Breaking News
Trending Tags

Kementan Perkuat Pengawasan dan Tindak Tegas Mafia Pangan

  • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Kementerian Pertanian (Kementan) memperkuat pengawasan dan penegakan hukum dari hulu hingga hilir terhadap praktik mafia pangan yang merugikan masyarakat serta mengganggu stabilitas harga nasional. Langkah tegas ini bertujuan mengantisipasi permainan distribusi, penimbunan, maupun manipulasi harga di lapangan yang kerap memanfaatkan dinamika tata niaga pangan, termasuk komoditas minyak goreng.

Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian Irham Waroihan mengungkapkan, praktik mafia pangan umumnya muncul ketika pemerintah mengeluarkan kebijakan strategis yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat dan ketahanan pangan nasional.

Dia menegaskan pemerintah terus memperkuat tata niaga sawit dan minyak goreng melalui kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) agar pasokan kebutuhan masyarakat tetap terjaga dengan baik.

“Setiap ada kebijakan strategis untuk kepentingan negara dan masyarakat, mafia pangan selalu bergerak mencari celah. Termasuk dalam tata niaga minyak goreng,” ujar Irham di Jakarta, Senin (25/5/2026).

Menurut Irham, penguatan pengawasan lintas kementerian, lembaga, aparat penegak hukum, pemerintah daerah, hingga pelaku usaha diperlukan agar implementasi kebijakan di lapangan berjalan sesuai ketentuan. Kementerian Pertanian memastikan penegakan hukum akan dilakukan secara tegas dan terukur apabila ditemukan praktik pelanggaran seperti penimbunan maupun permainan harga di pasar.

“Pengawasan harus dilakukan secara ketat mulai dari hulu sampai hilir karena ini menyangkut kepentingan rakyat banyak. Penegakan hukum harus memberikan efek jera agar praktik serupa tidak kembali terulang,” tegas Irham.

Di tengah dinamika harga pangan saat ini, Kementan meminta masyarakat tetap tenang dan memercayai langkah pengawasan serta penguatan regulasi yang sedang berjalan.

Irham mengatakan pemerintah tidak akan tinggal diam melawan mafia pangan demi memastikan stabilisasi harga, ketersediaan pasokan, dan pengendalian cadangan pangan berjalan optimal.

“Kami berharap masyarakat tetap tenang dan yakin bahwa pemerintah akan terus mengambil langkah nyata, baik melalui pengawasan di lapangan maupun penguatan regulasi. Pemerintah tidak akan tinggal diam melawan mafia pangan,” tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan penegakan hukum terhadap mafia pangan harus dilakukan secara tegas tanpa kompromi guna mewujudkan swasembada pangan sesuai dengan arahan Presiden Prabowo.

Dia menyatakan langkah bersih-bersih ini tidak hanya menyasar pelaku di luar pemerintahan, tetapi juga menindak tegas oknum di internal kementerian sendiri.

“Seperti arahan Bapak Presiden Prabowo, kita diminta mewujudkan swasembada pangan dan penegakan hukum harus ditegakkan manakala ada yang bermain-main. Tidak ada kompromi,” ujar Amran.

Berdasarkan data Kementerian Pertanian sepanjang periode 2024 hingga 2025, terdapat 94 kasus pangan yang telah ditangani dengan total 77 tersangka. Kasus tersebut meliputi 46 kasus beras, 27 kasus pupuk, 16 kasus minyak, serta 3 kasus yang melibatkan oknum pegawai internal.

Selain itu, pemerintah telah mencabut 2.231 izin pengecer dan distributor pupuk bermasalah, serta mengirimkan 260 kasus kepada aparat penegak hukum dalam sepuluh bulan terakhir.

