Penyidikan Hanania Travel Bergulir, 140 Saksi dan Influencer Diperiksa
- calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
- print Cetak

Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, Kompol. Tiksnarto Andaru Rahutomo. (Foto: ReportaseNews/Tama)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews – Penyidikan kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang melibatkan PT Khazanah Tamma Internasional atau Hanania Travel terus berkembang. Hingga kini, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya telah memeriksa total 140 saksi, termasuk ratusan korban dan sejumlah influencer yang diduga terkait dengan promosi biro perjalanan umrah tersebut.
Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo, mengungkapkan bahwa dari jumlah saksi yang telah diperiksa, sebanyak 122 orang merupakan saksi korban yang mewakili 337 jemaah.
”Dari 122 saksi korban tersebut mewakili daripada 337 pax jemaah. Jadi ada sebanyak 337 pax jemaah yang menjadi korban dan saat ini sudah diambil keterangan oleh penyidik,” ujar Andaru.
Selain menggali keterangan dari para korban, penyidik juga memperluas pemeriksaan terhadap sejumlah influencer yang pernah bekerja sama dengan Hanania Travel dalam kegiatan promosi di media sosial.
Menurut Andaru, pemeriksaan dilakukan untuk mendalami bentuk kerja sama yang terjalin antara pihak travel dan para influencer, termasuk fasilitas yang diterima selama kegiatan promosi berlangsung.
”Dalam prosesnya tersebut Saudara AS ada niatan untuk mengembalikan uang yang diterimanya sebesar 30 juta kepada penyidik dan sekarang sudah dilakukan penyitaan oleh penyidik,” kata dia.
AS yang dimaksud adalah presenter sekaligus influencer Anwar Sanjaya Pigano atau Anwar BAB. Uang sebesar Rp 30 juta yang dikembalikan tersebut telah disita dan dimasukkan ke dalam berkas perkara sebagai barang bukti.
Sejauh ini, enam influencer telah menjalani pemeriksaan. Jumlah itu diperkirakan masih akan bertambah karena penyidik terus menelusuri pihak-pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan aktivitas promosi Hanania Travel.
Andaru juga mengungkapkan masih ada beberapa influencer yang belum memenuhi panggilan penyidik.
”Kemudian ada beberapa juga influencer yang tidak hadir yaitu Saudari KN dan Saudara FBI. Tidak hadir, kemudian tidak memberikan konfirmasi. Dari penyidik akan menerbitkan panggilan kedua kepada dua orang saksi tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, sejumlah figur publik lainnya juga mulai dimintai keterangan. Pada Kamis (11/6/2026), penyidik memeriksa model dan selebritas Paula Verhoeven serta komika Praz Teguh untuk mendalami informasi terkait aktivitas dan promosi biro umrah tersebut.
”Penyidik juga melakukan pemeriksaan terhadap Saudari PV yang sedianya diperiksa esok hari namun yang bersangkutan menjadwalkan kesediaannya untuk diperiksa hari ini dan penyidik menampung itu,” tutur Andaru.
Di sisi lain, penyidik masih melakukan penelusuran terhadap aset dan aliran dana yang diduga berkaitan dengan tindak pidana dalam perkara tersebut.
Adapun Direktur PT Khazanah Tamma Internasional, Ahmad Syah Farhan Rahman, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini, masih menjalani penahanan di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya.
Andaru memastikan pihaknya akan terus menyampaikan perkembangan penyidikan kepada publik secara terbuka.
”Pada intinya, Polda Metro Jaya hari ini dan seterusnya akan selalu transparan mengabarkan bagaimana penanganan kasus yang menyangkut Hanania Travel ini,” ucapnya.
- Penulis: Tama




Saat ini belum ada komentar