Pagar Alam Tanam 1,4 Ton Bibit Bawang Putih, Kapolda Sumsel Bidik Jadi Sentra Produksi
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

Kapolda Sumsel memimpin penanaman perdana 1,4 ton bibit bawang putih di Pagar Alam. Program ini ditargetkan menjadikan Pagar Alam sebagai sentra produksi bawang putih untuk mendukung ketahanan pangan nasional. (Foto: ReportaseNews/Don)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pagar Alam, ReportaseNews – Pemerintah Kota Pagar Alam bersama Polda Sumatera Selatan mulai mengembangkan budidaya bawang putih sebagai upaya memperkuat Program Ketahanan Pangan Nasional. Langkah tersebut diawali dengan penanaman perdana sebanyak 1.400 kilogram bibit bawang putih di lahan seluas dua hektare, Kamis (30/7/2026).
Penanaman dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Sandi Nugroho bersama Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah di lahan milik Pemerintah Kota Pagar Alam.
Program tersebut menjadi tahap awal untuk menjadikan Pagar Alam sebagai salah satu kawasan penghasil bawang putih di Sumatera Selatan. Selain memperkuat ketahanan pangan, pengembangan komoditas ini juga diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.
Kapolda Sumsel menjelaskan, ide pengembangan bawang putih di Pagar Alam lahir dari pembahasan bersama Wali Kota saat momen silaturahmi Idulfitri. Menurutnya, kondisi geografis dan iklim di Pagar Alam memiliki kemiripan dengan wilayah sentra bawang putih di Provinsi Lampung sehingga dinilai memiliki peluang besar untuk mengembangkan komoditas tersebut.
Ia juga mengapresiasi respons cepat Pemerintah Kota Pagar Alam yang langsung menyiapkan lahan, teknologi pertanian, hingga pendampingan bagi kelompok tani.
”Bapak Wali Kota merupakan sosok eksekutor lapangan yang luar biasa. Gagasan yang kita diskusikan beberapa waktu lalu langsung diwujudkan dengan menyiapkan lahan seluas dua hektare, menghadirkan teknologi pertanian, serta memberikan pendampingan kepada kelompok tani. Ini menunjukkan bahwa kolaborasi yang baik akan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Irjen Pol. Sandi Nugroho.
Menurut Sandi, budidaya bawang putih membutuhkan perhatian khusus karena cukup rentan terhadap serangan hama maupun perubahan cuaca. Karena itu, ia mendorong kelompok tani di Pagar Alam melakukan studi banding ke Lampung agar memperoleh pengalaman mengenai teknik budidaya yang telah terbukti berhasil.
”Kami berharap kelompok tani dapat belajar langsung dari daerah yang telah berhasil mengembangkan bawang putih. Dengan begitu, bibit yang ditanam hari ini dapat menghasilkan panen yang optimal sekaligus menjadi model pengembangan bawang putih di Sumatera Selatan,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Sandi mengungkapkan Pagar Alam menjadi daerah pertama di Sumatera Selatan yang melaksanakan penanaman bawang putih, bahkan sebelum instruksi resmi dari Kapolri kepada seluruh jajaran kepolisian diterbitkan.
”Hari ini kita sudah mulai menanam, sementara instruksi resmi dari Bapak Kapolri kepada seluruh jajaran Polda baru akan disampaikan. Ini menunjukkan kesiapan dan semangat Pagar Alam dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional,” ungkapnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya mengatakan keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan implementasi Polri Presisi yang mendukung pembangunan nasional melalui kolaborasi lintas sektor.
Menurut Nandang, tugas Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung berbagai program pemerintah yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
”Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat. Melalui sinergi dengan pemerintah daerah, kelompok tani, dan seluruh pemangku kepentingan, kami berharap program ketahanan pangan dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Nandang.
Ke depan, Polda Sumsel bersama Pemerintah Kota Pagar Alam menargetkan pengembangan budidaya bawang putih dapat terus diperluas sehingga Pagar Alam mampu menjadi salah satu sentra produksi bawang putih di Sumatera Selatan. Langkah tersebut diharapkan memperkuat kemandirian pangan daerah sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan bagi para petani. (Don)
- Penulis: Tama




Saat ini belum ada komentar