Breaking News
Trending Tags

Hotman Paris Bantah Hina Profesi Wartawan, Tegaskan Siap Penuhi Panggilan Polisi

  • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Pengacara Hotman Paris Hutapea angkat bicara setelah dilaporkan sejumlah organisasi wartawan ke Polda Metro Jaya terkait pernyataannya yang dinilai menghina profesi jurnalis. Hotman menegaskan tidak gentar menghadapi laporan tersebut dan memastikan akan memenuhi panggilan penyidik apabila diminta memberikan keterangan.

‎Saat ditemui usai menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Jakarta Selatan, Hotman yang menggunakan kursi roda menjelaskan bahwa ucapannya “lu punya otak nggak sih” tidak ditujukan kepada organisasi pers maupun institusi media. Menurutnya, kalimat itu ditujukan kepada seorang individu dalam situasi wawancara spontan atau doorstop.

‎”Itu kan dari orang ke orang. Kan gue terangin dia panjang lebar, dia terus ngotot. Akhirnya harusnya jawabannya ‘lu ngerti nggak sih?’ Gue bilang sama saja dengan ‘lu punya otak nggak sih kok nggak ngerti itu’. Dan itu ke oknum, bukan ke organisasi. Jadi itu delik aduan, bukan delik pers,” kata Hotman, Kamis (23/7/2026).

‎Hotman mengaku telah berulang kali memberikan penjelasan kepada orang yang bertanya kepadanya. Namun, karena pertanyaan yang sama terus diulang, ia akhirnya mengucapkan kalimat yang kini menjadi sorotan.

‎Meski demikian, ia mengakui pilihan kata yang digunakan kurang tepat dan seharusnya disampaikan dengan bahasa yang lebih santun.

‎”Harusnya pertanyaannya memang lebih sopan, ‘terus ngerti nggak sih?’ Tapi gue jawab ‘lu punya otak nggak sih?’ Itu pertanyaan karena memang dia tidak mau ngerti,” ujarnya.

‎Hotman juga membantah tudingan bahwa dirinya menghalangi kerja jurnalistik. Menurut dia, pihak yang mempertanyakan dirinya tetap diberi kesempatan mengajukan pertanyaan, bahkan telah menunggu cukup lama sebelum wawancara berlangsung.

‎Selain itu, Hotman mempertanyakan dasar hukum laporan yang menuding dirinya melanggar Undang-Undang Pers. Ia menilai pelapor tidak memiliki kedudukan hukum karena pernyataannya ditujukan kepada individu, bukan kepada lembaga pers.

‎”Kejauhan dan tidak punya legal standing. Karena kalimat saya kan ‘lu‘ artinya orang perorangan. Dan juga tidak pernah diundang Dewan Pers ke sana karena itu doorstop,” ucapnya.

‎Ia juga menyebut orang yang dipersoalkan dalam peristiwa tersebut bukan memperkenalkan diri sebagai wartawan saat mengajukan pertanyaan.

‎”Karena waktu nanya pun dia nggak bilang dari media, dari LSM dia,” katanya.

‎Meski menilai laporan tersebut tidak berdasar, Hotman memastikan akan menghormati proses hukum yang berjalan. Ia menegaskan siap memenuhi panggilan penyidik apabila sewaktu-waktu diminta memberikan klarifikasi.

‎”Ya pasti datanglah kalau dipanggil. Aduh gue kan taat hukum. Jadi nggak ada apa-apa, itu nggak masalah,” tegas Hotman.

‎Sebelumnya, sejumlah organisasi wartawan melaporkan Hotman Paris ke Polda Metro Jaya. Laporan itu berkaitan dengan pernyataannya yang dinilai merendahkan profesi wartawan dan berpotensi menghambat kerja jurnalistik.

(RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Jual Organ Harimau Dahan, Dua Warga Madina Ditangkap Polres Padangsidimpuan

    Jual Organ Harimau Dahan, Dua Warga Madina Ditangkap Polres Padangsidimpuan

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan, ReportaseNews – Dua warga asal Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ditangkap personel Satuan Reserse Kriminal Polres Padangsidimpuan saat berupaya menjual organ satwa dilindungi di kawasan Batunadua, Rabu (29/4/2026) malam. Kedua pria tersebut diringkus polisi beserta barang bukti berupa kulit harimau dahan dan sisik trenggiling yang rencananya dijual kepada pembeli di wilayah Kota Padangsidimpuan. Penangkapan itu […]

  • Lima Warga Tewas Tertimbun Longsor di Deliserdang

    Lima Warga Tewas Tertimbun Longsor di Deliserdang

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Deliserdang, ReportaseNews – Sebanyak lima warga ditemukan meninggal dunia akibat bencana tanah longsor yang menerjang Dusun III, Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Rabu (8/4/2026) dini hari. Peristiwa nahas ini mengakibatkan enam rumah warga rusak berat setelah tertimbun material tanah dari perbukitan di sekitar lokasi pemukiman. Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik […]

  • Kasus dokter magang meninggal di Jambi masih menunggu hasil investigasi Kemenkes. Polisi siap proses hukum jika ditemukan pelanggaran. (Ist)

    Dokter Magang di Jambi Meninggal, Polisi Tunggu Hasil Kemenkes

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jambi, ReportaseNews — Kepolisian Daerah Jambi masih menunggu hasil investigasi Kementerian Kesehatan terkait meninggalnya seorang dokter magang (internship) Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya yang bertugas di RSUD K.H. Daud Arif, Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. ‎Kepala Bidang Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji mengatakan, hingga kini belum ada laporan resmi yang diterima dari pihak […]

  • Bripda MS, tersangka penganiayaan terhadap siswa MTs hingga tewas di Tual, Maluku. (Foto: Ist)

    Kasus Siswa MTs di Tual Tewas, Bripda MS Jadi Tersangka

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Tual, ReportaseNews — Penyidik Polres Tual menetapkan anggota Brimob Kompi 1 Batalyon C Pelopor, Bripda MS, sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap siswa MTs Negeri Maluku Tenggara berinisial AT (14) yang berujung kematian. ‎Penetapan tersangka dilakukan setelah gelar perkara pada Jumat (20/2) malam. Usai statusnya dinaikkan, Bripda MS langsung ditahan di rumah tahanan Polres Tual. […]

  • Pemilik hajatan di Purwakarta tewas diduga dikeroyok preman usai menolak permintaan uang saat pesta pernikahan anaknya. Polisi masih memburu pelaku. (Ist)

    Tolak Beri Uang Jatah Preman, Pemilik Hajatan Tewas Dikeroyok di Purwakarta

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Purwakarta, ReportaseNews — Insiden tragis terjadi di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Seorang pemilik hajatan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pengeroyokan sekelompok preman saat acara pernikahan anaknya berlangsung. ‎Korban diketahui bernama Dadang. Peristiwa tersebut terjadi di kediamannya di Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Sabtu (4/4/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Keributan bermula ketika sejumlah orang mendatangi lokasi […]

  • Sulit Akses Informasi, Ketua PWI Madina Desak Kapolres Evaluasi Kinerja Kasi Humas

    Sulit Akses Informasi, Ketua PWI Madina Desak Kapolres Evaluasi Kinerja Kasi Humas

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Mandailing Natal (PWI Madina) Zamharir Rangkuti mendesak Kapolres Madina AKBP Bagus Priandy segera mengevaluasi kinerja Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Madina AKP Megawati akibat sulitnya akses konfirmasi bagi para jurnalis. Permintaan tegas itu muncul menyusul meningkatnya keluhan awak media yang merasa terhambat dalam menjalankan tugas jurnalistik, karena […]

expand_less