWANG, ReportaseNews — Aparat dari Polda Sumatera Selatan bersama Polres Empat Lawang mengungkap peredaran narkotika skala besar dengan membongkar ladang ganja seluas 20 hektar di Desa Batu Jungul, Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang, Jumat (24/4/2026). ‎Dalam operasi tersebut, polisi menyita 220 kilogram ganja kering siap edar yang diduga akan didistribusikan ke sejumlah wilayah, […]

expand_less