Breaking News
Trending Tags

‎42 Pensiunan Jadi Korban, Kerugian Investasi Diduga Rp8,1 Miliar

  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Purwokerto, ReportaseNews – Dugaan praktik investasi bodong yang menyeret sejumlah pensiunan di Kabupaten Banyumas terus menjadi sorotan. Hingga Selasa (2/6/2026), sebanyak 42 orang tercatat telah melaporkan diri sebagai korban dengan total kerugian mencapai Rp8,1 miliar.

‎Mayoritas korban merupakan pensiunan yang sebelumnya mengajukan pinjaman kredit di sejumlah bank. Namun, dana hasil pencairan kredit tersebut diduga tidak digunakan sesuai tujuan awal, melainkan dialihkan ke investasi yang menjanjikan keuntungan tinggi dalam waktu singkat.

‎Kuasa hukum korban dari Klinik Hukum Peradi SAI Purwokerto, Djoko Susanto, mengatakan pihaknya menemukan pola serupa dalam sejumlah laporan yang diterima. Berdasarkan penelusuran awal, terdapat indikasi perpindahan nasabah antarbank yang kemudian berujung pada pengajuan kredit dan pengalihan dana ke rekening pihak lain.

‎”Ada korban yang awalnya menjadi nasabah di Bank BNI, kemudian diarahkan ke Bank BRI melalui bujuk rayu seseorang yang dikaitkan dengan Mandiri Taspen. Setelah akad kredit dan proses administrasi dilakukan, dana yang cair justru dipindahkan ke rekening pihak lain. Nilainya mencapai sekitar Rp150 juta,” kata Djoko, Selasa (2/6/2026).

‎Menurut dia, tim pendamping hukum kini tengah menginventarisasi seluruh dokumen yang dimiliki korban sekaligus menelusuri aliran dana yang diduga mengalir ke sejumlah rekening.

‎”Kami meminta semua pihak yang disebut dalam laporan korban bersikap kooperatif. Klarifikasi dari perbankan maupun pihak-pihak terkait sangat diperlukan untuk mengungkap fakta sebenarnya,” ujarnya.

‎Salah satu korban, Nartum, pensiunan Dinas Peternakan, mengaku awalnya hanya berniat memperoleh tambahan dana melalui fasilitas kredit untuk kebutuhan keluarga. Namun, dalam perjalanannya, ia ditawari skema investasi yang diklaim mampu memberikan keuntungan rutin setiap bulan.

‎Pinjaman yang diajukannya kemudian disetujui dengan nilai Rp162 juta. Setelah dipotong biaya asuransi, dana yang diterimanya sekitar Rp142 juta dan selanjutnya dimasukkan ke investasi tersebut.

‎”Awalnya memang ada keuntungan yang masuk. Kadang Rp2 juta, Rp3 juta, sampai Rp4 juta per bulan. Saya pikir investasinya berjalan baik,” ujar Nartum.

‎Namun, pembayaran keuntungan yang semula diterima secara berkala tiba-tiba berhenti. Nartum mengaku terakhir kali menerima transfer pada 23 Mei 2026. Sejak saat itu, tidak ada lagi dana yang masuk, sementara cicilan kredit tetap harus dibayarkan setiap bulan.

‎Kondisi serupa dialami Warisem. Demi memperoleh pinjaman, ia bahkan mengagunkan sertifikat rumah. Setelah kredit cair, seluruh dana yang diterimanya ditransfer ke rekening atas nama Imam Mahdudi yang disebut sebagai asisten pihak yang menawarkan investasi tersebut.

‎”Saya transfer Rp150 juta pada 24 April. Itu uang hasil pinjaman saya di BNI. Sampai sekarang saya tidak menikmati uang itu, bahkan seratus rupiah pun tidak,” kata Warisem.

‎Ia mengaku sempat kembali ditawari untuk mengajukan pinjaman dengan nominal lebih besar. Namun, tawaran tersebut ditolaknya karena mulai merasa ada kejanggalan dalam proses yang dijalani.

‎Saat ini, tim pendamping hukum masih menelusuri pola transaksi, hubungan antarpihak, serta aliran dana yang diduga terkait dengan kasus tersebut. Hasil pendalaman itu akan menjadi dasar dalam langkah hukum yang tengah dipersiapkan.

