Breaking News
Trending Tags

Teror Bom SDN Srengseng Sawah, Pelaku Ngaku Terlilit Pinjol

  • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Polisi mengungkap fakta baru dalam penyelidikan kasus ancaman bom yang dikirim ke SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Pelaku berinisial MY (34) mengaku tengah menghadapi persoalan hidup dan terlilit utang pinjaman online (pinjol), meski penyidik belum menemukan keterkaitan kondisi tersebut dengan aksi ancaman yang dilakukannya.

‎Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Iman Imanuddin mengatakan MY sempat menyampaikan bahwa dirinya memiliki kekecewaan dalam kehidupan pribadi. Namun, kekecewaan itu dipastikan tidak ditujukan kepada pihak sekolah.

‎”Tapi sempat juga menyampaikan ada kekecewaan secara pribadi, tapi kekecewaan dalam hidupnya, bukan terhadap sekolah,” kata Iman Imanuddin kepada wartawan, Selasa (14/7/2026).

‎Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah mengungkapkan pelaku juga mengakui memiliki utang pinjaman online. Kendati demikian, penyidik menilai pengakuan tersebut belum dapat menjelaskan alasan di balik ancaman bom yang dikirimkan ke sekolah.

‎”Ada juga (pinjol), tapi enggak nyambung kenapa dia ancam sekolah. Kemarin kan dia ngomong aja, sekarang lagi sama psikolog forensik,” ujar Iskandarsyah.

‎Polisi hingga kini masih mendalami motif pelaku dengan melibatkan psikolog forensik. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi psikologis MY sekaligus memastikan latar belakang yang mendorongnya mengirim ancaman tersebut.

‎Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, MY mengaku hanya iseng saat mengirim ancaman bom. Meski demikian, penyidik belum menjadikan pengakuan itu sebagai kesimpulan akhir dan masih mengembangkan penyelidikan.

‎MY diketahui merupakan orang tua dari salah seorang siswa di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi. Setelah mengirim ancaman, pelaku bahkan masih sempat datang ke sekolah untuk menjemput anaknya.

‎Peristiwa itu terjadi pada Senin (13/7/2026) pagi ketika para siswa sedang mengikuti upacara bendera. Aparat kepolisian bersama Tim Gegana Brimob dan Densus 88 Antiteror langsung melakukan sterilisasi serta penyisiran di seluruh area sekolah.

‎Hasil pemeriksaan memastikan tidak ditemukan bahan peledak maupun benda berbahaya di lokasi. Meski ancaman tersebut terbukti palsu, polisi tetap melanjutkan proses hukum terhadap pelaku karena tindakannya telah menimbulkan kepanikan dan mengganggu aktivitas belajar mengajar di sekolah.

(RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Warga Minta Polda Metro Jaya Tambah Loket Layanan BPKB

    Warga Minta Polda Metro Jaya Tambah Loket Layanan BPKB

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Walaupun apresiasi percepatan proses administrasi di Seksi BPKB Polda Metro Jaya terus mengalir, tetapi masyarakat masih berharap loket pelayanan ditambah. Tujuannya, mengantisipasi lonjakan antrean pemohon balik nama kendaraan yang kian meningkat setiap hari. Sepiansyah, warga yang mengurus balik nama kendaraan pada Rabu (11/3/2026), merasakan langsung kemudahan sistem birokrasi saat ini. Dia mengakui […]

  • TNI Usut Penganiayaan Aktivis KontraS, Letjen Yudi Lepas Jabatan Kabais

    TNI Usut Penganiayaan Aktivis KontraS, Letjen Yudi Lepas Jabatan Kabais

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Mabes TNI melakukan serah terima jabatan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI yang sebelumnya dijabat oleh Letnan Jenderal TNI Yudi Abrimantyo, Rabu (25/3/2026). Pergantian ini dilakukan di tengah bergulirnya proses hukum terhadap empat prajurit BAIS yang diduga terlibat aksi penyerangan terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Aulia […]

  • Amankan Pasokan, Polda Sumut Tugaskan Polisi Bersertifikat Jadi Supir Truk Tangki BBM

    Amankan Pasokan, Polda Sumut Tugaskan Polisi Bersertifikat Jadi Supir Truk Tangki BBM

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Medan, ReportaseNews – Polda Sumatera Utara (Sumut) mengerahkan sepuluh personel polisi terlatih untuk mengemudikan truk tangki Bahan Bakar Minyak (BBM) guna mengatasi krisis kelangkaan awak mobil tangki di provinsi ini. Pengerahan polisi ini diambil setelah rapat koordinasi lintas sector mengungkap adanya kekosongan posisi pengemudi yang menghambat suplai energi ke masyarakat. Kepala Biro Operasi Polda Sumut […]

  • Dapur MBG Diduga Terkait Aset Mahrus akan Diadukan ke KPK

    Dapur MBG Diduga Terkait Aset Mahrus akan Diadukan ke KPK

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Probolinggo, Reportasenews – Menyusul pengungkapan dugaan kepemilikan enam dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) atas nama pihak lain oleh tersangka Moch. Mahrus, Ketua Laskar Advokasi Siliwangi, Syaiful Bahri, berencana melaporkan sejumlah temuan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sekaligus Badan Gizi Nasional (BGN). Langkah ini diambil guna meminta pemeriksaan menyeluruh dan penghentian permanen terhadap dapur yang […]

  • Sejumlah wilayah di Jakarta Timur terendam banjir. (Foto: Instagram/info_cipayung)

    Banjir Ciracas Rendam 9 RW, Puluhan Warga Dievakuasi

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Banjir merendam sembilan rukun warga (RW) di Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, setelah Kali Cipinang meluap akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu (21/3/2026) sore. Genangan terjadi di sejumlah kelurahan dan memicu evakuasi warga, terutama kelompok rentan. ‎Camat Ciracas, Panangaran Ritonga, mengatakan hujan berintensitas cukup tinggi berlangsung antara pukul 17.00 hingga […]

  • Desak Bentuk TGPF, Amnesty Internasional Sinyalir Proses Hukum Pelaku Teror Aktivis KontraS akan Terkendala

    Desak Bentuk TGPF, Amnesty Internasional Sinyalir Proses Hukum Pelaku Teror Aktivis KontraS akan Terkendala

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid mendesak Kepolisian RI segera menangkap pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Pernyataan ini muncul di tengah kekhawatiran adanya hambatan akses hukum, karena para tersangka diduga berada di bawah perlindungan institusi militer tertentu. Usman Hamid mensinyalir proses penegakan hukum oleh kepolisian terkendala, karena […]

expand_less