Salah satu pengungkapan terbesar yang tercatat adalah skandal beras oplosan, di mana hasil pemeriksaan laboratorium di sepuluh provinsi menunjukkan 85,56 persen beras premium tidak memenuhi standar mutu, berat, dan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Praktik manipulasi pada 212 merek beras premium dan medium tersebut berpotensi merugikan konsumen hingga mencapai Rp99,35 triliun per tahun. Kementerian Pertanian memastikan pengawasan dan penindakan ini akan terus diperkuat secara berkelanjutan demi melindungi masyarakat serta menjaga ketahanan pangan nasional. (RN-03)

  • Penulis: RN-03

Reportase Pilihan

  • Mantan Menag Yaqut Lawan KPK  Lewat Gugatan Praperadilan

    Mantan Menag Yaqut Lawan KPK Lewat Gugatan Praperadilan

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan terkait penetapan statusnya sebagai tersangka. Berdasarkan Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Jaksel, gugatan dengan nomor 19/Pid.Pra/2026/PN.JKT.SEL itu dilayangkan pada Selasa (10/2/2026). Yaqut menggugat status hukumnya sebagai tersangka yang disematkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus […]

  • Satgas Ramadan Pertamina Sumbagut Mulai, Ini Strateginya

    Satgas Ramadan Pertamina Sumbagut Mulai, Ini Strateginya

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Gus
    • 0Komentar

    Batam, ReportaseNews— Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) resmi mengoperasikan Satgas Ramadan dan Idulfitri 2026 sejak 9 Maret hingga 1 April 2026. Fokus utama pengamanan diarahkan pada stabilitas pasokan dan distribusi energi di tengah lonjakan konsumsi masyarakat. Kesiapan tersebut ditegaskan dalam konferensi pers di Aula Bright Gas, Selasa (17/3), dengan penekanan pada penguatan […]

  • Veda Ega Pratama Pimpin Klasemen Rookie Moto3 2026, Geser Brian Uriarte

    Veda Ega Pratama Pimpin Klasemen Rookie Moto3 2026, Geser Brian Uriarte

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali memimpin klasemen pembalap rookie Moto3 2026 setelah rival utamanya, Brian Uriarte, resmi didiskualifikasi dari hasil Moto3 GP Catalunya akibat pelanggaran regulasi teknis terkait penggunaan oli mesin. Keputusan tersebut diumumkan oleh panel steward setelah hasil pemeriksaan laboratorium independen mengonfirmasi bahwa motor KTM milik Uriarte menggunakan pelumas […]

  • Bareskrim Polri mengungkap produksi kosmetik ilegal bermerkuri di Bogor. Tiga orang diamankan, ratusan produk disita. (Ist)

    Kosmetik Ilegal Bermerkuri Dibongkar Bareskrim di Bogor

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Tim Subdirektorat III Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal Polri mengungkap praktik produksi dan distribusi kosmetik ilegal tanpa izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dalam pengungkapan tersebut, tiga orang diamankan bersama puluhan barang bukti yang diduga mengandung bahan berbahaya. ‎Pengungkapan kasus ini bermula […]

  • Harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex naik akibat lonjakan harga minyak dunia. Pemerintah pastikan BBM subsidi tetap stabil. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    BBM Non-subsidi Naik Gila-gilaan, Ini Faktanya!

    • calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjelaskan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi sebagai konsekuensi dari tekanan global, terutama lonjakan harga minyak mentah dunia. ‎Kenaikan tersebut dipicu oleh ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel, sehingga berdampak langsung terhadap harga energi internasional. […]

  • WNA asal Jerman menjadi korban penjambretan di Jakarta Pusat. Polisi masih menyelidiki kasus tersebut setelah pelaku melarikan diri usai merampas ponsel korban. (Foto: Tangkapan Layar)

    Jambret Beraksi di Jakpus Terekam Kamera, Ponsel WNA Jerman Raib

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Aparat kepolisian tengah menyelidiki kasus penjambretan yang menimpa seorang warga negara asing (WNA) asal Jerman di kawasan Jakarta Pusat. ‎Kapolsek Sawah Besar, Rahmat Himawan, menyatakan bahwa kasus tersebut kini dalam penanganan pihaknya. ‎”Sedang proses penyelidikan oleh Polsek Sawah Besar,” ujar Rahmat di Jakarta, Senin (20/4/2026). ‎Peristiwa itu terjadi pada Minggu (19/4/2026) sore […]

expand_less