Breaking News
Trending Tags

Eks Kasat Narkoba Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koh Erwin

  • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Mantan Kasat Resnarkoba Polres Bima, AKP Malaungi, dibawa ke Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (7/5/2026) sore. Ia akan menjalani pemeriksaan terkait dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dari jaringan narkoba milik Erwin Iskandar alias Koh Erwin.

‎Tak hanya Malaungi, penyidik juga membawa mantan istri Koh Erwin, Ais Setiawati, dalam perkara yang sama.

‎Malaungi tiba di Gedung Bareskrim Polri sekitar pukul 16.27 WIB. Mantan perwira polisi itu tampak mengenakan pakaian serba hitam dan menutupi wajahnya menggunakan masker.

‎Sementara itu, Ais Setiawati terlihat terus menundukkan kepala sambil menutupi wajah menggunakan kain saat memasuki gedung pemeriksaan.

‎Keduanya dibawa oleh tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Nusa Tenggara Barat atas permintaan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri.

‎Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda NTB Kompol Bowo Tri Handoko mengatakan, pemeriksaan dilakukan untuk mendalami aliran dana dalam kasus TPPU jaringan narkoba Koh Erwin.

‎“Jadi kita dari Polda NTB, ini kita membawa berdasarkan permintaan Bapak Dirtipidnarkoba Bareskrim. Kita membawa tersangka mantan Kasat Resnarkoba Bima Kota, yakni Pak AKBP Maulangi, beserta tersangka atas nama Ais Setiawati yang nantinya akan kita bawa ke Dittipidnarkoba Bareskrim Polri untuk dilaksanakan pemeriksaan dalam rangka kasus TPPU,” ujar Bowo kepada wartawan, Kamis (7/5/2026).

Mantan Kasat Resnarkoba Polres Bima AKP Malaungi (bermasker hitam depan) dibawa ke Bareskrim Polri terkait dugaan TPPU jaringan narkoba Koh Erwin. Mantan istri Koh Erwin (wanita bermasker putih) turut diperiksa. (Ist)

Mantan Kasat Resnarkoba Polres Bima AKP Malaungi (bermasker hitam depan) dibawa ke Bareskrim Polri terkait dugaan TPPU jaringan narkoba Koh Erwin. Mantan istri Koh Erwin (wanita bermasker putih) turut diperiksa. (Ist)

‎Bowo menambahkan, pemeriksaan juga akan dilakukan terhadap mantan Kapolres Bima Kota, Didik Putra Kuncoro, yang saat ini ditahan di Rumah Tahanan Bareskrim Polri.

‎“Nanti mungkin dengan Pak Mantan Kapolres Bima Kota juga, Pak Didik yang akan kita proses,” kata dia.

‎Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menetapkan lima orang sebagai tersangka TPPU dalam pengembangan kasus narkoba Koh Erwin.

‎Kelima tersangka itu yakni mantan Kapolres Bima Kota Didik Putra Kuncoro, mantan Kasat Resnarkoba Polres Bima AKP Malaungi, bandar narkoba Abdul Hamid alias Boy, adik kandung Koh Erwin bernama Alex Iskandar, serta Ais Setiawati.

‎Didik dan Malaungi juga telah dijatuhi sanksi etik berupa pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) dari institusi Polri.

‎Bareskrim Polri menegaskan penanganan perkara tidak hanya berfokus pada pengungkapan jaringan peredaran narkoba, tetapi juga menelusuri aliran aset hasil kejahatan melalui penerapan pasal TPPU.

