Breaking News
Trending Tags

Berkah Ramadan, Usaha Manisan Rumahan di Banyumas Kebanjiran Pesanan

  • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Banyumas, ReportaseNews – Datangnya bulan suci Ramadan dan menjelang Hari Raya Idulfitri membawa berkah tersendiri bagi para pelaku usaha kuliner, khususnya produsen manisan dan kue kering khas Lebaran. Permintaan yang meningkat tajam membuat sejumlah pelaku usaha rumahan di Banyumas, Jawa Tengah, mengalami lonjakan penjualan hingga dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Salah satunya dirasakan oleh Leni Ameliani, produsen manisan dan kue kering rumahan yang tinggal di Desa Kracak, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas. Usaha yang ia rintis dari rumahnya memproduksi berbagai jenis manisan seperti manisan pepaya, manisan agar-agar, manisan pala, serta manisan kolang-kaling.

Tak hanya manisan, Leni juga memproduksi beragam kue kering khas Lebaran seperti nastar, kastengel, putri salju, dan kue semprit yang banyak dicari masyarakat untuk hidangan saat hari raya.

Perempuan yang sebelumnya bekerja sebagai staf administrasi interior di Tangerang ini mengaku, pada Ramadan tahun ini permintaan produk buatannya meningkat tajam. Bahkan, manisan agar-agar dan manisan pepaya menjadi produk yang paling diminati oleh pelanggan.

Menurutnya, selain rasanya yang manis dan segar, tampilan manisan yang berwarna-warni membuat produk tersebut terlihat lebih menarik dibandingkan manisan pada umumnya.
Proses pembuatan manisan agar terbilang sederhana. Bahan yang digunakan antara lain agar-agar plain, jelly, gula pasir, serta perisa vanili.

Semua bahan dimasak selama kurang lebih 20 menit hingga mendidih, kemudian dituangkan ke dalam nampan untuk didinginkan.
Setelah mengeras, agar dipotong kecil seukuran satu ruas jari. Leni menghadirkan empat varian warna yakni merah, putih, hijau, dan oranye dengan menggunakan pewarna makanan. Ia juga memastikan seluruh produknya dibuat tanpa bahan pengawet maupun pemanis buatan.

“Alhamdulillah untuk tahun ini produksi manisan kami meningkat hingga 100 persen dibanding tahun lalu. Yang paling banyak diminati pelanggan adalah manisan agar-agar dan manisan pepaya karena tampilannya lebih menarik dan berbeda dari yang lain. Pesanan sudah masuk sejak sebelum Ramadan, bahkan ada yang dari luar Jawa hingga Jepang,” ujar Leni.

Pesanan manisan miliknya tidak hanya berasal dari wilayah Banyumas, tetapi juga dari berbagai daerah di Pulau Jawa, termasuk Semarang. Bahkan, seorang pelanggan dari Jepang memesan sebanyak 12 toples untuk dikirim sebagai sajian Lebaran.

Untuk harga, manisan agar-agar dijual seharga Rp55 ribu per toples, sementara manisan pepaya dibanderol Rp50 ribu per toples. Selain itu, Leni juga menyediakan paket hampers Lebaran yang diminati pembeli untuk dijadikan bingkisan bagi keluarga maupun kerabat.

Seiring meningkatnya permintaan selama Ramadan, Leni menambah lima tenaga kerja dari lingkungan sekitar rumahnya. Mayoritas pekerja tersebut merupakan ibu rumah tangga yang turut terbantu secara ekonomi melalui usaha tersebut.

Momen Ramadan dan Idulfitri pun tidak hanya menghadirkan keberkahan bagi pelaku usaha, tetapi juga membuka peluang pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Dengan inovasi produk serta menjaga kualitas rasa, usaha rumahan seperti yang dijalankan Leni membuktikan mampu berkembang dan meraih keuntungan di tengah tingginya permintaan sajian khas Lebaran. (Kus/RN-04)

  • Penulis: Didik

Reportase Pilihan

  • Video viral memperlihatkan dugaan catcalling di Depok oleh tiga pria di Pancoran Mas. Aksi tersebut berpotensi melanggar UU TPKS dan menuai kecaman warganet. (Foto: Tangkapan Layar)

