Breaking News
Trending Tags

Dugaan Penipuan Umrah, Bos Hanania Travel Dikepung Korban di Polda Metro Jaya

  • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Pemilik Hanania Travel, Ahmad Syah Farhan (ASF), dilaporkan sejumlah calon jemaah umrah dan haji ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penipuan perjalanan ibadah.

‎Puluhan korban terlihat mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya pada Kamis (28/5/2026) sore. Mereka keluar dari gedung SPKT sambil membawa laporan polisi (LP) yang telah dibuat.

‎Dari pantauan ReportaseNews, puluhan korban ini sudah mendatangi SPKT Polda Metro Jaya sejak Kamis pukul 14.00 WIB siang.

‎Sekitar pukul 19.39 WIB, Ahmad Syah Farhan terlihat keluar dari area SPKT dengan pengawalan polisi. Kehadirannya langsung menjadi perhatian para korban yang ikut mengiringi langkahnya keluar dari gedung.

‎Farhan kemudian meninggalkan lokasi dengan dibonceng sepeda motor petugas kepolisian sambil diteriaki para korban yang kecewa atas dugaan persoalan pemberangkatan umrah tersebut.

‎Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto membenarkan adanya laporan polisi terkait dugaan penipuan yang menyeret pihak Hanania Travel.

‎“Benar, Polda Metro Jaya telah menerima laporan terkait dugaan penipuan perjalanan umrah yang diduga melibatkan pihak Hanania Travel pada tanggal 28 Mei 2026,” ujar Budi saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (28/5/2026).

‎Menurut Budi, salah satu korban berinisial NN mengaku telah menyetorkan uang untuk biaya keberangkatan umrah. Namun, hingga jadwal yang dijanjikan, korban disebut tidak kunjung diberangkatkan.

‎“Pelapor NN merasa dirugikan oleh terlapor ASF karena pelapor merasa telah membayar sejumlah uang untuk keperluan keberangkatan umrah. Namun pada tanggal keberangkatan yang dijanjikan, pelapor tidak dapat berangkat,” kata dia.

‎Saat ini, Ahmad Syah Farhan dilaporkan atas dugaan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 492, Pasal 486, dan/atau Pasal 607 KUHP.

‎Salah satu korban sekaligus perwakilan jemaah, Joko, mengatakan para calon jemaah mulai curiga lantaran proses keberangkatan dinilai tidak jelas meski pembayaran telah dilunasi.

‎“Ya, kita bikin laporan, LP, ke Saudara Ahmad Syah Farhan ya, selaku Direktur Utama PT Hanania. Karena memang kita jemaah merasa ada yang janggal atas proses pemberangkatan umrah yang memang harusnya sudah terjadi,” ujar Joko kepada wartawan.

‎Ia mengungkapkan, sebelum membuat laporan polisi, sempat dilakukan mediasi di kantor Hanania Travel di kawasan Kota Kasablanka, Jakarta Selatan. Namun, para jemaah akhirnya sepakat membawa persoalan tersebut ke ranah hukum.

‎“Karena rata-rata teman-teman sudah lunas, tapi prosesnya masih enggak jelas. Tadi ada mediasi memang di kantornya Hanania di Kokas. Atas kesepakatan jemaah, akhirnya kita bawa dia ke sini, diskusi, cari solusinya, kita buat LP,” tuturnya.

‎Joko mengaku mengalami kerugian hingga Rp60 juta akibat dugaan penipuan tersebut. Ia juga menyebut total dana pengembalian yang diminta para korban mencapai angka fantastis.

‎“Kalau saya Rp60 juta. Tapi sebenarnya tadi sempat ngobrol juga sama si Farhan, kira-kira dia harus refund berapa. Dia sampai tadi menyampaikan sampai Rp60 miliar yang dia harus kembalikan,” kata Joko.

‎Ia menambahkan, jumlah korban yang datang ke Polda Metro Jaya mencapai 127 orang dan disebut mewakili lebih dari 300 calon jemaah lainnya.

