Breaking News
Trending Tags

Jaringan Malaysia Dibongkar di Riau, 30 Kg Sabu dan Ribuan Butir Ekstasi Disita

  • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap peredaran gelap narkotika jaringan internasional Malaysia–Riau di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Dalam operasi tersebut, aparat menyita hampir 30 kilogram sabu dan puluhan ribu butir ekstasi.

‎Pengungkapan ini bermula dari laporan masyarakat mengenai rencana transaksi narkotika dalam jumlah besar pada akhir Februari 2026. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Subdirektorat IV langsung melakukan penyelidikan intensif di wilayah Pekanbaru.

‎Kasatgas Narcotic Investigation Center (NIC) Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Kombes Pol. Kevin Leleury, menjelaskan keberhasilan pengungkapan tersebut.

‎“Kami dari Subdit IV Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Satgas NIC berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dan ekstasi jaringan Malaysia-Indonesia di wilayah Kota Pekanbaru, Provinsi Riau,” kata Kevin, Senin (13/4/2026).

‎Dari hasil operasi, petugas menangkap dua tersangka, yakni Wahyu Hidayat dan Juliadi. Keduanya diduga berperan sebagai kurir sekaligus pemantau situasi di lapangan. Sementara itu, satu pelaku lain yang membawa sebagian barang bukti masih dalam pengejaran dan telah masuk daftar pencarian orang.

‎“Dalam pengungkapan tersebut, kami berhasil mengamankan dua orang tersangka atas nama Wahyu Hidayat alias Wahyu dan Juliadi alias Adi, serta barang bukti berupa 29.980,65 gram sabu dan 19.730 butir ekstasi,” kata Kevin.

‎Saat penangkapan awal, polisi menemukan tas berisi 10 paket besar sabu. Pengembangan kasus kemudian mengarah pada penemuan tambahan 16 paket sabu yang diduga dibuang oleh pelaku saat melarikan diri. Tidak berhenti di situ, petugas kembali menemukan tas lain yang berisi empat paket sabu serta empat bungkus ekstasi.

‎Secara keseluruhan, barang bukti yang diamankan mencapai 29.980,65 gram sabu dan 19.730 butir ekstasi. Nilai ekonominya diperkirakan lebih dari Rp73 miliar, dengan potensi menyelamatkan lebih dari 160.000 jiwa.

‎Hasil penyelidikan juga mengungkap fakta mengejutkan. Aksi ini ternyata dikendalikan oleh seorang narapidana dari dalam Lapas Narkotika Rumbai. Narkotika tersebut diketahui berasal dari jaringan Malaysia dan direncanakan untuk dikirim ke Madura, Jawa Timur.

‎“Menurut keterangan tersangka, pengendali berada di dalam Lapas 2B Rumbai, Pekanbaru, Riau,” katanya.

‎Pihak kepolisian kemudian berkoordinasi dengan otoritas lapas dan mengamankan seorang narapidana bernama Ari Fabrizal Putra yang diduga menjadi otak pengendali.

‎“Yang bersangkutan mengakui bahwa benar ia yang memerintahkan Wahyu Hidayat alias Wahyu bin Solekhan dan kawan-kawan,” ucap Kevin.

‎Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa narkotika tersebut rencananya akan dikirim ke wilayah Madura.

‎“Menurut keterangan tersangka, narkotika ini akan diantar ke Madura, Jawa Timur. Penindakan dilakukan pada Jumat, 10 April 2026 sekitar pukul 20.10 WIB di Jalan Nelayan Ujung, Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau,” tuturnya.

