Breaking News
Trending Tags

Hari Ini 6 Tahun Lalu, Covid-19 Pertama Kali Hadir di Indonesia

  • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – ‎Tepat 2 Maret menjadi penanda penting dalam sejarah pandemi di Tanah Air. Pada tanggal tersebut, kasus pertama Covid-19 di Indonesia resmi diumumkan pemerintah.

Pengumuman itu disampaikan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan pada 2 Maret 2020. Saat itu, dua warga Depok, Jawa Barat, dinyatakan positif terinfeksi virus corona jenis SARS-CoV-2.

Keduanya adalah Sita Tyasutami (pasien 01) dan ibunya, Maria Darmaningsih (pasien 02). Tak lama kemudian, Ratri Anindyajati yang merupakan kakak Sita juga dinyatakan positif sebagai pasien 03.

Dalam keterangannya, Jokowi mengungkapkan, penularan diduga bermula dari interaksi dengan seorang warga negara Jepang yang sebelumnya terdeteksi positif di Malaysia.

“Minggu yang lalu ada informasi bahwa ada orang Jepang yang ke Indonesia kemudian tinggal di Malaysia dan dicek di sana ternyata positif corona,” kata Jokowi saat itu.

“Orang Jepang ke Indonesia bertamu siapa, ditelusuri dan ketemu. Ternyata orang yang terkena virus corona berhubungan dengan dua orang, ibu 64 tahun dan putrinya 31 tahun,” lanjutnya.

Sita mulai merasakan gejala pada 16 Februari 2020 dan menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Depok pada 27 Februari 2020. Kondisinya kemudian dirujuk ke RSPI Sulianti Suroso pada 1 Maret 2020 sebelum akhirnya diumumkan positif sehari berselang.

Setelah dinyatakan sembuh dan keluar dari rumah sakit, Sita mengaku masih merasakan dampak lanjutan. Ia mengalami sesak napas dan tubuh yang mudah lemas.

Lebih dari itu, tekanan psikologis menjadi beban berat yang ia rasakan sebagai pasien pertama Covid-19 di Indonesia.

Dalam wawancara yang dikutip dari Antara pada 29 April 2020, Sita mengungkapkan tekanan tersebut datang dari berbagai arah, mulai dari rasa takut terhadap penyakit hingga sorotan publik dan media.

“Saya merasakan tekanan, rasa shock dan takut sebagai pasien yang terkonfirmasi positif dan ada tekanan eksternal dari media dan rakyat Indonesia. Jadi saat itu dengan adanya beragam pemutarbalikan fakta, saya mengalami tekanan batin luar biasa, fisik saya drop karena tekanan batin melemahkan imun saya,” ujar Sita, dikutip Antara, Senin (2/3/2026).

Meski demikian, ia bersyukur mendapat dukungan keluarga dan rekan-rekannya. Ia juga berkonsultasi dengan seorang psikolog untuk membantu mengatasi tekanan mental yang dialaminya.

Sita menilai, layanan psikologi resmi dari pemerintah sangat dibutuhkan, terutama di tengah maraknya hoaks yang memicu kepanikan publik.

“Dengan adanya layanan psikologi resmi pemerintah akan jauh lebih baik. Maraknya hoaks menyebabkan kepanikan publik. Menurut saya tidak hanya mereka yang positif COVID-19, namun mereka yang tidak positif juga membutuhkan layanan psikologi sama halnya seperti kami pasien COVID-19,” ujarnya. (RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Diduga Penimbunan Solar Subsidi di Saba Purba Viral, Polres Madina Jangan Tutup Mata

    Diduga Penimbunan Solar Subsidi di Saba Purba Viral, Polres Madina Jangan Tutup Mata

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Polres Mandailing Natal (Madina) didesak menindak dan tidak menutup mata terhadap aktivitas di gudang yang diduga menjadi tempat penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di kawasan Saba Purba, Desa Purba Baru, Kecamatan Lembah Sorik Marapi (LSM), Madina. Desakan itu mencuat setelah video berdurasi 44 detik yang memperlihatkan puluhan jeriken besar […]

