Breaking News
Trending Tags

Jawab Kritik Aktivis Lingkungan, Ketua DPRD Madina Bantah Dukung Tambang Ilegal

  • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Madina, ReportaseNews— Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) H. Erwin Efendi Lubis mengklarifikasi pernyataan Direktur Eksekutif Madina Green Institute Ridwandi Nasution yang menuding dirinya mendukung aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Erwin secara tegas membantah tudingan tersebut dan menyatakan dirinya sama sekali tidak pernah mendukung tindakan ilegal, melainkan tengah menyoroti asas manfaat pertambangan bagi perekonomian masyarakat setempat.

Erwin menjelaskan pernyataannya dalam rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) baru-baru ini telah dipahami secara tidak utuh. Dalam rapat tersebut, dia menekankan kapasitasnya mempertanyakan kontribusi nyata dari keberadaan PT Sorik Mas Mining (SMM) yang sudah puluhan tahun beroperasi tetapi minim dampak positif bagi daerah.

“Saya menyampaikan di rapat itu, mempertanyakan konsistensi legalitas dan kegiatan Sorik Mas Mining, yang sudah mengantongi izin lebih dari 25 tahun, tetapi tidak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat atau Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal,” ujar Erwin melalui sambungan telepon, Sabtu (18/7/2026).

Terkait polemik yang menyebut Erwin membandingkan korporasi legal dan tambang rakyat secara keliru. Erwin menegaskan posisinya adalah melihat fakta di lapangan. Dia memikirkan nasib ribuan kepala keluarga yang saat ini bergantung pada hasil bumi.

Menurut dia, solusi persoalan ekologi dan ekonomi ini bukanlah penutupan paksa secara tiba-tiba tanpa memberikan jalan keluar.

“Nah, jadi sekarang lagi maraknya tambang rakyat, kita tidak bisa ujug-ujug mau menutup pertambangan rakyat. Yang di mana di situ manfaatnya terlihat jelas bahwa beribu kepala keluarga yang bergantung di pertambangan rakyat. Yang perlu kita lakukan, bagaimana cara mempercepat IPR (Izin Pertambangan Rakyat) dari tambang rakyat itu supaya tidak ada lagi masalah legal dan ilegal,” tegas politisi Partai Gerindra tersebut.

Menanggapi kritik keras Ridwandi Nasution yang sebelumnya menyebut pernyataannya provokatif dan seolah menjadi dalih pembenaran atas kejahatan lingkungan, Erwin menyayangkan adanya asumsi yang dibangun dari potongan video. Dia menepis anggapan lembaga legislatif menabrak aturan hukum demi membela PETI.

“Oh, tidak. Tidak, tidak, tidak ada lebih mendukung. Kita melihat fakta. Mana mungkin lebih didukung yang ilegal daripada yang legal. Cuma kita bercerita tentang ketergantungan masyarakat dan manfaat yang didapatkan oleh masyarakat, yang ada di daerah Mandailing Natal,” ucap Erwin.

Untuk meluruskan simpang siur informasi dan menjaga objektivitas agar publik tidak terprovokasi, Ketua DPRD Madina ini menyarankan seluruh pihak langsung memeriksa sumber rekaman asli secara utuh, bukan dari cuplikan yang beredar di media sosial.

“Jadi untuk jelasnya, supaya jangan sepotong-sepotong, minta saja rekaman itu secara utuh ke bagian umum atau sekretariat pemerintahan. Supaya di situ tidak ada yang ditambahi dan tidak ada yang dikurangi. Saya sampaikan itu,” katanya.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Madina Green Institute Ridwandi Nasution melontarkan kritik tajam terhadap Erwin Efendi Lubis. Dia menilai pernyataan sang Ketua DPRD tidak berimbang, karena membandingkan perusahaan legal dengan aktivitas kriminal PETI.

Ridwandi juga mendesak agar DPRD Madina fokus membersihkan institusinya sendiri menyusul adanya dugaan keterlibatan sejumlah oknum legislatif dalam sindikat kejahatan lingkungan, serta mengancam akan menyurati Presiden hingga elite partai di tingkat pusat.

