Breaking News
Trending Tags

105 WNI Jadi Korban TPPO di Libya, Terungkap Modus Janji Kerja ke Turki

  • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengungkap fakta baru dalam kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang menimpa 105 warga negara Indonesia (WNI) di Libya. Para korban diduga menjadi korban eksploitasi hingga praktik perbudakan modern setelah dijanjikan pekerjaan dengan gaji tinggi di Turki.

‎Penyidik menyebut para pelaku sejak awal menggunakan modus menawarkan pekerjaan sebagai asisten rumah tangga di Turki dengan gaji mencapai Rp7 juta per bulan. Namun, para korban justru diberangkatkan ke Libya tanpa sepengetahuan mereka.

‎Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Iman Imanuddin mengatakan seluruh dokumen perjalanan, termasuk paspor dan tiket pesawat, berada dalam penguasaan agen sehingga korban tidak mengetahui negara tujuan sebenarnya.

‎”Jadi memang dari awal, para korban ini hanya diberikan janji untuk diberangkatkan ke Turki. Namun untuk dokumen, dipegang oleh para agennya yang memberangkatkan, sehingga para korban ini tidak tahu-menahu, hanya taunya awalnya mau diberangkatkan ke Turki, tahu-tahunya diberangkatkannya ke Libya,” ujar Iman, Jumat (24/7/2026).

‎Menurut dia, Libya dipilih bukan tanpa alasan. Jaringan pelaku telah memiliki koneksi di negara tersebut sehingga proses penempatan dan eksploitasi terhadap para korban dapat berjalan dengan mudah.

‎”Nah kemudian, kenapa Libya? Karena memang jaringan yang ada dan terhubung dengan yang saat ini kami lakukan pengungkapan, itu adalah jaringan yang berada di Libya. Dan di sana, mohon maaf, praktik perbudakannya lebih dominan,” katanya.

‎Iman menjelaskan, setelah korban tiba di Libya, agen diduga menerima sejumlah uang dari pihak yang mempekerjakan korban. Kondisi tersebut membuat para korban diperlakukan layaknya barang yang telah diperjualbelikan dan kemudian dipaksa bekerja sesuai kehendak majikan.

‎”Sehingga begitu sampai, si agen ini langsung diberikan sejumlah uang sebagai bentuk pembayaran. Dan setelah para korban ini diterima di sana, dipekerjakan sesuai dengan kemauan para majikannya. Dan majikannya, karena menganggap bahwa itu sudah dibeli, sehingga ya sudah dieksploitasi betul-betul,” ucapnya.

‎Untuk membongkar jaringan perdagangan orang lintas negara tersebut, Polda Metro Jaya akan mengirim tim penyidik ke Libya. Langkah itu dilakukan melalui koordinasi dengan Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), serta otoritas setempat.

‎”Nah, kenapa ke sana? Karena memang agen ini keterkaitannya dengan yang ada di sana. Dan kami juga besok tim penyidik akan melakukan pemeriksaan di Libya sana. Kami sudah koordinasi dengan Divhubinter Polri untuk membantu mengomunikasikan dengan pihak KBRI dan pihak Libya-nya. Ya, ada agennya di sana. Ada agen juga yang warga negara Indonesia, namun tinggal juga di luar,” tutur Iman.

‎Sebelumnya, penyidik mengungkap para tersangka merekrut korban dengan iming-iming pekerjaan bergaji tinggi di Turki. Namun, perjalanan tersebut berakhir di Libya, tempat para korban diduga mengalami eksploitasi dan praktik perbudakan modern. Polisi kini terus mengembangkan penyidikan guna mengungkap seluruh pihak yang terlibat dalam jaringan TPPO internasional tersebut.

 

(RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Polres Kebumen mengungkap peredaran sabu seberat 100,56 gram di Bonorowo. Dua tersangka ditangkap setelah polisi menerima laporan dari masyarakat. (Humas Polres Kebumen)

    Polisi Sita 100 Gram Sabu di Kebumen, Dua Pria Ditangkap

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Kebumen, ReportaseNews — Satuan Reserse Narkoba Polres Kebumen mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dengan barang bukti seberat 100,56 gram. Pengungkapan ini menjadi salah satu penyitaan sabu terbesar yang pernah ditangani di wilayah hukum Polres Kebumen. ‎Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, kasus tersebut terungkap setelah polisi menerima informasi dari masyarakat mengenai […]

  • Jawab Kritik Aktivis Lingkungan, Ketua DPRD Madina Bantah Dukung Tambang Ilegal

    Jawab Kritik Aktivis Lingkungan, Ketua DPRD Madina Bantah Dukung Tambang Ilegal

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews— Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) H. Erwin Efendi Lubis mengklarifikasi pernyataan Direktur Eksekutif Madina Green Institute Ridwandi Nasution yang menuding dirinya mendukung aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Erwin secara tegas membantah tudingan tersebut dan menyatakan dirinya sama sekali tidak pernah mendukung tindakan ilegal, melainkan tengah menyoroti asas manfaat pertambangan bagi perekonomian masyarakat […]

  • Minim Peminat, Dua Lowongan Perangkat Desa Bangunrejo Lor Hanya Diikuti Enam Peserta

    Minim Peminat, Dua Lowongan Perangkat Desa Bangunrejo Lor Hanya Diikuti Enam Peserta

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Admin Situs
    • 0Komentar

    NGAWI, Reportasenews – Seleksi perangkat desa di.Desa Bangunrejo Lor, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi sepi peminat. Padahal biasanya seleksi perangkat desa masih menjadi pekerjaan yang menjanjikan dan diburu bagi para pencari kerja. Dalam seleksi dua formasi perangkat desa yang berlangsung pada Rabu (12/11/2025) hanya diikuti enam peserta. Untuk formasi jabatan Kepala Urusan Tata Usaha Dan Umum sebanyak […]

  • Polda Sumut Dihadang 12 Pria Kekar Saat Sita Ekskavator Tambang Emas Ilegal di Madina

    Polda Sumut Dihadang 12 Pria Kekar Saat Sita Ekskavator Tambang Emas Ilegal di Madina

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Upaya Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menertibkan praktik Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendapat perlawanan sengit. Tim gabungan dari Ditreskrimsus dan Satuan Brimob Polda Sumut mengalami intervensi oleh sekelompok orang saat berusaha mengamankan barang bukti di lapangan pada Senin (2/3/2026). Insiden ini bermula ketika petugas melakukan […]

  • Polres Tapsel Bekuk Dua Pengedar Sabu di Lokasi Doorsmeer Paluta

    Polres Tapsel Bekuk Dua Pengedar Sabu di Lokasi Doorsmeer Paluta

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapsel, ReportaseNews – Personel Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) mengamankan dua pria yang diduga pengedar sabu dalam penggerebekan di Desa Batang Pane II, Kecamatan Halongonan Timur, Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta), Selasa (21/4/2026). Kapolres Tapsel AKBP Yon Edi Winara mengatakan pihaknya tidak akan menoleransi para pelaku tindak pidana narkotika. Dia memastikan jajaran kepolisian akan terus memburu jaringan […]

  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: ReportaseNews/Budi T)

    Menkeu Tepis Isu Bahas Evaluasi Anggaran dengan Kepala BGN

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan rencana pertemuannya dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang pada pekan ini bukan agenda khusus untuk membahas efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Purbaya meluruskan informasi tersebut menyusul mencuatnya isu pemborosan anggaran program prioritas tersebut yang mencapai Rp1 triliun per bulan akibat […]

expand_less