  • SMA Negeri 1 Purwokerto memperkuat kualitas pendidikan dan ikatan alumni di tengah memudarnya istilah sekolah favorit akibat kebijakan PPDB terbaru. (Foto: RN/Kus)

    Label Sekolah Favorit Pudar, SMAN 1 Purwokerto Bergerak

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Kus
    • 0Komentar

    Purwokerto, ReportaseNews – Perubahan kebijakan pendidikan nasional mulai menggeser istilah “sekolah favorit”. Di tengah situasi itu, SMA Negeri 1 Purwokerto memilih fokus menjaga mutu pembelajaran sekaligus mempererat jaringan alumni lintas generasi. ‎Di Purwokerto, sekolah ini menilai kualitas pendidikan tidak lagi bergantung pada label, tetapi pada konsistensi pembinaan akademik dan karakter siswa. Sistem Penerimaan Peserta Didik […]

  • Sigap Tangani Karhutla Bromo, Satgas Polda Jatim Raih Apresiasi

    Sigap Tangani Karhutla Bromo, Satgas Polda Jatim Raih Apresiasi

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Probolinggo,Reportasenews — Kesigapan Satuan Tugas (Satgas) Polda Jawa Timur dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo mendapat apresiasi. Respons cepat personel di lapangan dinilai menjadi bagian penting dalam upaya mengendalikan api sekaligus mencegah meluasnya dampak kebakaran. Upaya tersebut dilakukan dengan memperhatikan kondisi medan dan cuaca yang menjadi tantangan tersendiri dalam penanganan […]

  • Minim Peminat, Dua Lowongan Perangkat Desa Bangunrejo Lor Hanya Diikuti Enam Peserta

    Minim Peminat, Dua Lowongan Perangkat Desa Bangunrejo Lor Hanya Diikuti Enam Peserta

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Admin Situs
    • 0Komentar

    NGAWI, Reportasenews – Seleksi perangkat desa di.Desa Bangunrejo Lor, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi sepi peminat. Padahal biasanya seleksi perangkat desa masih menjadi pekerjaan yang menjanjikan dan diburu bagi para pencari kerja. Dalam seleksi dua formasi perangkat desa yang berlangsung pada Rabu (12/11/2025) hanya diikuti enam peserta. Untuk formasi jabatan Kepala Urusan Tata Usaha Dan Umum sebanyak […]

  • Polres Flores Timur Lakukan Trauma Healing bagi Anak-anak Korban Gempa di Adonara

    Polres Flores Timur Lakukan Trauma Healing bagi Anak-anak Korban Gempa di Adonara

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Kupang, ReportaseNews – Kapolres Flores Timur, AKBP. Adhitya Octorio Putra menjelaskan untuk membantu memulihkan psikologis masyarakat khususnya anak-anak, pihaknya telah mengirimkan empat orang Polisi Wanita (polwan) ke lokasi bencana di Desa Terong dan Lamahala Jaya di Adonara Timur untuk melakukan trauma healing. “Kita berangkatkan empat anggota Polwan ke dua desa terdampak yakni Desa Terong dan […]

  • Dibalik Indahnya Gunung Rinjani Tersimpan Kisah Tentang Keberanian, Kemanusiaan dan Ketulusan Hati.

    Dibalik Indahnya Gunung Rinjani Tersimpan Kisah Tentang Keberanian, Kemanusiaan dan Ketulusan Hati.

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle Admin Situs
    • 0Komentar

    Lombok, Reportasenews – Gunung Rinjani, bukan hanya saksi bisu keindahan alam Lombok, tapi juga menjadi panggung bagi kisah luar biasa tentang keberanian dan kemanusia. Agam Rinjani adalah porter lokal asal Lombok yang kini menjadi simbol keteguhan dan solidaritas bukan hanya bagi Indonesia, tapi juga bagi dunia. Ia telah lama dikenal di kalangan pendaki sebagai porter […]

expand_less