SPPG Polres Malaka Layani 2700 Penerima Manfaat dari Pelajar hingga Ibu Hamil
- calendar_month 4 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kupang, ReportaseNews – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum Polres Malaka, Nusa Tenggara Timur sudah mulai beroperasi memberikan pelayanan makanan bergizi gratis (MBG).
Kapolres Malaka, AKBP. Riki Ganjar Gumilar mengatakan sejak dioperasikan pada 9 Februari 2026, SPPG Polres Malaka sudah melayani 2.704 penerima manfaat.
“Dibuka pertama itu 9 Februari, dan jumlah penerima manfaat total 2.704 orang,” kata AKBP. Riki Ganjar Gumilar kepada ReportaseNews, Kamis (16/4)
Dia menjelaskan dari 2.704 penerima manfaat MBG dari SPPG yang dikelola Polres Malaka tersebut bukan hanya anak sekolah saja, tetapi termasuk bayi dan balita, ibu hamil dan ibu menyusui.
Riki bilang 2.704 penerima manfaat MBG tersebut terdiri dari bayi di bawah lima tahun (balita) sebanyak 470 orang, ibu hamil 71 orang, ibu menyusui 159 orang dan pelajar sebanyak 2.004 orang.
Riki menyebut untuk pelajar yang tersebar di 23 sekolah yakni tujuh sekolah dasar (SD), tiga sekolah menengah pertama (SMP), dua sekolah menengah atas (SMA)dan 11 pendidikan anak usia dini (PAUD).
“Jadi total ada 23 sekolah yang dilayani oleh SPPG Polres Malaka yakni SD ada 7, SMP ada 3, SMA ada 2 dan 11 PAUD, dan total penerima manfaatnya khusus untuk pelajar sebanyak 2.004,” ujarnya.
Dia pun merinci untuk pelajar di tujuh sekolah dasar (SD) jumlah penerima manfaat sebanyak 931 orang, sedangkan tiga sekolah menengah pertama (SMP) ada 422 siswa penerima manfaat, sementara untuk dua sekolah menengah atas (SMA) jumlah siswa penerima manfaat sebanyak 368 orang dan penerima manfaat di 11 pendidikan anak usia dini (PAUD) terdapat 283 anak.
Disampaikannya dalam pengelolaan dan pengawasan makanan di SPPG atau dapur umum Polres Malaka diawasi oleh tiga orang staf dari Badan Gizi Nasional (BGN) yang terdiri dari Kepala SPPG, Ahli Gizi dan Akuntan atau pengawas keuangan. Selain itu ada 47 relawan yang dipekerjakan di SPPG tersebut.
“SPPG dalam pengelolaannya diawasi secara ketat oleh ahli gizi yang setiap hari memberikan menu agar gizi dari MBG yang dibagikan bagi para penerima manfaat benar-benar terjaga,” kata Riki.
Dia menjelaskan SPPG Polres Malaka adalah SPPG kedua yang dimiliki Polri di jajaran Polda NTT. Karena sebelumnya ada satu dapur umum milik Polda NTT yang berlokasi di Sekolah Polisi Negara Kupang yang juga telah melayani MBG
Sedangkan untuk di Polres dan Polresta di jajaran Polda NTT, SPPG Polres Malaka adalah yang pertama dari 21 Polres dan Polresta yang ada di Polda Nusa Tenggara Timur.(EB/RN-04)
- Penulis: Didik



Saat ini belum ada komentar