Breaking News
Trending Tags

Komnas HAM Audit Kinerja Polri, Soroti Penangkapan Demonstran 27 Agustus

  • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews — Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan melakukan penilaian atau audit hak asasi manusia terhadap kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Penilaian tersebut akan menitikberatkan pada pemenuhan hak atas keadilan dalam setiap tahapan proses penegakan hukum.

Rencana itu dibahas Ketua Komnas HAM Anis Hidayah saat menemui Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (31/8/2026). Pertemuan berlangsung tertutup dan turut dihadiri Irwasum Polri Komjen Pol Wahyu Widada serta sejumlah pejabat Polri lainnya.

Anis mengatakan penilaian HAM terhadap Polri akan mencakup berbagai aspek dalam proses penyelidikan dan penyidikan. Komnas HAM ingin memastikan kewenangan kepolisian dalam penegakan hukum tetap berjalan dengan menghormati prinsip-prinsip HAM.

“Tadi kami dari Komnas HAM melakukan pertemuan dengan Wakapolri dan juga Irwasum dan jajaran. Ada dua agenda yang kami diskusikan,” kata Anis, Senin (31/8/2026).

Menurut Anis, Komnas HAM saat ini tengah mempersiapkan proses penilaian HAM terhadap institusi Polri, khususnya berkaitan dengan pemenuhan hak atas keadilan sebagai bagian dari sistem peradilan pidana.

“Jadi kami sedang berproses untuk memulai upaya penilaian HAM atas kinerja kepolisian agar comply dengan hak asasi manusia dalam proses-proses penegakan hukum,” ujarnya.

Penilaian tersebut akan mencakup sekitar 15 elemen. Di antaranya prinsip persamaan di hadapan hukum, mekanisme penangkapan, akses terhadap informasi, penerapan keadilan restoratif atau restorative justice, hingga perlindungan terhadap pihak yang berhadapan dengan hukum.

Komnas HAM juga akan melihat perlindungan terhadap saksi, terlapor, tersangka, dan korban. Kelompok rentan seperti perempuan, anak, serta penyandang disabilitas turut menjadi perhatian dalam penilaian.

Selain itu, mekanisme penangkapan dan permintaan informasi akan diperiksa untuk memastikan proses penegakan hukum terbebas dari penyiksaan dan kekerasan. Akses masyarakat terhadap bantuan hukum dan informasi resmi kepolisian juga akan menjadi bagian dari penilaian.

Komnas HAM turut memasukkan aspek kode etik kepolisian untuk melihat apakah proses penyelidikan dan penyidikan tidak hanya sesuai prosedur, tetapi juga menghormati hak asasi manusia.

Penggalian data untuk penilaian tersebut dijadwalkan dimulai pada September 2026. Komnas HAM kemudian akan menyusun laporan pada Oktober hingga November, dengan hasil penilaian diperkirakan disampaikan kepada publik pada Desember 2026.

Massa demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI masuk ke Jalan Tol Dalam Kota pada Kamis sore. Polisi menutup akses dan mengimbau massa meninggalkan lokasi. (Foto: ReportaseNews/Tama)

Massa demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI masuk ke Jalan Tol Dalam Kota pada Kamis sore. Polisi menutup akses dan mengimbau massa meninggalkan lokasi. (Foto: ReportaseNews/Tama)

Selain membahas audit HAM, pertemuan Komnas HAM dan Polri juga membahas penanganan kerusuhan pasca-demonstrasi pada 27-28 Agustus 2026 yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Komnas HAM memperoleh informasi bahwa Polda Metro Jaya masih melakukan penyelidikan terkait kematian warga bernama Bambang Setyawan yang diduga meninggal dalam kericuhan di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis (27/8/2026) malam.

Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM Saurlin P. Siagian mengatakan Polda Metro Jaya telah memulai penyelidikan terhadap sekitar 100 orang yang terindikasi terkait rangkaian peristiwa tersebut.

Komnas HAM meminta kepolisian memastikan proses hukum dilakukan secara tepat sasaran. Demonstran yang tidak terlibat dalam kerusuhan diminta tidak diproses atau ditahan tanpa dasar yang jelas.

“Supaya orang-orang yang terlibat dari kegiatan demonstrasi yang memang tidak terkait kerusuhan, kita minta dibebaskan. Tapi yang terkait kerusuhan, saya kira proses hukum tetap dilanjutkan,” kata Saurlin.

Saurlin mengatakan Komnas HAM akan terus memantau proses hukum terhadap orang-orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Komnas HAM juga akan melakukan pendalaman bersama Polda Metro Jaya terkait dugaan keterlibatan masing-masing pihak.

“Tadi kami komunikasikan bahwa saat ini tengah dilakukan penyelidikan oleh Polda Metro Jaya di bawah asistensi Mabes Polri. Kami terus akan melakukan komunikasi dan koordinasi,” kata Anis.

