Breaking News
Trending Tags

Industri Minuman Kemasan Hadapi Tantangan Struktur Ekonomi, ASRIM Dorong Kebijakan Adaptif

  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, masih menunjukkan resiliensi sebagai salah satu tulang punggung manufaktur sekaligus penopang utama konsumsi domestik di tengah tekanan ekonomi global, pelemahan nilai tukar rupiah, serta ketidakpastian geopolitik dunia.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dicatat Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia menunjukkan, ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen secara tahunan pada triwulan I-2026.

Sektor industri pengolahan masih menjadi kontributor terbesar terhadap PDB nasional dengan porsi 19,07 persen. Subsektor makanan dan minuman menyumbang sekitar 7,31 persen.

Meskipun menunjukkan ketahanan secara makro, kualitas pertumbuhan industri di lapangan masih menghadapi tantangan riil.

Peneliti Senior CORE Indonesia, Muhammad Ishak Razak, menjelaskan dinamika pasar saat ini memerlukan perhatian khusus terkait daya beli masyarakat.

Menurut dia, momentum Ramadan, Lebaran, mobilitas masyarakat, serta konsumsi domestik masih menjadi penggerak utama permintaan industri minuman ringan.

Namun, pertumbuhan tersebut masih dibayangi sejumlah tantangan struktural, antara lain pelemahan rupiah yang sempat menembus Rp17.900 per dolar AS, kenaikan biaya produksi, tekanan inflasi, serta lemahnya daya beli masyarakat yang menjadi tantangan nyata bagi pelaku industri.

Situasi itu memicu perhatian pihak asosiasi, karena menunjukkan kondisi industri yang belum sepenuhnya pulih ke tingkat yang ideal.

Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Minuman Dalam Kemasan (ASRIM) Triyono Prijosoesilo mengungkapkan kekhawatirannya mengenai angka pertumbuhan yang belum mencapai target optimal.

“ASRIM menilai bahwa meskipun industri makanan dan minuman masih mencatat pertumbuhan positif sepanjang 2025 sebesar 6,38 persen, pertumbuhan tersebut masih berada di bawah level pra-pandemi yang sebelumnya dapat mencapai kisaran 7-9 persen. Sejumlah ekonom juga menilai pertumbuhan ekonomi pada triwulan I-2026 masih banyak ditopang oleh belanja pemerintah dan faktor musiman Ramadan-Lebaran. Sementara pemulihan daya beli masyarakat belum sepenuhnya kuat,” ujar Triyono Prijosoesilo, Kamis (4/6/2026).

Tantangan operasional para pelaku usaha kian diperparah oleh kenaikan biaya produksi akibat tingginya ketergantungan pada impor bahan baku maupun kemasan di tengah fluktuasi kurs.

Berdasarkan data inflasi per April 2026, kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami inflasi sebesar 3,06 persen secara tahunan, angka yang berada di atas tingkat inflasi umum nasional sebesar 2,42 persen.

Merespons kondisi tersebut, pemerintah melalui Kementerian Perindustrian menegaskan komitmennya untuk terus menjaga iklim usaha manufaktur tetap kondusif melalui langkah-langkah strategis.

Perwakilan Kementerian Perindustrian, Merrijantij Punguan Pintaria, menyampaikan bentuk dukungan ekosistem industri dari pihak regulator.

“Sektor industri pengolahan berkontribusi sekitar 19% terhadap PDB nasional pada Triwulan 1-2026, dengan industri makanan-minuman sebagai subsektor utama penopang pertumbuhan manufaktur nasional. Kami memahami bahwa tekanan ekonomi global juga memberikan tantangan kepada industri makanan dan minuman untuk terus tumbuh. Untuk itu, pemerintah terus berkomitmen mendorong penguatan struktur industri, pengembangan hilirisasi, serta peningkatan daya siang sektor mamin. Kami juga akan terus memperkuat sinergi bersama pelaku usaha dalam menjaga keberlanjutan industri dan penciptaan lapangan kerja di tengah dinamika ekonomi global,” kata Merrijantij Punguan Pintaria.

Menanggapi langkah pemerintah tersebut, ASRIM mengapresiasi upaya penguatan sektor domestik dan berharap implementasi kebijakan ke depan dapat berjalan secara adaptif tanpa memberikan beban tambahan yang memberatkan pelaku usaha.

Langkah itu dinilai penting agar industri tetap mampu mempertahankan investasi dan penyerapan tenaga kerja.

Triyono Prijosoesilo menekankan pentingnya kolaborasi jangka panjang demi menjaga resiliensi industri minuman kemasan di Indonesia.

