Breaking News
Trending Tags

20 Orang Jadi Tersangka, Polda Sumsel Tangani 16 Kasus Karhutla

  • calendar_month 1 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Palembang, ReportaseNews — Polda Sumatera Selatan (Sumsel) bersama jajaran Polres menangani 16 perkara kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sepanjang 2026 hingga Agustus.

Dari belasan perkara tersebut, polisi menetapkan 20 orang sebagai tersangka. Seluruh tersangka kini telah ditahan untuk menjalani proses hukum.

Karo Ops Polda Sumsel Kombes Pol Muhammad Anis Prasetio Santoso mengatakan, penanganan kasus karhutla dilakukan dengan memperkuat upaya pencegahan sekaligus penegakan hukum.

“Kami mengoptimalkan deteksi titik panas atau hotspot, penggelaran personel secara masif, dan koordinasi terpadu di tingkat Polres jajaran,” kata Anis, Senin (24/8/2026).

Menurut dia, langkah tersebut dilakukan agar setiap kejadian karhutla dapat segera direspons dan tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

“Akselerasi penanganan ini memastikan setiap kejadian Karhutla langsung direspons dan dilanjutkan ke proses hukum,” ujarnya.

Dari 16 perkara yang ditangani, kebakaran berdampak pada lahan seluas sekitar 34,8 hektare. Sebanyak 11 perkara masih dalam tahap penyidikan, empat perkara telah memasuki tahap I, sedangkan satu perkara sudah mencapai P21 atau tahap II.

Kasus-kasus tersebut tersebar di 10 wilayah hukum Polres jajaran Polda Sumsel. Polres Ogan Komering Ilir (OKI) menangani perkara terbanyak dengan tiga laporan polisi.

Selanjutnya, Polres OKU Timur, Musi Rawas, Banyuasin, dan Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) masing-masing menangani dua perkara.

Sementara itu, Polres Ogan Ilir, Musi Banyuasin, Muara Enim, OKU Selatan, dan Lahat masing-masing menangani satu perkara karhutla.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel Kombes Pol Doni Satrya Sembiring mengatakan, penyidik menggunakan pendekatan ilmiah dalam mengungkap penyebab dan pihak yang bertanggung jawab dalam kasus karhutla.

“Penyidik menerapkan metode scientific crime investigation dengan melibatkan ahli kebakaran dan ahli lingkungan untuk menguji sampel dari lokasi kejadian,” kata Doni.

Menurut dia, proses pemberkasan dilakukan secara teliti dengan mengacu pada fakta dan alat bukti yang ditemukan selama penyidikan.

“Kami menyusun pemberkasan secara cermat agar seluruh tersangka mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan maksimal,” ujarnya.

Selain proses hukum, polisi juga meningkatkan patroli, pemantauan titik panas, serta edukasi kepada masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan, penanganan karhutla harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pencegahan, mitigasi, pemadaman, hingga penegakan hukum.

“Penegakan hukum yang kami lakukan adalah bukti bahwa Polri hadir untuk menjaga stabilitas keamanan dan melindungi ruang hidup masyarakat,” kata Nandang.

Polda Sumsel mengimbau masyarakat dan pihak lainnya tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan. Selain merusak lingkungan, karhutla dapat mengganggu kesehatan, aktivitas warga, serta perekonomian.

