Breaking News
Trending Tags

Komjen Fadil Imran Genjot Layanan 110, Respons Cepat Jadi Prioritas

  • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sorong, ReportaseNews – Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops Kapolri), Komjen Pol. M. Fadil Imran, menekankan pentingnya transformasi sistem pelayanan kepolisian melalui penguatan Layanan Polisi 110 dan Command Center. Menurutnya, ukuran utama pelayanan Polri bukan sekadar banyaknya panggilan yang dijawab, melainkan seberapa cepat petugas hadir dan mampu menyelesaikan persoalan masyarakat.

‎Pesan tersebut disampaikan Fadil saat melakukan kunjungan kerja ke Polresta Sorong Kota, Papua Barat Daya, Kamis (16/7/2026). Dalam kunjungan itu, ia mengevaluasi secara langsung mekanisme operasional Layanan Polisi 110, Command Center, hingga koordinasi antara operator, SPKT, Samapta, dan personel yang bertugas di lapangan.

‎Data Posko Command Center 110 Mabes Polri menunjukkan, sepanjang Januari hingga Juni 2026, Polresta Sorong Kota menerima 3.392 panggilan melalui Layanan Polisi 110. Sebanyak 2.672 panggilan berhasil dijawab dengan tingkat success call rate mencapai 88,18 persen. Angka tersebut meningkat dibandingkan capaian tahun 2025 sebesar 80,37 persen dan menempatkan Polresta Sorong Kota di peringkat kedua jajaran Polda Papua Barat Daya.

‎Meski demikian, Fadil menegaskan bahwa peningkatan angka keberhasilan menjawab panggilan belum cukup menjadi tolok ukur kualitas pelayanan.

‎”Telepon terjawab adalah awal dari pelayanan, bukan akhir. Yang harus kita pastikan adalah setelah masyarakat menyampaikan masalahnya, siapa yang bergerak, berapa lama polisi sampai, dan apakah persoalan masyarakat benar-benar tertangani,” ujar Fadil.

‎Ia menilai paradigma pelayanan kepolisian harus bergeser dari sekadar menerima laporan menjadi memastikan setiap pengaduan memperoleh tindak lanjut hingga masyarakat benar-benar mendapatkan bantuan.

‎Menurut Fadil, setiap laporan yang masuk melalui Layanan Polisi 110 harus melewati proses yang terintegrasi, mulai dari penerimaan laporan, verifikasi, penerusan kepada personel terdekat, penanganan di lapangan, hingga pemantauan hasil penyelesaian kasus.

‎”Jangan hanya bertanya berapa telepon yang kita jawab. Mulai bertanya, berapa masyarakat yang benar-benar kita bantu. Itu ukuran pelayanan yang jauh lebih penting,” katanya.

‎Untuk meningkatkan kualitas pelayanan, Astamaops Kapolri meminta seluruh jajaran mulai mengukur waktu respons secara bertahap, mulai dari laporan diterima, penugasan personel, hingga kedatangan anggota di lokasi. Langkah tersebut dinilai penting sebagai bahan evaluasi untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat.

‎Selain itu, Fadil juga mengingatkan agar seluruh fungsi kepolisian bekerja dalam satu sistem yang saling terhubung. Menurutnya, masyarakat tidak seharusnya dibebani dengan pembagian tugas internal di tubuh Polri.

‎”Masyarakat tidak perlu memikirkan ini urusan fungsi yang mana. Bagi masyarakat sederhana: saya membutuhkan polisi. Tugas kitalah memastikan kebutuhan itu diteruskan kepada personel yang paling tepat dan paling cepat,” tegasnya.

‎Ia menjelaskan, Layanan Polisi 110, SPKT, Samapta, patroli, lalu lintas, hingga fungsi reserse harus terintegrasi sehingga setiap informasi yang diterima dapat segera diubah menjadi keputusan operasional dan tindakan nyata di lapangan.

‎Dalam arahannya, Fadil juga menekankan bahwa konsep Command Center tidak boleh hanya dipahami sebagai ruangan yang dipenuhi perangkat teknologi modern. Menurutnya, fungsi utama Command Center adalah menjadi pusat pengambilan keputusan yang mampu menerima informasi, menganalisis situasi, menggerakkan personel, serta memastikan setiap laporan masyarakat ditangani secara efektif.

‎”Command Center jangan selalu dibayangkan sebagai ruangan besar dengan banyak layar atau teknologi yang mahal. Semua itu adalah alat. Hakikat Command Center adalah bagaimana kita menerima informasi, memahami masalah, mengambil keputusan, menggerakkan anggota, dan memastikan masalah masyarakat ditangani,” jelasnya.

‎Karena itu, ia meminta jajaran kepolisian tidak menunggu fasilitas lengkap untuk membangun sistem pelayanan yang efektif. Selama tersedia operator yang siaga, Layanan Polisi 110 yang aktif, jaringan komunikasi yang terhubung, serta pimpinan yang mampu mengambil keputusan dengan cepat, Command Center dinilai sudah dapat berfungsi secara optimal.

‎Di sisi lain, Fadil juga mendorong pemanfaatan data gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sebagai dasar penyusunan strategi pencegahan kejahatan.

