Breaking News
Trending Tags

Australia Dikecam Karena Dukung Serangan Israel-AS ke Iran

  • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Pakar hukum internasional mengkritik sikap pemerintah Australia yang mendukung serangan militer Israel dan Amerika Serikat ke Iran. Mereka menilai langkah tersebut berisiko melemahkan tatanan hukum internasional yang menjadi fondasi hubungan antar-negara sejak Perang Dunia II.

‎Menteri Luar Negeri Australia, Penny Wong, menyatakan pemerintah mendukung langkah untuk mencegah Iran memperoleh senjata nuklir.

Menteri Luar Negeri Australia, Penny Wong. (Foto: AAP/Lukas Coch)

Menteri Luar Negeri Australia, Penny Wong. (Foto: AAP/Lukas Coch)

‎“Australia mendukung tindakan untuk mencegah Iran mendapatkan senjata nuklir dan mencegah Iran terus mengancam perdamaian serta keamanan internasional,” ujar Wong, seperti dilansir The Guardian, Minggu (1/3/2026).

‎Perdana Menteri Anthony Albanese turut menyinggung serangan di Melbourne dan Sydney pada 2024 yang disebut diorkestrasi oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), ketika menyatakan dukungan terhadap pemboman yang diperintahkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

‎Australia sebelumnya mengusir duta besar Iran dan menetapkan IRGC sebagai sponsor terorisme negara menyusul rangkaian serangan anti-semit, termasuk pembakaran sinagog Adass Israel.

‎Namun, Guru Besar Hukum Internasional Universitas Sydney sekaligus Pelapor Khusus PBB, Ben Saul, menilai alasan tersebut tidak tepat.

‎“Serangan terhadap Iran jelas melanggar larangan penggunaan kekuatan dalam Piagam PBB dan hukum internasional, yang menjadi pilar utama tatanan internasional sejak 1945,” kata Saul.

‎Ia menegaskan tindakan kriminal dalam negeri, termasuk dugaan campur tangan IRGC di Australia, tidak dapat dikategorikan sebagai serangan bersenjata yang membenarkan pembelaan diri militer terhadap Iran.

‎“Boleh saja tidak menyukai Iran atau kebijakannya, tetapi itu tidak membenarkan serangan bersenjata agresif terhadap Iran,” ujarnya.

‎Saul berpendapat negara-negara menengah seperti Australia dan Kanada semestinya mendorong Amerika Serikat agar menghormati hukum internasional.

‎“Ketika negara seperti Australia memilih diam atau mendukung agresi ilegal semacam ini, itu adalah hal terburuk karena turut mempercepat erosi hukum internasional,” katanya.

‎Pandangan serupa disampaikan Guru Besar Hukum Internasional Australian National University, Donald Rothwell. Ia menyebut serangan tersebut tidak memiliki dasar hukum berdasarkan informasi yang tersedia untuk publik.

‎“Tidak ada dasar dalam Piagam PBB terkait penggunaan hak pembelaan diri, dan tidak ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang mengizinkan penggunaan kekuatan untuk intervensi di Iran,” ujarnya.

‎Sementara itu, Wong menyatakan dasar hukum serangan tersebut merupakan ranah Amerika Serikat dan Israel.

‎“Saya akan menyerahkan kepada Amerika Serikat dan Israel untuk menjelaskan dasar hukum atas serangan tersebut,” katanya.

Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese. (Foto: REUTERS/Hollie Adams)

Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese. (Foto: REUTERS/Hollie Adams)

‎PM Australia, Albanese juga menyebut pertanyaan mengenai legalitas seharusnya ditujukan kepada pihak yang terlibat langsung dalam operasi militer itu. Ia menegaskan ancaman terhadap perdamaian dan keamanan internasional dari rezim Iran adalah nyata.

‎“Fakta bahwa mereka mengatur serangan hingga ke Australia menunjukkan ancaman yang ditimbulkan terhadap supremasi hukum dan norma internasional,” ujarnya.

‎Di sisi lain, juru bicara urusan luar negeri Partai Hijau, David Shoebridge, menuding pemerintah Partai Buruh menyerahkan arah kebijakan luar negeri kepada Washington.

‎“Partai Buruh telah menjadikan Australia bagian dari perang ini dengan mengizinkan Pine Gap dan pangkalan militer AS lainnya digunakan untuk mengumpulkan intelijen dan menargetkan bom serta rudal Amerika,” ujarnya.

‎Pemerintah Australia sebelumnya juga mendukung pemboman fasilitas nuklir Iran oleh Amerika Serikat pada Juni 2025. Saat itu, Trump menyatakan tiga lokasi nuklir Iran berhasil dihantam dan fasilitas pengayaan utama “hancur total dan sepenuhnya”.

