Breaking News
Trending Tags

Ini Sandi Aliran Uang Pemerasan WNA ke Wamen Imipas Silmy Karim

  • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA) dengan modus operandi penggunaan sandi atau kode khusus untuk menyamarkan aliran dana.

Ketua KPK Setyo Budiyanto mengungkapkan, komplotan ini menggunakan istilah-istilah unik seperti ‘malaikat’ hingga peran personel grup musik untuk mendistribusikan uang setoran yang dikumpulkan dari biro jasa dan WNA setiap pekannya.

“Untuk menyamarkan pembagian uang, para pihak menggunakan kode distribusi khusus, seperti penggunaan istilah ‘malaikat’ yang dimaksudkan distribusi uang untuk para pejabat tinggi di lingkungan Dirjen Imipas/Kementerian Imipas,” kata Setyo dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (4/6/2026).

Selain istilah surgawi tersebut, para pelaku juga mengadopsi struktur grup musik guna memetakan porsi jatah untuk pihak-pihak tertentu yang terlibat di dalam lingkaran birokrasi imigrasi.

“Kode lainnya dengan menggunakan istilah pembayaran konser grup band, seperti vokalis, gitaris, backing vocal, dan koreografer yang merepresentasikan aliran uang untuk pihak-pihak tertentu,” ujar Setyo.

Dari hasil manipulasi birokrasi dan penyemaran kode-kode tersebut, Silmy Karim diduga menerima jatah rutin sebesar Rp100 juta setiap hari Jumat.

Setyo menjelaskan, uang hasil pemerasan yang terkumpul tidak hanya mengalir untuk memperkaya diri secara langsung, melainkan juga diputar ke berbagai sektor bisnis formal demi menghapus jejak digital dan fisik dari tindak pidana korupsi tersebut.

“Uang tersebut, kemudian dibagikan kepada para oknum di Dirjen Imipas/Kementerian Imipas setiap pekan di hari Jumat, salah satunya SK (Silmy Karim) yang menerima jatah rutin sebesar Rp100 juta per minggu,” kata Setyo.

KPK tengah mendalami lebih lanjut seluruh aset yang dibeli dengan uang haram tersebut. Berdasarkan temuan awal penyidik, komplotan ini bahkan sudah melangkah jauh dengan mendirikan badan usaha legal menggunakan uang hasil pemerasan pengurusan izin tinggal.

“Selanjutnya, uang tersebut digunakan oleh para pihak untuk kepentingan pribadi, pembelian aset, maupun kegiatan usaha seperti mendirikan perusahaan towing untuk menyamarkan penerimaan uang tersebut,” ucap Setyo. (RN-03)

  • Penulis: RN-03

Reportase Pilihan

  • Gubsu Kritik Ketimpangan Anggaran Rehabilitasi Pasca-bencana Hanya Disetujui 6,91%

    Gubsu Kritik Ketimpangan Anggaran Rehabilitasi Pasca-bencana Hanya Disetujui 6,91%

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Medan, ReportasNews – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Muhammad Bobby Afif Nasution mengkritik draf rencana induk (Renduk) rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Pulau Sumatera. Dalam rapat koordinasi tingkat menteri yang berlangsung di Kantor Kemenko PMK Jakarta pada Jumat (27/2/2026), Bobby mempertanyakan transparansi data yang menyebabkan alokasi dana untuk Sumatera Utara merosot jauh dari angka kebutuhan riil […]

  • Polda Metro Jaya kembali memberlakukan tilang manual dalam Operasi Patuh Jaya 2026. Pelanggaran kasat mata seperti tanpa pelat nomor, melawan arus, dan penggunaan ponsel menjadi sasaran utama. (Foto: ReportaseNews/Fira)

    Tilang Manual Kembali Berlaku di Ops Patuh Jaya 2026, Pengendara Tanpa Pelat Jadi Sasaran

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Fira
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali mengaktifkan penindakan tilang manual selama pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026. Langkah ini diambil untuk menjaring pelanggaran lalu lintas yang tidak dapat terdeteksi oleh sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). ‎Operasi Patuh Jaya 2026 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 8 hingga 21 Juni 2026. Salah […]

  • Menteri Pigai Sebut Pers dan Pemerintah Saling Jaga Independensi Play Button

    Menteri Pigai Sebut Pers dan Pemerintah Saling Jaga Independensi

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar
  • Perkembangan Kasus Smart Village, Jaksa Kembali Periksa Sejumlah Kades

    Perkembangan Kasus Smart Village, Jaksa Kembali Periksa Sejumlah Kades

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Tim penyidik Kejaksaan Negeri Mandailing Natal (Kejari Madina) kembali memanggil dan memeriksa sejumlah kepala desa di kabupaten ini untuk menjalani pemeriksaan lanjutan terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek Smart Village pada Senin, 3 Agustus 2026. Pemanggilan itu dibenarkan oleh beberapa kepala desa usai menjalani pemeriksaan di kantor kejaksaan setempat. Namun, para […]

  • Industri Minuman Kemasan Hadapi Tantangan Struktur Ekonomi, ASRIM Dorong Kebijakan Adaptif

    Industri Minuman Kemasan Hadapi Tantangan Struktur Ekonomi, ASRIM Dorong Kebijakan Adaptif

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, masih menunjukkan resiliensi sebagai salah satu tulang punggung manufaktur sekaligus penopang utama konsumsi domestik di tengah tekanan ekonomi global, pelemahan nilai tukar rupiah, serta ketidakpastian geopolitik dunia. Data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dicatat Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia menunjukkan, ekonomi […]

  • Rampok Jamaah Salat Subuh di Padangsidimpuan, Si Kapten Ditangkap Polisi

    Rampok Jamaah Salat Subuh di Padangsidimpuan, Si Kapten Ditangkap Polisi

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan, ReportaseNews – Tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal Polres Padangsidimpuan  membekuk seorang pria berinisial AA alias ‘Si Kapten’ (30), perampok jamaah salat subuh di Jalan H. Agus Salim, Kelurahan Wek II, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Minggu (3/5/2026). Aksi pelaku meresahkan, karena nekat merampok warga yang hendak beribadah di Masjid Raya Lama. Seperti peristiwa yang menimpa Muan […]

expand_less