Breaking News
Trending Tags

Polda Sumut Dihadang 12 Pria Kekar Saat Sita Ekskavator Tambang Emas Ilegal di Madina

  • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Madina, ReportaseNews – Upaya Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menertibkan praktik Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendapat perlawanan sengit. Tim gabungan dari Ditreskrimsus dan Satuan Brimob Polda Sumut mengalami intervensi oleh sekelompok orang saat berusaha mengamankan barang bukti di lapangan pada Senin (2/3/2026).

Insiden ini bermula ketika petugas melakukan operasi di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) wilayah KPH 8, Kecamatan Siabu, Madina, sekitar pukul 06.00 WIB. Dalam operasi tersebut, polisi berhasil menyita dua unit ekskavator yang diduga kuat akan digunakan untuk pengerukan emas secara ilegal di Desa Muara Batang Angkola dan Huta Godang Muda.

Namun, saat proses pengamanan berlangsung, muncul sekira 12 orang pria bertubuh kekar dengan pakaian preman yang mencoba menghalang-halangi petugas dan berusaha merebut kembali alat berat tersebut agar tidak dibawa ke kantor polisi.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan membenarkan adanya aksi penghadangan terhadap personel di lapangan. Meski demikian, Ferry belum merinci identitas maupun latar belakang kelompok yang melakukan intervensi tersebut, apakah merupakan oknum aparat atau warga sipil.

“Infonya yang saya dapat, ada yang berusaha mengambil alat berat yang sudah diamankan,” kata Kombes Ferry Walintukan saat memberikan keterangan di Medan, Senin (2/3/2026).

Sebelumnya diberitakan, aktivitas tambang ilegal di wilayah tersebut dilaporkan telah berlangsung selama kurang lebih tiga pekan dan terus meluas. Berdasarkan data di lapangan, jumlah alat berat yang beroperasi di lokasi awalnya hanya terpantau lima unit, namun kini telah bertambah menjadi belasan unit. Masifnya pengerukan di kawasan hutan lindung ini memicu kekhawatiran akan terjadinya kerusakan ekosistem permanen.

Kondisi ini mendapat sorotan tajam dari aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Madina yang mendesak penegakan hukum tanpa pandang bulu. Aktivis HMI, Abdul Haris Nasution, menegaskan bahwa praktik tersebut merupakan pelanggaran berat terhadap regulasi pertambangan dan kehutanan yang berlaku.

“Aktivitas tersebut secara yuridis bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, khususnya Pasal 158. Pelaku penambangan tanpa izin dapat diancam pidana penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp100 miliar,” tegas Abdul Haris Nasution.

Dia juga menambahkan lokasi operasional alat berat tersebut berada di bawah yurisdiksi Polres Mandailing Natal, sehingga tidak ada alasan bagi aparat untuk membiarkan pengrusakan hutan terus berlanjut.

HMI berkomitmen akan terus mengawal kasus ini hingga seluruh alat berat disita dan para pelaku diproses secara hukum demi menjaga kelestarian lingkungan di Mandailing Natal. (RN-01/03)

 

  • Penulis: RN-03

Reportase Pilihan

  • Sidang Tuntutan Ditunda, Keluarga Terdakwa Tambang Ilegal Pancurendang Kecewa

    Sidang Tuntutan Ditunda, Keluarga Terdakwa Tambang Ilegal Pancurendang Kecewa

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Purwokerto, ReportaseNews — Suasana haru bercampur kekecewaan menyelimuti Pengadilan Negeri Purwokerto, Kamis (26/3/2026). Pasalnya, majelis hakim menunda sidang pembacaan tuntutan kasus tambang emas ilegal di Desa Pancurendang, Kabupaten Banyumas. Sidang yang semula dinantikan keluarga terdakwa untuk menentukan nasib tiga orang, yakni Slamet Marsono, Gito Zaenal, dan Yanto Susilo, urung digelar sesuai jadwal. Berdasarkan keterangan kuasa […]

  • Pelaku pembunuhan cucu Mpok Nori terekam CCTV, polisi mendalami dugaan pembunuhan berencana terhadap Dwinta Anggary, cucu Mpok Nori, setelah pelaku terekam CCTV bolak-balik ke lokasi di Cipayung, Jakarta Timur. (Ist)

    Polisi Dalami Unsur Perencanaan Pembunuhan Cucu Mpok Nori

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Penyidik Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya terus mengusut kasus tewasnya Dwinta Anggary di kawasan Cipayung. Dalam perkembangan terbaru, polisi menemukan indikasi adanya unsur perencanaan dalam peristiwa tersebut. ‎ ‎Dugaan itu muncul setelah penyidik menelaah rekaman kamera pengawas serta memeriksa sejumlah saksi dan tersangka. Dari hasil penelusuran, pelaku diduga beberapa kali keluar […]

  • Polda Metro Jaya menurunkan 1.300 personel untuk mengamankan FIFA Series 2026 di Stadion GBK, termasuk rekayasa lalu lintas dan pengamanan jalur penonton. (Foto: RN/Tama)

    GBK Steril! 1.300 Personel Amankan FIFA Series

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Polda Metro Jaya menyiagakan 1.300 personel gabungan untuk menjaga keamanan penyelenggaraan FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (27/3/2026). ‎Pengamanan dilakukan dalam dua pertandingan internasional yang digelar pada hari yang sama, yakni laga Kepulauan Solomon melawan Bulgaria pukul 15.30 WIB serta pertandingan Timnas Indonesia menghadapi […]

  • Polda Metro Jaya menangkap selebgram asal Brunei Darussalam berinisial MIA terkait kasus penganiayaan yang menewaskan sesama WN Brunei di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. (Foto: ReportaseNews/HO-Subdit Resmob Polda Metro Jaya)

    Polisi Tangkap Selebgram Brunei Usai Pukul Korban Hingga Tewas di Blok M

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Polda Metro Jaya mengungkap kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang warga negara Brunei Darussalam berinisial MHF di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Polisi telah menangkap terduga pelaku yang merupakan selebgram berinisial MIA yang juga merupakan warga Brunei Darussalam. ‎Kasus tersebut terjadi di Jalan Sultan Hasanudin, Melawai, Kebayoran Baru, pada 6 […]

  • PMII Bongkar Keterlibatan Oknum TNI dalam Tambang Emas Ilegal di Madina

    PMII Bongkar Keterlibatan Oknum TNI dalam Tambang Emas Ilegal di Madina

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Cabang Mandailing Natal (PMII Madina) mengungkap dugaan keterlibatan sejumlah oknum aparat TNI yang berperan sebagai pelindung hingga pelaku bisnis Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kecamatan Batangnatal, Kabupaten Madina, Sumatera Utara. Ketua PC PMII Madina Abdul Rahman Hasibuan mengungkapkan, pihaknya telah mengantongi berbagai laporan masyarakat mengenai praktik […]

  • Lupa Matikan Kompor, Warung Nasi Pecel di Takeran Nyaris Ludes

    Lupa Matikan Kompor, Warung Nasi Pecel di Takeran Nyaris Ludes

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Magetan, ReportaseNews – Sebuah warung nasi pecel ‘Luwih Pooolll’ milik warga di Pasar Takeran, Kelurahan Takeran, Magetan, Jawa Timur, Rabu pagi (27/05/2026) terbakar. Kebakaran tidak menjalar lebih luas karena kepulan asap segera diketahui warga dan langsung serentak melakukan upaya pembasahan. Insiden yang menimpa warung yang buka sore hari tersebut akibat kelalaian pemilik warung bernama Bu […]

expand_less