Melalui hak jawab dan klarifikasi utuh itu, diharapkan polemik kesalahpahaman informasi dapat diluruskan, sehingga seluruh pemangku kepentingan dapat kembali berfokus pada upaya pencarian solusi konkret yang berpihak pada kelestarian lingkungan sekaligus kesejahteraan masyarakat Madina. (RN-03)

  • Penulis: RN-03

Reportase Pilihan

  • Pemkot Jakarta Selatan menderek motor ASN yang melanggar aturan wajib menggunakan transportasi umum setiap Rabu. Kendaraan didata sebagai bentuk penegakan disiplin. (Foto: Antara/Luthfia Miranda Putri)

    Ogah Naik Kendaraan Umum, Motor ASN Diderek Gegara Langgar Aturan

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan mengambil langkah tegas terhadap aparatur sipil negara (ASN) yang masih menggunakan kendaraan pribadi pada hari Rabu, saat kebijakan wajib menggunakan transportasi umum diberlakukan. ‎Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang digelar di lingkungan Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, sejumlah sepeda motor milik pegawai yang melanggar aturan langsung diderek sebagai […]

  • Brigjen Pol. Sonny Irawan Dimutasi dari Jabatan Wakapolda Sumut

    Brigjen Pol. Sonny Irawan Dimutasi dari Jabatan Wakapolda Sumut

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Brigjen Pol. Sonny Irawan dirotasi dari jabatannya sebagai Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Wakapolda Sumut) untuk mengemban amanah baru di lingkungan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Kepolisian Republik Indonesia (Lemdiklat Polri). Pengalihan tugas mantan Wakapolda Sumut tersebut tercantum dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1584/VII/KEP./2026 yang diterbitkan pada Kamis, 30 Juli 2026. Melalui […]

  • Temui Demonstran, Bupati Madina dan Mahasiswa Dialog Bahas 15 Tuntutan

    Temui Demonstran, Bupati Madina dan Mahasiswa Dialog Bahas 15 Tuntutan

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution bersama Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution menemui pengunjuk rasa yang tergabung dalam Aliansi Cipayung Plus dan Poros Pelajar Kabupaten Madina di depan Kantor Bupati Madina, Panyabungan, Kamis (11/6/2026). Kehadiran kepala daerah itu mampu meredam ketegangan setelah massa sempat berorasi secara bergantian menyampaikan kritik tajam […]

  • Pria Asal Mandailing Natal Gantung Diri di Tanjung Tiram, Polisi Dalami Motifnya

    Pria Asal Mandailing Natal Gantung Diri di Tanjung Tiram, Polisi Dalami Motifnya

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Batubara, ReportaseNews – Unit Reskrim Polsek Labuhan Ruku masih mendalami motif di balik aksi nekat seorang pemuda berinisial MS (28) yang ditemukan meninggal dunia dalam posisi tergantung di Dusun VIII Desa Guntung, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, Selasa (17/2/2026). Meski pihak keluarga telah mengikhlaskan kepergian korban, kepolisian tetap melakukan prosedur olah Tempat Kejadian […]

  • Enam tahun sejak kasus pertama Covid-19 di Indonesia diumumkan Presiden Joko Widodo, pasien 01 Sita Tsayutami mengenang tekanan fisik dan psikologis yang dialaminya. (Foto: Instagram/sitatyasutami)

    Hari Ini 6 Tahun Lalu, Covid-19 Pertama Kali Hadir di Indonesia

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – ‎Tepat 2 Maret menjadi penanda penting dalam sejarah pandemi di Tanah Air. Pada tanggal tersebut, kasus pertama Covid-19 di Indonesia resmi diumumkan pemerintah. Pengumuman itu disampaikan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan pada 2 Maret 2020. Saat itu, dua warga Depok, Jawa Barat, dinyatakan positif terinfeksi virus corona jenis SARS-CoV-2. Keduanya adalah […]

  • Napi Nyamar Jadi Letda TNI, Pejabat Pengamanan Lapas Panyabungan Dicopot

    Napi Nyamar Jadi Letda TNI, Pejabat Pengamanan Lapas Panyabungan Dicopot

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Panyabungan, ReportaseNews – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-B Panyabungan Bahtiar Sitepu mencopot Pelaksana Harian Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) menyusul skandal penipuan bermodus TNI gadungan yang dikendalikan oleh seorang warga binaan dari dalam sel tahanan. Pencopotan KPLP itu setelah seorang narapidana bernama Saputra Kelana terbukti menyelundupkan telepon genggam dan atribut militer untuk mengelabui korban di […]

expand_less