Anis menegaskan penilaian HAM tersebut tidak hanya diarahkan kepada Polri. Komnas HAM juga tengah mempersiapkan penilaian serupa terhadap institusi lain dalam sistem peradilan pidana, termasuk Kejaksaan dan Mahkamah Agung.

 

(RN-07) 

 

 

 

  • Penulis: Tama

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • Keluarga Sutrimo mendatangi Polda Metro Jaya untuk meminta perkembangan hasil ekshumasi dan mempertanyakan sejumlah fakta terkait kematian Sutrimo. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Keluarga Sutrimo Tagih Hasil Ekshumasi ke Polda Metro Jaya

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Keluarga Sutrimo mendatangi Polda Metro Jaya untuk menagih perkembangan hasil ekshumasi atau pembongkaran makam yang dilakukan pada 12 Agustus 2026. Keluarga mengajukan permohonan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) kepada penyidik. Kuasa Hukum Keluarga Sutrimo, Aan Rohaeni, mengatakan permohonan tersebut diajukan karena hasil ekshumasi yang sebelumnya disebut ditargetkan rampung pada pekan lalu […]

  • Bareskrim Polri mengeksekusi aset judi online senilai Rp58 miliar dari 133 rekening dan menyerahkannya kepada negara melalui Kejaksaan Agung. (Foto: RN/HO-HUMAS POLRI)

    Bareskrim Sita Rp58 Miliar Aset Judi Online

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mengeksekusi harta kekayaan hasil tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang bersumber dari aktivitas perjudian daring atau judi online. Total nilai aset yang dirampas mencapai Rp58,18 miliar dan diserahkan kepada negara. ‎Eksekusi tersebut merupakan pelaksanaan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap sekaligus implementasi Peraturan Mahkamah Agung (Perma) […]

  • Kasus dugaan pembakaran remaja di Sokaraja, Banyumas, belum menemui titik terang setelah hampir enam bulan. Kuasa hukum korban menilai penyidikan mandek dan minim transparansi. (Foto: ReportaseNews/Kus)

    Hampir 6 Bulan, Kasus Pembakaran Remaja Banyumas Belum Terungkap

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Kusworo
    • 0Komentar

    Banyumas, ReportaseNews – Penanganan kasus dugaan pembakaran seorang remaja di Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menuai sorotan. Hampir enam bulan sejak peristiwa itu terjadi pada Desember 2025, proses hukum dinilai belum menunjukkan perkembangan berarti. ‎Keluarga korban bersama tim kuasa hukum mempertanyakan keseriusan aparat dalam mengusut kasus yang diduga dipicu aksi perundungan tersebut. Hingga kini, […]

  • Tawuran di Bekasi Timur berhasil digagalkan Tim Patra Satbrimob Polda Metro Jaya. Dua pemuda diamankan bersama sejumlah senjata tajam dan stik golf. (Foto: ReportaseNews/HO-Humas PMJ)

    Brimob Polda Metro Jaya Gagalkan Tawuran Remaja di Bekasi, Sajam Berhasil Diamankan

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Bekasi, ReportaseNews – Upaya tawuran yang diduga akan terjadi di wilayah Bekasi Timur, Kota Bekasi, berhasil digagalkan personel Tim Patra 73 D Satbrimob Polda Metro Jaya pada Kamis (4/6/2026) dini hari. ‎Dalam patroli tersebut, petugas mengamankan dua pemuda yang kedapatan membawa sejumlah senjata tajam dan benda berbahaya yang diduga akan digunakan dalam aksi kekerasan antar-kelompok. […]

  • Pengusaha UMKM di Bali Minta Perlindungan Komisi III DPR RI, Soroti Penyitaan dan Penyegelan Cacat Prosedur

    Pengusaha UMKM di Bali Minta Perlindungan Komisi III DPR RI, Soroti Penyitaan dan Penyegelan Cacat Prosedur

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor perdagangan bawang, CV Berkah Bawang Bali, mengajukan permohonan perlindungan hukum kepada Komisi III DPR RI terkait dugaan tindakan sewenang-wenang yang dilakukan oknum penyidik Unit IV Subdit I Ditkrimsus Polda Bali. Permohonan tersebut disampaikan melalui kuasa hukum dari Marklaw Legal Counsel, Nugraha Bratakusumah dan […]

  • Cerita Brigpol Febri Tambal Jalan Berlubang Berbuah Penghargaan di Hari Bhayangkara

    Cerita Brigpol Febri Tambal Jalan Berlubang Berbuah Penghargaan di Hari Bhayangkara

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan, ReportaseNews – Kapolres Padangsidimpuan AKBP Wira Prayatna menyerahkan piagam penghargaan kepada 13 personel berprestasi dalam rangkaian upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Mapolres Padangsidimpuan, Rabu (1/7/2026). Berbeda dari apresiasi penegakan hukum biasa, momentum kali ini menyorotan secara khusus aksi kemanusiaan di luar tanggung jawab rutin. Salah satunya dilakukan oleh Brigadir Polisi (Brigpol) […]

expand_less