Breaking News
Trending Tags

Kombes Sigit Haryono, Penyidik KPK yang Kini Pimpin Ditreskrimum Polda NTT

  • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kupang, ReportaseNews – Nama Kombes Pol. Sigit Haryono, S.I.K., S.H., M.H. belakangan menjadi perhatian publik setelah pernyataannya dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi III DPR RI viral di berbagai platform media sosial.

“Keadilan dan kebenaran akan terdengar oleh orang tuli dan akan terlihat oleh orang yang buta.”

Kalimat tersebut disampaikan Sigit saat mengikuti rapat pada 18 Mei lalu dan mendapat respons luas dari masyarakat. Di balik pernyataan yang menyentuh itu, tersimpan rekam jejak panjang seorang perwira Polri yang dikenal berintegritas dan berpengalaman dalam bidang penyidikan.

Saat ini, Kombes Sigit Haryono dipercaya mengemban amanah sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), setelah sebelumnya menorehkan perjalanan karier yang panjang di institusi Polri hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 2002 itu memulai karier kepolisian di Polres Kolaka, Polda Sulawesi Tenggara. Di sana, ia mengawali pengabdiannya sebagai Kanit Reskrim Polres Kolaka sebelum dipercaya menjadi Kapolsek Lasusua pada 2003.

Kariernya terus berkembang. Setelah bertugas di Polres Baubau sebagai Kapolsek Wolio, Sigit kemudian menjabat Kasat Reskrim Polres Kolaka Utara. Pengalamannya menangani berbagai perkara kriminal membuatnya dipercaya menjadi Panit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Reserse Polda Sulawesi Tenggara.

Keahliannya dalam penyidikan membawanya melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) dan lulus pada 2009. Tahun yang sama menjadi titik penting dalam kariernya ketika ia ditugaskan sebagai penyidik di KPK.

Selama satu dekade, dari 2009 hingga 2019, Sigit terlibat dalam berbagai penanganan kasus korupsi besar yang melibatkan pejabat legislatif, eksekutif, yudikatif hingga kalangan pengusaha. Pengalaman tersebut membentuk reputasinya sebagai penyidik yang tegas, profesional, dan menjunjung tinggi integritas.

Usai bertugas di KPK, Sigit melanjutkan karier di Polda Metro Jaya sebelum dipercaya menjadi Kapolres Cilegon, Polda Banten pada Agustus 2020.

Selama memimpin Polres Cilegon, ia berhasil meraih sejumlah penghargaan, di antaranya sebagai Kapolres Terbaik dalam pelaksanaan PPKM Mikro Penanganan Covid-19 Tahun 2021. Di bawah kepemimpinannya, Polres Cilegon juga meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari Kementerian PAN-RB.

Selain itu, sejumlah kasus korupsi dengan nilai kerugian negara mencapai puluhan miliar rupiah berhasil diungkap dan ditangani secara profesional.

Pada Juni 2022, Sigit dipercaya menjabat Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus (Wadirreskrimsus) Polda Banten. Dalam posisi tersebut, ia juga mendapat apresiasi atas keberhasilannya mengungkap praktik mafia beras subsidi.

Karier Sigit terus menanjak. Setelah menjabat Auditor Sispamobvitnas Baharkam Polri dan memperoleh kenaikan pangkat Komisaris Besar Polisi pada 1 Januari 2024, ia kemudian mendapat promosi sebagai Dirreskrimum Polda NTT melalui telegram mutasi Mabes Polri pada Desember 2025.

Dengan pengalaman panjang di bidang reserse dan penyidikan korupsi, Sigit membawa pendekatan yang menekankan profesionalisme, koordinasi lintas satuan, serta penguatan integritas institusi.

“Dengan jabatan ini kita dituntut untuk mampu berkoordinasi dengan satuan kerja, mengintensifkan kerja sama lintas fungsi, serta menjaga dinamika operasional yang kompleks,” ujar Sigit kepada ReportaseNews.

Di bawah kepemimpinannya, Ditreskrimum Polda NTT telah berhasil mengungkap sejumlah perkara menonjol, termasuk kasus pembunuhan yang menewaskan Sebastian Bokol serta berbagai kasus kompleks lainnya.

Perwira menengah kelahiran Salatiga, Jawa Tengah, ini dikenal memiliki karakter tenang, bersahaja, namun tegas dalam mengambil keputusan. Menurutnya, keberhasilan pengungkapan kasus tidak hanya bergantung pada kemampuan teknis penyidikan, tetapi juga kemampuan manajerial dan komunikasi publik.

“Teliti dalam mengurai fakta, fokus pada pembuktian, dan tegas dalam mengambil keputusan operasional adalah hal yang harus terus ditekankan,” katanya.

Sigit juga menaruh perhatian besar pada transparansi, hubungan konstruktif dengan media, serta kedekatan dengan masyarakat. Di luar tugas kedinasan, ia aktif dalam dunia olahraga dan menjabat sebagai Presiden Klub Persikota Tangerang.