‎Perdebatan mengenai legalitas serangan tersebut diperkirakan terus berlanjut, terutama terkait konsistensi Australia dalam menjunjung tatanan internasional berbasis aturan. (RN-07)

‎

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Pererat Sinergitas, Kapolres Ngawi Silaturahmi dengan Bupati dan Wakil Bupati

    Pererat Sinergitas, Kapolres Ngawi Silaturahmi dengan Bupati dan Wakil Bupati

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Ngawi, ReportaseNews – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan memperkuat sinergitas antar Instansi, Kapolres Ngawi AKBP Mohammad Amirul Hakim, S.I.K., M.Si., melaksanakan kunjungan silaturahmi kepada Bupati Ngawi H. Ony Anwar Harsono dan Wakil Bupati Ngawi Dr. Dwi Rianto Jatmiko. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antara Polres Ngawi dengan Pemerintah […]

  • Presiden Prabowo Kumpulkan Kabinet Sore Ini, Ini Agendanya

    Presiden Prabowo Kumpulkan Kabinet Sore Ini, Ini Agendanya

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Presiden Prabowo Subianto memanggil seluruh menteri dan anggota kabinet ke Istana Negara untuk menggelar Sidang Kabinet Paripurna pada Senin (20/7/2026) sore. Rapat besar ini digelar untuk mengevaluasi sekaligus menyuntikkan “kecepatan penuh” pada realisasi seluruh program kerja pemerintah yang sedang berjalan. Agenda di awal pekan ini dikonfirmasi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. […]

  • Direktur Perlindungan Perempuan, Anak, dan Pemberantasan Perdagangan Orang (Dirres PPA PPO) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rita Wulandari Wibowo. (Foto: ReportaseNews/Tama)

    Polda Metro Buka Peluang Periksa YouTuber Bigmo terkait Dugaan Eksploitasi Anak

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Polda Metro Jaya membuka peluang memanggil YouTuber Muhammad Jannah alias Bigmo untuk dimintai klarifikasi terkait dugaan eksploitasi anak dalam promosi produk liquid rokok elektrik atau vape. Namun, penyidik masih memprioritaskan pencarian anak yang diduga menjadi korban sebelum melangkah ke tahap berikutnya. ‎Direktur Perlindungan Perempuan, Anak, dan Pemberantasan Perdagangan Orang (Dirres PPA PPO) […]

  • Jawab Kritik Aktivis Lingkungan, Ketua DPRD Madina Bantah Dukung Tambang Ilegal

    Jawab Kritik Aktivis Lingkungan, Ketua DPRD Madina Bantah Dukung Tambang Ilegal

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews— Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) H. Erwin Efendi Lubis mengklarifikasi pernyataan Direktur Eksekutif Madina Green Institute Ridwandi Nasution yang menuding dirinya mendukung aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Erwin secara tegas membantah tudingan tersebut dan menyatakan dirinya sama sekali tidak pernah mendukung tindakan ilegal, melainkan tengah menyoroti asas manfaat pertambangan bagi perekonomian masyarakat […]

  • Lupa Matikan Kompor, Warung Nasi Pecel di Takeran Nyaris Ludes

    Lupa Matikan Kompor, Warung Nasi Pecel di Takeran Nyaris Ludes

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Magetan, ReportaseNews – Sebuah warung nasi pecel ‘Luwih Pooolll’ milik warga di Pasar Takeran, Kelurahan Takeran, Magetan, Jawa Timur, Rabu pagi (27/05/2026) terbakar. Kebakaran tidak menjalar lebih luas karena kepulan asap segera diketahui warga dan langsung serentak melakukan upaya pembasahan. Insiden yang menimpa warung yang buka sore hari tersebut akibat kelalaian pemilik warung bernama Bu […]

  • Komjen Pol. Fadil Imran mendorong transformasi Layanan Polisi 110 dan Command Center agar respons kepolisian semakin cepat, terintegrasi, dan berorientasi pada penyelesaian masalah masyarakat. (Foto: ReportaseNews/HO-Humas Polri)

    Komjen Fadil Imran Genjot Layanan 110, Respons Cepat Jadi Prioritas

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Sorong, ReportaseNews – Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops Kapolri), Komjen Pol. M. Fadil Imran, menekankan pentingnya transformasi sistem pelayanan kepolisian melalui penguatan Layanan Polisi 110 dan Command Center. Menurutnya, ukuran utama pelayanan Polri bukan sekadar banyaknya panggilan yang dijawab, melainkan seberapa cepat petugas hadir dan mampu menyelesaikan persoalan masyarakat. ‎Pesan tersebut disampaikan Fadil saat […]

expand_less