‎Penyidik saat ini masih terus melacak dan menyita aset yang diduga berkaitan dengan jaringan Koh Erwin untuk memiskinkan pelaku dan memberikan efek jera. (RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Band metal anak-anak asal Thailand, Little Angels, mencuri perhatian setelah tampil di festival rock dan menembus final meski seluruh personelnya masih berusia sekitar 11 tahun. (Foto: Instagram/litt.leangel144)

    Little Angels: Bocah SD Thailand Guncang Panggung Rock

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Band metal tak selalu identik dengan musisi dewasa. Dari Mae Sot, Provinsi Tak, Thailand, muncul grup musik anak-anak bernama Little Angels yang menarik perhatian publik setelah menunjukkan kemampuan bermain musik rock dan metal di usia sekolah dasar. ‎Little Angels beranggotakan siswa kelas 5 dari Tessaban Wat Chumphon Khiri School. Meski rata-rata berusia […]

  • Jika Terjadi Kepadatan di Merak, Kapolda Banten Siapkan Skema Delaying System dan Buffer Zone

    Jika Terjadi Kepadatan di Merak, Kapolda Banten Siapkan Skema Delaying System dan Buffer Zone

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Merak, ReportaseNews – Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki menyiapkan berbagai pola sistem terpadu guna mengantisipasi peningkatan volume kendaraan yang menuju Pelabuhan Merak. Strategi utama yang diusung meliputi penerapan sistem penundaan atau delaying system serta optimalisasi kawasan penyangga (buffer zone) guna memastikan kelancaran arus lalu lintas di sekitar pelabuhan. Langkah pertama yang menjadi prioritas adalah pemberlakuan […]

  • Kesal Pondok Dirusak, Pria di Madina Aniaya ODGJ hingga Tewas

    Kesal Pondok Dirusak, Pria di Madina Aniaya ODGJ hingga Tewas

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mandailing Natal (Madina) meringkus seorang pria berinisial PJ atas dugaan penganiayaan berat yang mengakibatkan tewasnya Arsalan, seorang warga Desa Mompang Julu yang diketahui mengidap gangguan jiwa. Peristiwa tragis itu terungkap setelah jenazah korban ditemukan di sebuah pondok kebun karet pada Jumat (8/5/2026) sore, dengan kondisi luka memar […]

  • Aparat Dinilai Lemah, Puluhan Ekskavator Tambang Emas Ilegal Kepung Madina

    Aparat Dinilai Lemah, Puluhan Ekskavator Tambang Emas Ilegal Kepung Madina

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Kelurahan Tapus, Kecamatan Linggabayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), kembali beroperasi secara terang-terangan pada Minggu (29/3/2026). Berdasarkan pantauan, sebanyak dua puluhan alat berat jenis ekskavator tampak bekerja di area perbukitan yang berdekatan dengan aliran sungai, meski sebelumnya aparat TNI sempat melakukan upaya penertiban di lokasi […]

  • Korban tewas tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur bertambah jadi 14 orang, 84 lainnya luka dan dirawat di sejumlah rumah sakit. (Ist)

    Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Polda Metro Jaya Sebut 10 Jenazah Korban Belum Teridentifikasi

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Bekasi, ReportaseNews – Sebanyak 10 jenazah korban kecelakaan antara Kereta Commuter Line dan Kereta Rel Diesel (KRD) jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur masih belum teridentifikasi hingga Selasa (28/4/2026) pagi. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menjelaskan, seluruh jenazah tersebut saat ini berada di RS Polri Kramat Jati untuk menjalani proses pencocokan […]

  • Eks Polisi Bongkar Skema Sabu 1 Kg Dituntut 17 Tahun, Lebih Berat dari Terdakwa Lain

    Eks Polisi Bongkar Skema Sabu 1 Kg Dituntut 17 Tahun, Lebih Berat dari Terdakwa Lain

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Binjai, ReportaseNews – Sidang perkara narkoba jenis sabu sebanyak satu kilogram kembali digelar di PN Binjai, Kota Binjai, Sumatra Utara (Sumut), Senin (23/2/2026). Dalam sidang ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Binjai menuntut terdakwa Erina Sitapura, yang juga pecatan polisi, 17 tahun penjara. Meski Erina membongkar keterlibatan oknum lain dalam peredaran satu kilogram sabu, […]

expand_less