Breaking News
Trending Tags

Polda Metro Tunggu Hasil Lab Ungkap Kematian Sutrimo

  • calendar_month 53 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews — Polda Metro Jaya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik untuk mengungkap penyebab pasti kematian Sutrimo, penjaga rumah mantan Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah. Hingga kini, penyidik telah memeriksa 27 orang saksi dalam kasus tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan hasil pemeriksaan laboratorium forensik menjadi salah satu bagian penting dalam penyidikan untuk mengetahui penyebab kematian korban.

“Sebab kami masih menunggu hasil laboratorium forensik, tetapi yang pasti sampai detik ini, dalam proses penyidikan sudah 27 saksi yang diperiksa,” kata Budi di Jakarta, Selasa (25/8/2026).

Budi mengatakan penyidik masih berkomunikasi secara intensif dengan tim medis. Salah satu pemeriksaan yang ditunggu berkaitan dengan ada atau tidaknya kandungan racun dalam tubuh Sutrimo.

Menurut dia, hasil pemeriksaan laboratorium forensik diharapkan diterima penyidik pada pekan ini. Setelah hasil tersebut keluar, penjelasan mengenai aspek medis akan disampaikan oleh tim dokter forensik yang memiliki kompetensi di bidangnya.

“Mudah-mudahan pekan ini, karena kan yang bekerja adalah lab. Makanya, kami juga berharap nanti setelah hasil lab, tim dokter forensik yang akan menyampaikan. Mereka-mereka yang ahli di bidangnya masing-masing,” ujar Budi.

Sampai saat ini, jumlah saksi yang diperiksa masih sebanyak 27 orang. Penyidik belum menambah saksi baru dalam perkembangan terbaru kasus tersebut.

Puluhan saksi itu berasal dari berbagai pihak yang dinilai mengetahui rangkaian peristiwa sebelum hingga setelah Sutrimo ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di depan sebuah klinik di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Dari 27 saksi tersebut, penyidik memeriksa enam pengemudi ambulans. Mereka terdiri atas pengemudi ambulans P3D, pengemudi yang menjemput korban dari lokasi kejadian menuju RS Muhammadiyah, pengemudi yang membawa jenazah dari RS Muhammadiyah menuju Banyumas, serta satu pengemudi ambulans lainnya.

Penyidik juga meminta keterangan dari perwakilan tiga pihak rumah sakit, dua petugas keamanan, satu dokter, dua petugas pemandi jenazah, tujuh saksi di sekitar lokasi kejadian, tiga anggota keluarga korban, satu teman korban, dan satu perangkat desa.

Selain itu, polisi memeriksa tiga pihak yang berkaitan dengan laporan yang dibuat di Bareskrim Polri.

Sebelumnya, Budi menyebut pemeriksaan terhadap 27 saksi dilakukan untuk mendalami berbagai informasi terkait kematian Sutrimo yang dinilai tidak wajar. Sutrimo diketahui merupakan kepala rumah tangga sekaligus penjaga rumah mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

“Perkembangan terbaru, kami telah melakukan pemeriksaan terhadap 27 orang saksi,” kata Budi dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Kasus tersebut berkaitan dengan dua laporan polisi yang ditangani di dua wilayah, yakni Bareskrim Polri dan Polresta Banyumas. Hingga kini, penyidikan masih berlangsung dan polisi masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik untuk memperjelas penyebab kematian Sutrimo.

 

(RN-07) 

 

  • Penulis: Tama

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Iman Imanuddin. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Korban Hanania Group Tembus 687 Orang, Polisi Kejar Aset dan Aliran Dana

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Jumlah korban dugaan penipuan dan penggelapan yang melibatkan biro perjalanan umrah PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Group terus bertambah. Hingga kini, sebanyak 687 orang telah menyampaikan pengaduan kepada Polda Metro Jaya melalui posko layanan yang dibuka khusus bagi para korban. ‎Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menyatakan proses penyidikan masih […]

  • Polda Metro Jaya menangkap pelajar berinisial RF di Cililitan, Jakarta Timur, dengan barang bukti 2.000 butir ekstasi yang hendak diedarkan. (Ist)

    Bawa 2.000 Ekstasi di Jakarta Timur, Remaja di Jaktim Ditangkap Polisi

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran narkotika jenis ekstasi di wilayah Jakarta Timur. Seorang pria berinisial RF (24) diamankan saat diduga hendak mengedarkan ribuan pil ekstasi di kawasan Cililitan. ‎RF ditangkap oleh Unit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya pada Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Penangkapan dilakukan di […]

  • Polda Metro Jaya membongkar arena judi berkedok Timezone di Kalideres, Jakarta Barat. Sebanyak 69 orang diamankan, dengan omzet mencapai Rp1,2 miliar per bulan. (Foto: ReportaseNews/HO-Subdit Jatanras Ditreskrimum PMJ)

    Terbongkar! Arena Judi Berkedok Timezone Raup Rp1,2 Miliar di Jakbar

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya mengungkap praktik perjudian berkedok pusat permainan atau Timezone di kawasan Kalideres, Jakarta Barat. Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan puluhan orang yang diduga terlibat dalam aktivitas perjudian dengan omzet mencapai Rp1,2 miliar setiap bulan. ‎Penggerebekan dilakukan oleh Tim Opsnal Unit 1 Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan […]

  • Suasana Pantai Suwuk, Kebumen, Jawa Tengah. (Foto: RN/Tama)

    Libur Lebaran, Ombak Kebumen Renggut 3 Nyawa

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Gelombang tinggi di kawasan pantai selatan Kebumen kembali menimbulkan kecelakaan laut selama masa libur Lebaran. Dalam sepekan terakhir, tujuh wisatawan terseret arus di beberapa titik wisata pantai. Tiga di antaranya ditemukan meninggal dunia. ‎ ‎Peristiwa pertama terjadi di Pantai Karangbolong, Kecamatan Buayan, Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 16.15. Dua pemuda asal Bekasi terseret […]

  • Sebanyak 210 WNA diduga terlibat scam investasi online di Batam diamankan petugas Imigrasi. Polisi menyita ratusan komputer, ponsel, dan paspor. (Foto: ReportaseNews/Aji)

    210 WNA Pelaku Scam Investasi Online Digerebek di Batam

    • calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
    • account_circle Aji
    • 0Komentar

    Batam, ReportaseNews – Sebanyak 210 warga negara asing (WNA) diamankan dalam pengungkapan kasus dugaan penipuan investasi daring atau online scam trading di Kota Batam, Kepulauan Riau, Jumat (8/5/2026). ‎Pengungkapan dilakukan dalam operasi gabungan pengawasan orang asing yang digelar Direktorat Jenderal Imigrasi bersama sejumlah instansi terkait di kawasan apartemen Lubuk Baja, Batam. ‎Konferensi pers kasus tersebut […]

  • Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menekankan penguatan SDM penyidik dan antisipasi kejahatan transnasional dalam Rakernis Reskrim Polri 2026. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Kapolri Soroti Kejahatan Transnasional di Rakernis Reskrim Polri 2026

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) penyidik dalam menghadapi tantangan penegakan hukum modern, termasuk ancaman kejahatan transnasional yang terus berkembang. ‎Hal itu disampaikan Sigit saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Reskrim Polri 2026 di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (7/5/2026). ‎Menurut Sigit, penguatan kapasitas […]

expand_less