“Industri minuman kemasan melihat peluang pertumbuhan tetap terbuka, namun membutuhkan penguatan berkelanjutan agar lebih resilient ke depan. Kami mendorong kebijakan yang adaptif dan konsisten, termasuk penguatan bahan baku domestik, kepastian regulasi, serta keseimbangan antara daya beli masyarakat dan keberlanjutan usaha,” katanya.

Dia mengatakan ASRIM mengedepankan dialog konstruktif bersama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk mengevaluasi berbagai kebijakan industri, termasuk cukai dan bea masuk, demi menjaga stabilitas industri, keberlanjutan investasi, dan perlindungan tenaga kerja nasional. (RN-03) 

  • Penulis: RN-03

Reportase Pilihan

  • Veda Ega Pratama, Dari Pasar Sapi untuk Dunia

    Veda Ega Pratama, Dari Pasar Sapi untuk Dunia

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Admin Situs
    • 0Komentar

    Jakarta, Reportasenews – Dari tanah tandus Gunung Kidul, lahir seorang anak yang tak sekadar bermimpi, tapi mewujudkan mimpi jutaan rakyat Indonesia. Namanya Veda Ega Pratama. Di usia belia, Veda menyalakan asa dari lintasan parkiran Pasar Sapi Wonosari, bukan dari sirkuit mewah, tapi dari debu dan semangat. Ia ditempa oleh sang ayah, Sudarmono, mantan pembalap nasional. […]

  • Polsek Pandan Amankan Empat Remaja yang Menghirup Lem di Kafe

    Polsek Pandan Amankan Empat Remaja yang Menghirup Lem di Kafe

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapteng, ReportaseNews – Personel Polsek Pandan, Polres Tapanuli Tengah (Tapteng), mengamankan empat remaja laki-laki yang kedapatan menghirup lem di sebuah kafe di Jalan Dangol Lumbantobing, Kelurahan Pandan, Senin (4/5/2026) sore. Penangkapan ini merespon pengaduan warga yang resah dengan aktivitas tersebut. Kapolres Tapteng AKBP Muhammad Alan Haikel melalui Kapolsek Pandan Iptu Zul Efendi menjelaskan, setiba di […]

  • Sony Sanjaya Klaim Kantongi 26 Nama, Pejabat dan Politikus Kompak Bantah

    Sony Sanjaya Klaim Kantongi 26 Nama, Pejabat dan Politikus Kompak Bantah

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Polemik kasus korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) semakin memanas setelah mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya, mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC). ‎Langkah tersebut membuka babak baru dalam penyidikan perkara yang tengah ditangani aparat penegak hukum. Melalui kuasa hukumnya, Sony disebut telah mengungkap puluhan nama yang […]

  • Kesaksian Petugas SPBU di Madina Terkait Kebakaran Mobil Tangki Siluman Saat Isi BBM

    Kesaksian Petugas SPBU di Madina Terkait Kebakaran Mobil Tangki Siluman Saat Isi BBM

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Saba Purba, Irsan Batubara, mengungkap detik-detik menegangkan saat mobil yang diduga menggunakan tangki modifikasi mendadak meledak dan terbakar di area SPBU. Insiden itu terjadi cepat ketika nosel BBM masih menyalurkan bahan bakar senilai tiga ratus ribu rupiah ke dalam tangki kendaraan. Sementara mesin mobil tersebut […]

  • Penerbangan Jakarta-Palembang di Bandara SMB II kembali berangsur normal setelah terdampak erupsi Anak Gunung Krakatau. Sebanyak 64 penerbangan sebelumnya dibatalkan dan berdampak pada 10.624 calon penumpang. (Don)

    Penerbangan Jakarta-Palembang Kembali Normal

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Don
    • 0Komentar

    Palembang, ReportaseNews — Operasional penerbangan dari dan menuju Jakarta di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II) Palembang, Sumatera Selatan, mulai kembali normal pada Selasa (8/9/2026). Kondisi ini terjadi setelah sebelumnya penerbangan terdampak aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau yang menyebabkan penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta. General Manager Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Ahmad Syaugi […]

  • Pantau Arus Mudik Tengah Malam, Kapolda Banten Sebut Kondisi Masih Lancar

    Pantau Arus Mudik Tengah Malam, Kapolda Banten Sebut Kondisi Masih Lancar

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Cilegon, ReportaseNews – Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, didampingi Wakapolda Banten Brigjen Pol. Hendra Wirawan, meninjau kondisi arus mudik Lebaran 2026 di sejumlah pelabuhan utama di Provinsi Banten, Senin (16/3/2026) malam. Hasilnya, hingga pukul 22.10 WIB, pergerakan kendaraan pemudik di tiga pelabuhan yang beroperasi terpantau landai dan tidak terjadi kepadatan yang signifikan. Irjen Pol. Hengki […]

expand_less