‎Saat ini, seluruh tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Bareskrim Polri guna proses pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga terus mengembangkan kasus untuk membongkar jaringan yang lebih luas. (RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (Setkab.go.id)

    Teddy Indra Wijaya Dinilai Efektif Jelaskan Kebijakan Presiden

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Direktur Eksekutif Survei dan Polling Indonesia (SPIN) Igor Dirgantara menilai peran Teddy Indra Wijaya cukup menonjol dalam menjelaskan berbagai kebijakan pemerintahan Prabowo Subianto kepada publik. ‎Hal itu terlihat di tengah derasnya kritik terhadap sejumlah kebijakan pemerintah dalam beberapa waktu terakhir. Ketika banyak pihak memilih bersikap hati-hati terhadap polemik kebijakan, Teddy justru dinilai […]

  • Perempuan Purbalingga menempuh jalur hukum usai anaknya diduga tidak diakui oknum TNI. Kuasa hukum dorong tes DNA demi kepastian status anak. (Foto: ReportaseNews/Kus)

    Oknum TNI Diduga Abaikan Anak, Ibu Tempuh Jalur Hukum

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Purwokerto, ReportaseNews — Seorang perempuan asal Purbalingga, Serliani Cahya Ningrum (22), memilih menempuh jalur hukum untuk memperjuangkan hak anaknya yang diduga tidak diakui oleh ayah biologisnya, seorang anggota TNI berinisial F berpangkat Pratu. ‎Langkah tersebut diambil setelah Serliani mendatangi Klinik Hukum Peradi SAI di Purwokerto pada Senin (13/4/2026) guna mencari kepastian hukum atas status anaknya. […]

  • Tiga Pemuda Ini Nekad Bobol Rumah Polwan di Simalungun

    Tiga Pemuda Ini Nekad Bobol Rumah Polwan di Simalungun

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Simalungun, ReportaseNews – Anggota Polsek Bangun, Polres Simalungun, meringkus tiga pemuda yang nekat membobol rumah seorang polisi wanita (Polwan) di Jalan Asahan Km. 4, Desa Pamatang Simalungun, Kecamatan Siantar, hanya dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian.   Aksi pencurian yang menimpa korban bernama Widi Anita Sihombing tersebut terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026. […]

  • Pilot Malaysia Airlines ditangkap Bareskrim Polri dan Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta setelah kedapatan membawa 70.114 butir ekstasi dan sabu. Pelaku mengaku sudah tiga kali menjadi kurir narkoba. (Foto: ReportaseNews/HO- Dittipidnarkoba Bareskrim Polri)

    Pernah Lolos Bawa 7 Kg Sabu ke Jakarta Pilot Maskapai Malaysia Dibekuk Saat Bawa 70 Ribu Pil Ekstasi Di Bandara Soetta

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan upaya penyelundupan narkotika yang diduga dilakukan seorang pilot maskapai asal Malaysia. Dari tangan pelaku, petugas menyita 70.114 butir ekstasi dengan berat lebih dari 25 kilogram serta sabu. ‎Tersangka berinisial Mohd Saufi Bin Othman, warga negara Malaysia, ditangkap setelah petugas Bea […]

  • Seorang pria diduga mengaku sebagai anggota Polri, terekam kamera pengawas sedang menganiaya petugas SPBU di Cipinang, Jakarta Timur. (Foto: Tangkapan Layar)

    3 Pegawai SPBU Cipinang Dianiaya, Propam Polda Metro Turun Tangan

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Dugaan penganiayaan terhadap tiga pegawai SPBU 3413901 di kawasan Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur, berbuntut pemeriksaan internal oleh Polda Metro Jaya. Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) turun langsung ke lokasi untuk meminta keterangan dan mengecek rekaman kamera pengawas. ‎Salah satu staf SPBU 3413901, Mukhlisin (38), mengatakan tim Propam mendatangi lokasi pada Senin (23/2/2026) […]

  • Roy Suryo menepis kabar berkas kasus dugaan fitnah ijazah palsu Jokowi sudah P-21. Ia menyebut penetapan kelengkapan berkas sepenuhnya kewenangan kejaksaan. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Babak Baru Kasus Roy Suryo, Berkas Lengkap Siap Disidangkan

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Polda Metro Jaya memastikan berkas perkara dugaan penyebaran informasi terkait tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, yang menjerat Roy Suryo dan Tifauziah Tyassuma alias Dokter Tifa telah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. ‎Dengan status tersebut, penyidik kini mempersiapkan proses pelimpahan tahap dua berupa penyerahan tersangka dan […]

expand_less