    Viral Catcalling di Depok, Seorang Wanita Labrak Pedagang Martabak

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Depok, ReportaseNews – Video dugaan pelecehan seksual dengan modus catcalling di kawasan Depok, Jawa Barat, viral di media sosial dan memicu kecaman publik. Rekaman yang diunggah akun TikTok pwettiesreyy itu memperlihatkan tiga pria melontarkan ucapan bernada seksual kepada seorang perempuan yang tengah melintas. ‎Peristiwa tersebut disebut terjadi di sekitar toko martabak di Jalan Gelatik Raya, […]

  • Baru Kerja sebagai Pelayan Kafe di Tapteng, Wanita Asal Sidimpuan Ditemukan Meninggal

    Baru Kerja sebagai Pelayan Kafe di Tapteng, Wanita Asal Sidimpuan Ditemukan Meninggal

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapteng, ReportaseNews – Seorang wanita berinisial FAL (42), warga Jalan Damar Raya, Padangsidimpuan, ditemukan meninggal dunia di sebuah kafe milik warga di Kelurahan Binasi, Kecamatan Sorkam Barat, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Korban yang baru beberapa hari tiba di lokasi untuk mencari kerja sebagai pelayan kafe tersebut ditemukan tidak sadarkan […]

  • Seorang Ibu di Medan Minta Hakim Damaikan Konflik dengan Keluarga

    Seorang Ibu di Medan Minta Hakim Damaikan Konflik dengan Keluarga

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Medan, ReportaseNews – Seorang ibu di Medan bernama Anna Br. Sitepu meminta majelis hakim Pengadilan Negeri Medan untuk bertindak sebagai penengah dalam konflik keluarga yang kini berujung pada persidangan kasus dugaan pemalsuan akta perusahaan. Anna yang kini berusia 72 tahun menyampaikan harapannya agar proses hukum ini tidak memutus tali silaturahmi antar anak kandungnya meskipun dirinya […]

  • Pakar hukum Prof Henry Indraguna meminta dugaan pemalsuan dokumen PTSL Bogor diusut hingga kemungkinan keterlibatan oknum BPN dan dugaan korupsi. (Istimewa)

    Dokumen Palsu Lolos PTSL Bogor, Pakar Hukum Prof Henry Dorong Usut Oknum BPN

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Penggeledahan Polda Metro Jaya di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I terkait dugaan pemalsuan dokumen dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2019 di Bojonggede dinilai perlu diarahkan pada penelusuran proses penerbitan sertifikat. Pakar hukum Prof Henry Indraguna menilai penyidikan tidak cukup hanya mencari pembuat dokumen yang diduga palsu. Penyidik juga perlu mengusut […]

  • Satgas Ramadan Pertamina Sumbagut Mulai, Ini Strateginya

    Satgas Ramadan Pertamina Sumbagut Mulai, Ini Strateginya

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Gus
    • 0Komentar

    Batam, ReportaseNews— Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) resmi mengoperasikan Satgas Ramadan dan Idulfitri 2026 sejak 9 Maret hingga 1 April 2026. Fokus utama pengamanan diarahkan pada stabilitas pasokan dan distribusi energi di tengah lonjakan konsumsi masyarakat. Kesiapan tersebut ditegaskan dalam konferensi pers di Aula Bright Gas, Selasa (17/3), dengan penekanan pada penguatan […]

  • IJTI Muria Raya mengecam dugaan penghalangan jurnalis saat meliput dugaan keracunan MBG di MTsN 1 Lasem, Rembang. Pihak sekolah belum memberikan klarifikasi. (And)

    IJTI Muria Raya Kecam Penghalangan Liputan MBG di MTsN 1 Lasem

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • account_circle And
    • 0Komentar

    Rembang, ReportaseNews – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Muria Raya mengecam tindakan oknum guru MTsN 1 Lasem, Rembang, yang diduga menghalangi jurnalis saat meliput dugaan keracunan setelah program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (9/9/2026). Jurnalis Rajawali TV (RTV) dan Disway Jateng yang berada di lokasi disebut mendapat larangan mengambil gambar hingga diminta meninggalkan area sekolah. […]

expand_less