‎Para korban berharap aparat penegak hukum dapat melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab serta memastikan kejelasan nasib dana miliaran rupiah yang diduga hilang dalam investasi bermasalah tersebut.

‎Hingga berita ini diterbitkan, pihak-pihak yang namanya disebut dalam laporan para korban belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan tersebut. (Kus)

  • Penulis: Kusworo
  • Editor: Ullifna Tamama

Reportase Pilihan

  • Poros Muda Golkar Dorong Munaslub Usung Tutut Suharto Gantikan Bahlil

    Poros Muda Golkar Dorong Munaslub Usung Tutut Suharto Gantikan Bahlil

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Admin Situs
    • 0Komentar

    JAKARTA, Reportasenews – Dinamika politik internal Partai Golkar kembali memanas. Poros Muda Golkar Indonesia secara resmi menyatakan dukungan penuh kepada Siti Hardiyanti Rukmana atau Tutut Suharto untuk menggantikan Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Koordinator Poros Muda Golkar, Tb. Uuy Faisal Hamdan, menilai partai berlambang pohon beringin itu membutuhkan figur yang mampu menyatukan berbagai […]

  • Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi pembunuhan cucu Mpok Nori dengan 45 adegan. Polisi menyebut adegan krusial terjadi saat pelaku menyayat leher korban. (Foto: RN/HO-Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya)

    Rekonstruksi Pembunuhan Cucu Mpok Nori, 45 Adegan Diperagakan

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews — Subdirektorat Reserse Mobile Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap Dwintha Anggary, cucu komedian Betawi legendaris Mpok Nori. Rekonstruksi dilakukan untuk memperjelas rangkaian peristiwa secara menyeluruh sebelum berkas perkara dilimpahkan ke kejaksaan. ‎Proses rekonstruksi digelar di Markas Polda Metro Jaya pada Rabu (1/4/2026), dengan alasan keamanan. Dalam kegiatan tersebut, penyidik memperagakan […]

  • Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Molotov Salah Sasaran di Koja, Ibu dan Anak Jadi Korban

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Polisi terus memburu pelaku pelemparan bom molotov yang menyebabkan seorang ibu dan anak menjadi korban di kawasan Koja, Jakarta Utara. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pelaku diduga berjumlah empat orang dan kini masih dalam proses identifikasi. ‎Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, mengatakan petugas telah mengumpulkan sejumlah barang bukti untuk […]

  • Banjir merendam sebagian wilayah di Perumnas 1, Jakasampurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi. (Foto: RN/Tama)

    Banjir Rendam Bekasi Sejak Dini Hari

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Bekasi, ReportaseNews – Sejumlah wilayah di Bekasi, Jawa Barat, terendam banjir sejak Jumat (20/2/2026) dini hari. Genangan muncul setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut sejak Kamis (19/2/2026) malam. ‎Berdasarkan laporan warga di media sosial, banjir terjadi di beberapa titik di Kabupaten Bekasi, di antaranya Tarumajaya dan Cibitung. Sementara di wilayah Kota Bekasi, genangan […]

  • Para Kades di Siabu Berpotensi Laporkan Dugaan Pemerasan ke Polres Madina

    Para Kades di Siabu Berpotensi Laporkan Dugaan Pemerasan ke Polres Madina

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews — Sejumlah pendamping desa dan kepala desa di Kecamatan Siabu berpotensi melaporkan dugaan pemerasan oleh oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ke Polres Madina. Rencana ini mencuat setelah akun media sosial TikTok Wak labu membongkar kasus dugaan pemerasaan itu viral dan diberitakan sejumlah media online. Salah satu pendamping desa di Desa Hutaraja mengungkapkan, kasus […]

  • Adam Deni Jadi Tersangka, Polisi Periksa 8 Saksi

    Adam Deni Jadi Tersangka, Polisi Periksa 8 Saksi

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Polisi terus mendalami kasus perusakan rumah toko (ruko) di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, yang menjerat selebgram Adam Deni Gearaka sebagai tersangka. Hingga kini, penyidik Polres Metro Jakarta Utara telah memeriksa delapan orang saksi untuk mengungkap secara menyeluruh rangkaian peristiwa tersebut. ‎Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara, AKP Bima Sakti, […]

expand_less