Polisi memastikan setiap informasi mengenai potensi maupun kejadian karhutla akan ditindaklanjuti sesuai kondisi di lapangan dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

 

(Don) 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Penulis: Don
  • Editor: Tama

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Reportase Pilihan

  • Terpeleset Saat Cari Udang, Pemuda di Magetan Tewas Tenggelam di Embung

    Terpeleset Saat Cari Udang, Pemuda di Magetan Tewas Tenggelam di Embung

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Admin Situs
    • 0Komentar

    Reportasenews.com, Tidak cakap berenang nekat bermain di zona yang tak dikuasainya, akibatnya tewas terjerumus masuk sisi dalam di perairan Embung Duwetsewu, Desa Baleasri, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur, Minggu (09/11/2025) petang. Korbannya adalah Andika Dwi Cahya (16) warga Desa Sendangagung, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan. Saat kejadian, korban bersama tujuh teman sebayanya berniat mengail […]

  • Kisah Calon Haji Termuda dari Madina yang Membawa Rindu Ayah dan Kecemasan Masa Depan

    Kisah Calon Haji Termuda dari Madina yang Membawa Rindu Ayah dan Kecemasan Masa Depan

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Muhammad Yunus berdiri tegak di antara ratusan jamaah calon haji asal Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang bersiap bertolak menuju Medan pada Minggu, 26 April 2026. Di usianya yang baru menginjak 17 tahun, remaja asal Kecamatan Siabu ini menyandang status sebagai jamaah termuda dalam Kelompok Terbang (Kloter) 6. Namun, di balik seragam batik […]

  • Suasana pemudik di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak, Rabu (18/3/2026). Puncak arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak, 26.456 kendaraan menyeberang ke Sumatra. Simak data terbaru dan imbauan resmi. (Foto: RN/Djung)

    Arus Balik Lebaran 2026, Ini Waktu Terbaik Kembali ke Ibu Kota

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik Lebaran 2026 agar memilih waktu kepulangan pada 25 hingga 27 Maret 2026. Langkah ini dinilai efektif untuk menghindari lonjakan volume kendaraan saat puncak arus balik. ‎ ‎Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan, menyampaikan imbauan tersebut saat melakukan pemantauan pengamanan malam takbir […]

  • Balita di Bekasi Tewas Diduga Ditusuk Paman ODGJ

    Balita di Bekasi Tewas Diduga Ditusuk Paman ODGJ

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Bekasi, ReportaseNews – Seorang balita berusia dua tahun ditemukan tewas mengenaskan dengan belasan luka tusuk di sebuah rumah kontrakan di kawasan Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat. Korban diduga dibunuh pamannya sendiri berinisial G (18) yang diketahui orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Andi Muhammad Iqbal menjelaskan, saat ditemukan, korban […]

  • Jika Terjadi Kepadatan di Merak, Kapolda Banten Siapkan Skema Delaying System dan Buffer Zone

    Jika Terjadi Kepadatan di Merak, Kapolda Banten Siapkan Skema Delaying System dan Buffer Zone

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Merak, ReportaseNews – Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki menyiapkan berbagai pola sistem terpadu guna mengantisipasi peningkatan volume kendaraan yang menuju Pelabuhan Merak. Strategi utama yang diusung meliputi penerapan sistem penundaan atau delaying system serta optimalisasi kawasan penyangga (buffer zone) guna memastikan kelancaran arus lalu lintas di sekitar pelabuhan. Langkah pertama yang menjadi prioritas adalah pemberlakuan […]

  • Kapolda Sumsel memimpin penanaman perdana 1,4 ton bibit bawang putih di Pagar Alam. Program ini ditargetkan menjadikan Pagar Alam sebagai sentra produksi bawang putih untuk mendukung ketahanan pangan nasional. (Foto: ReportaseNews/Don)

    Pagar Alam Tanam 1,4 Ton Bibit Bawang Putih, Kapolda Sumsel Bidik Jadi Sentra Produksi

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Pagar Alam, ReportaseNews – Pemerintah Kota Pagar Alam bersama Polda Sumatera Selatan mulai mengembangkan budidaya bawang putih sebagai upaya memperkuat Program Ketahanan Pangan Nasional. Langkah tersebut diawali dengan penanaman perdana sebanyak 1.400 kilogram bibit bawang putih di lahan seluas dua hektare, Kamis (30/7/2026). ‎Penanaman dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Sandi Nugroho bersama […]

expand_less