Satgas Haji 2026 Tindak Tegas Pelaku Penipuan Demi Lindungi Jamaah
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Haji dan Umrah Ilegal bergerak cepat menindak para pelaku kejahatan yang menyasar calon jamaah haji Indonesia. Meski baru dibentuk pada 14 April 2026, Satgas bentukan Polri dan Kementerian Haji dan Umrah ini telah memetakan berbagai modus penipuan yang kerap merugikan masyarakat.
Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menyatakan kehadiran Satgas ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan keamanan.
Dalam rapat koordinasi di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (30/4/2026), Wakapolri menegaskan pihaknya tidak akan segan mengambil langkah hukum yang berat bagi para mafia haji, terutama bagi mereka yang merupakan pemain lama dalam bisnis ilegal ini.
“Satgas Haji tahun ini fokus pada pencegahan sekaligus penegakan hukum secara tegas dan profesional, khususnya terhadap pelaku yang berulang kali melakukan penipuan,” tegas Komjen Pol. Dedi Prasetyo di hadapan awak media.
Berdasarkan data terbaru, Satgas telah menerima 115 laporan masyarakat. Sebanyak 68 kasus di antaranya sedang dalam proses penanganan intensif.
Polri juga menemukan adanya oknum pelaku yang telah melakukan penipuan hingga puluhan kali dengan modus yang serupa.
Selain penegakan hukum di dalam negeri, perlindungan terhadap jamaah juga diperluas hingga ke Arab Saudi guna mengantisipasi permasalahan dokumen seperti yang dialami tiga WNI yang sempat diamankan kepolisian setempat.
Sementara Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak, yang turut hadir dalam koordinasi tersebut, mengapresiasi efektivitas kerja Satgas. Dia memastikan sinergi ini akan menjamin keselamatan jamaah mulai dari keberangkatan hingga berada di Tanah Suci.
“Kami memastikan negara hadir secara utuh, baik di dalam negeri maupun di Tanah Suci, untuk melindungi jamaah dari berbagai bentuk kejahatan,” ujar Dahnil Anzar Simanjuntak.
Pemerintah berencana memperkuat kolaborasi ini dengan melibatkan unsur Polri dalam struktur Amirul Hajj pada musim haji mendatang.
Melalui langkah preemtif, preventif, dan represif yang terukur, Satgas Haji 2026 berkomitmen terus mengawal proses ibadah haji agar berjalan aman tanpa bayang-bayang penipuan travel ilegal. (RN-03)
- Penulis: RN-03



Saat ini belum ada komentar