‎“Tadi ada 127 yang datang, tapi mewakili 300 sekian orang,” pungkasnya. (RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Amankan Pasokan, Polda Sumut Tugaskan Polisi Bersertifikat Jadi Supir Truk Tangki BBM

    Amankan Pasokan, Polda Sumut Tugaskan Polisi Bersertifikat Jadi Supir Truk Tangki BBM

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Medan, ReportaseNews – Polda Sumatera Utara (Sumut) mengerahkan sepuluh personel polisi terlatih untuk mengemudikan truk tangki Bahan Bakar Minyak (BBM) guna mengatasi krisis kelangkaan awak mobil tangki di provinsi ini. Pengerahan polisi ini diambil setelah rapat koordinasi lintas sector mengungkap adanya kekosongan posisi pengemudi yang menghambat suplai energi ke masyarakat. Kepala Biro Operasi Polda Sumut […]

  • Usut Kasus Febrie Adriansyah, Kejagung Minta Disupervisi KPK

    Usut Kasus Febrie Adriansyah, Kejagung Minta Disupervisi KPK

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kejaksaan Agung (Kejagung) membuka ruang bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyupervisi penanganan kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang yang menjerat mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Kejagung ingin menepis keraguan publik sekaligus menjamin independensi penyidikan mengingat perkara tersebut melibatkan mantan pejabat tinggi di internal Korps Adhyaksa itu. Selain melibatkan lembaga antirasuah, […]

  • Polsek Babat Toman mengungkap dua lokasi illegal refinery di Musi Banyuasin. Dua pekerja diamankan, sementara dua pemilik masuk DPO dan masih diburu polisi. (Ist)

    Polisi Gerebek Dua Illegal Refinery di Musi Banyuasin, 2 Pekerja Ditangkap dan Pemilik Diburu

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • account_circle Don
    • 0Komentar

    Musi Banyuasin, ReportaseNews – Aparat Polsek Babat Toman berhasil membongkar dua lokasi penyulingan minyak mentah tanpa izin (illegal refinery) yang masih beroperasi di Desa Ulak Paceh, Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Musi Banyuasin, Selasa (28/7/2026) malam. ‎Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan dua pekerja yang tengah menjalankan aktivitas penyulingan. Sementara itu, dua orang yang diduga sebagai pemilik […]

  • Bripda MS, tersangka penganiayaan terhadap siswa MTs hingga tewas di Tual, Maluku. (Foto: Ist)

    Kasus Siswa MTs di Tual Tewas, Bripda MS Jadi Tersangka

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Tual, ReportaseNews — Penyidik Polres Tual menetapkan anggota Brimob Kompi 1 Batalyon C Pelopor, Bripda MS, sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap siswa MTs Negeri Maluku Tenggara berinisial AT (14) yang berujung kematian. ‎Penetapan tersangka dilakukan setelah gelar perkara pada Jumat (20/2) malam. Usai statusnya dinaikkan, Bripda MS langsung ditahan di rumah tahanan Polres Tual. […]

  • Wali Kota San Miguel Amatitlan, Jose Angel Bravo Martinez, tewas ditembak di Oaxaca, Meksiko. Otoritas menyelidiki kasus yang menambah daftar kekerasan terhadap pejabat publik. (Foto: El-Pais)

    Wali Kota Meksiko Tewas Ditembak, Gelombang Kekerasan Politik Kian Mengkhawatirkan

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Wali Kota San Miguel Amatitlan, Jose Angel Bravo Martinez, dilaporkan tewas setelah menjadi korban penembakan di wilayah Mixteca, negara bagian Oaxaca, Meksiko. Insiden tersebut kini tengah diselidiki oleh otoritas setempat sebagai kasus kejahatan berdampak tinggi. ‎Kantor Kejaksaan Negara Bagian Oaxaca mengonfirmasi telah membuka penyelidikan resmi guna mengungkap pelaku dan motif di balik […]

  • Dudung Abdurachman mengecam aksi main hakim sendiri yang menewaskan terduga pencuri ayam di Tabanan, Bali. Ia meminta polisi mengusut tuntas kasus tersebut dan menegaskan Indonesia adalah negara hukum. (Foto: Antara)

    Dudung Kecam Aksi Massa Tewaskan Terduga Pencuri Ayam di Bali

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Peristiwa tewasnya seorang warga yang diduga melakukan pencurian ayam akibat menjadi sasaran amukan massa di Kabupaten Tabanan, Bali, menuai perhatian dari Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman. Ia menilai kejadian tersebut merupakan tragedi kemanusiaan yang tidak boleh kembali terulang di Indonesia. ‎Dudung menegaskan, tidak ada alasan yang dapat membenarkan tindakan menghilangkan nyawa […]

expand_less