Menurutnya, kedekatan dengan masyarakat menjadi modal penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

“Kedekatan ini tidak hanya membangun kepercayaan publik, tetapi juga memperkuat kerja sama antarinstansi dalam menegakkan hukum,” ujarnya.

Menghadapi tantangan penegakan hukum di wilayah Nusa Tenggara Timur yang luas dan beragam, Kombes Sigit Haryono berkomitmen memperkuat kapasitas penyidikan tindak pidana umum dengan mengedepankan profesionalisme, transparansi, dan keadilan.

Sejalan dengan implementasi KUHP dan KUHAP yang baru, ia menegaskan bahwa pendekatan keadilan restoratif dan nilai-nilai kemanusiaan akan menjadi bagian penting dalam setiap proses penegakan hukum di wilayah hukum Polda NTT.

Dengan pengalaman multidimensional mulai dari penyidik lapangan, penyidik KPK, pimpinan satuan wilayah hingga pejabat utama kepolisian, Sigit Haryono diharapkan mampu membawa Ditreskrimum Polda NTT semakin profesional, modern, dan dipercaya masyarakat.(EB/RN-04).

  • Penulis: Didik

Reportase Pilihan

  • Tujuh penumpang KRL meninggal dunia dalam tabrakan CommuterLine dan kereta jarak jauh di Bekasi Timur. KAI fokus evakuasi dan penanganan korban. (Ist)

    KNKT Ungkap 6 Faktor Pemicu Tabrakan KA Argo Bromo dan Commuter Line

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkap hasil investigasi akhir kecelakaan tabrakan KA 4B Argo Bromo Anggrek dan KA 5568A Commuter Line di Bekasi Timur, Jawa Barat, pada 27 April 2026. Investigasi menemukan enam faktor yang berkontribusi terhadap kecelakaan yang berdampak pada 123 orang tersebut. Dalam laporan akhir yang dirilis Senin (28/9/2026), KNKT […]

  • Punya Stok 1,2 Juta Liter, Bulog Sumut Segera Salurkan Minyakita

    Punya Stok 1,2 Juta Liter, Bulog Sumut Segera Salurkan Minyakita

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Medan, ReportaseNews — Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) siap mengguyur pasar tradisional dengan pasokan 1,2 juta liter Minyakita sebagai strategi meredam spekulasi harga sekaligus memastikan hak konsumen atas minyak goreng subsidi tetap terpenuhi. Langkah ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan di tengah fluktuasi harga pasar yang kerap merugikan masyarakat kecil. Penyaluran jutaan liter minyak […]

  • Korban Penipuan Dana Syariah Kirim Karangan Bunga Apresiasi ke Bareskrim

    Korban Penipuan Dana Syariah Kirim Karangan Bunga Apresiasi ke Bareskrim

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews– Pintu masuk Gedung Awaloedin Djamin Bareskrim Polri dipenuhi pemandangan tidak biasa dengan kehadiran dua karangan bunga berukuran besar dari masyarakat yang menjadi korban kejahatan investasi fiktif PT Dana Syariah Indonesia (DSI). Seperti dilihat pada Kamis (25/6/2026) kemarin, karangan bunga tersebut ditujukan langsung sebagai bentuk apresiasi tulus kepada Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) […]

  • Rampok Jamaah Salat Subuh di Padangsidimpuan, Si Kapten Ditangkap Polisi

    Rampok Jamaah Salat Subuh di Padangsidimpuan, Si Kapten Ditangkap Polisi

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan, ReportaseNews – Tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal Polres Padangsidimpuan  membekuk seorang pria berinisial AA alias ‘Si Kapten’ (30), perampok jamaah salat subuh di Jalan H. Agus Salim, Kelurahan Wek II, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Minggu (3/5/2026). Aksi pelaku meresahkan, karena nekat merampok warga yang hendak beribadah di Masjid Raya Lama. Seperti peristiwa yang menimpa Muan […]

  • Polres Madina Belum Ungkap Penyebab Kematian Pria di Lokasi Tambang Emas Ilegal

    Polres Madina Belum Ungkap Penyebab Kematian Pria di Lokasi Tambang Emas Ilegal

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Polres Madina belum memberi keterangan resmi terkait penyebab pasti tewasnya Ferdiansyah (36), warga Desa Panyabungan Tonga, yang ditemukan dalam kondisi kritis di lokasi pengolahan limbah tambang emas ilegal Desa Runding. Hingga saat ini, motif di balik peristiwa tersebut masih simpang siur di tengah masyarakat, dengan munculnya berbagai spekulasi mulai dari dugaan penculikan […]

  • Polda Sumut Dihadang 12 Pria Kekar Saat Sita Ekskavator Tambang Emas Ilegal di Madina

    Polda Sumut Dihadang 12 Pria Kekar Saat Sita Ekskavator Tambang Emas Ilegal di Madina

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Madina, ReportaseNews – Upaya Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menertibkan praktik Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mendapat perlawanan sengit. Tim gabungan dari Ditreskrimsus dan Satuan Brimob Polda Sumut mengalami intervensi oleh sekelompok orang saat berusaha mengamankan barang bukti di lapangan pada Senin (2/3/2026). Insiden ini bermula ketika petugas melakukan […]

expand_less