‎Berdasarkan data DORS Polri, wilayah hukum Polresta Sorong Kota mencatat 2.429 kasus kriminal sepanjang 2025. Sementara pada periode Januari hingga Juni 2026 telah tercatat 1.503 kasus. Pencurian kendaraan bermotor (curanmor) masih menjadi tindak pidana yang paling dominan, yakni sebanyak 613 kasus pada 2025 dan 363 kasus selama enam bulan pertama 2026.

‎Menurut Fadil, data tersebut harus dimanfaatkan untuk memetakan lokasi dan waktu rawan kejahatan sehingga patroli dapat dilakukan secara lebih efektif dan tepat sasaran.

‎”Data harus bisa menjawab: kejahatan paling sering terjadi di mana, jam berapa paling rawan, bagaimana pola kejadiannya, dan patroli mana yang paling dekat. Dari situ kita bisa menggerakkan anggota dengan lebih tepat,” ujarnya.

‎Melalui pendekatan berbasis data, ia berharap pola kerja kepolisian semakin berorientasi pada upaya pencegahan sehingga kehadiran personel dapat difokuskan di titik dan waktu yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

‎Menutup arahannya, Fadil menegaskan bahwa seluruh transformasi tersebut bertujuan menghadirkan pelayanan kepolisian yang cepat, humanis, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

‎”Pada akhirnya, masyarakat tidak menilai seberapa canggih teknologi yang kita miliki ataupun seberapa besar layar yang ada di Command Center. Masyarakat menilai apakah ketika membutuhkan pertolongan, polisi dapat hadir dengan cepat dan membantu menyelesaikan masalahnya,” pungkasnya.

‎(RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan Polri menyiapkan pengamanan Muktamar Muhammadiyah agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar, dan sukses. (Dok. Humas Polri)

    Kapolri Pastikan Polri Kawal Ketat Muktamar Muhammadiyah

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Polri memastikan pengamanan Muktamar Muhammadiyah disiapkan agar seluruh rangkaian agenda organisasi tersebut berlangsung aman dan lancar. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan pengecekan terhadap kesiapan pengamanan akan dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan tertib. Hal itu disampaikan Sigit seusai memberikan Kuliah Umum pada Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Muhammadiyah […]

  • Berantas Praktik Haji Ilegal, Kemenhaj dan Polri Bentuk Satgas

    Berantas Praktik Haji Ilegal, Kemenhaj dan Polri Bentuk Satgas

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menggandeng Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk memperketat pengawasan dan menekan praktik haji nonprosedural demi melindungi masyarakat. Langkah ini sebagai respons atas maraknya praktik haji ilegal yang kerap merugikan calon jamaah di Tanah Air. Upaya tersebut dimatangkan melalui rapat koordinasi lintas kementerian dan lembaga yang berlangsung di […]

  • Perkuat Penyerapan Alumni, LPDP Jajaki Kerjasama dengan Danantara

    Perkuat Penyerapan Alumni, LPDP Jajaki Kerjasama dengan Danantara

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menjajaki peluang kerja sama dengan BPI Danantara guna memperkuat ekosistem talenta nasional. Kolaborasi ini bertujuan mengoptimalkan penyerapan para alumni penerima beasiswa agar dapat berkontribusi langsung di sektor-sektor industri prioritas. Direktur LPDP Sudarto menyatakan pihaknya sedang melakukan diskusi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Danantara dan sektor perbankan. […]

  • Kapolres Langkat Ingatkan Pelajar SMAN 1 Stabat Bijak Bermedsos

    Kapolres Langkat Ingatkan Pelajar SMAN 1 Stabat Bijak Bermedsos

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Langkat, ReportaseNews – Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo mengingatkan para pelajar SMAN 1 Stabat mengenai ancaman disrupsi informasi dan fenomena post-truth yang kini menyasar generasi muda melalui platform digital. Kapolres menyampaikan hal itu saat bertindak sebagai pembina upacara bendera dalam agenda pembinaan serempak yang digelar Polres Langkat di berbagai sekolah di wilayah Sumatra Utara […]

  • Polda Metro Jaya mengamankan dua pria saat diduga melakukan transaksi tembakau sintetis di Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Polisi menyita 102,63 gram barang bukti. (Foto: Ditresnarkoba Polda Metro Jaya)

    2 Pria Diamankan Saat Transaksi Tembakau Sintetis di Jaksel

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengamankan dua pria berinisial YD (26) dan EK (36) yang diduga terlibat transaksi narkotika jenis tembakau sintetis di Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Dalam penindakan tersebut, polisi menyita tembakau sintetis dengan berat bruto 102,63 gram. Kedua pria itu diamankan pada Kamis, 17 September 2026 sekitar […]

  • IKA FK Unsri Desak Audit RSUD KH Daud Arif Atas Wafatnya dr. Myta

    IKA FK Unsri Desak Audit RSUD KH Daud Arif Atas Wafatnya dr. Myta

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jambi, ReportaseNews – Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (IKA FK Unsri) mendesak Kementerian Kesehatan RI untuk mengaudit RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, menyusul wafatnya dr. Myta Aprilia Azmy yang diduga akibat eksploitasi beban kerja. Fokus utama organisasi alumni kini tertuju pada kegagalan sistem perlindungan tenaga medis muda di […]

expand_less