Breaking News
Trending Tags

Sony Sanjaya Klaim Kantongi 26 Nama, Pejabat dan Politikus Kompak Bantah

  • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, ReportaseNews – Polemik kasus korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) semakin memanas setelah mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya, mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC).

‎Langkah tersebut membuka babak baru dalam penyidikan perkara yang tengah ditangani aparat penegak hukum. Melalui kuasa hukumnya, Sony disebut telah mengungkap puluhan nama yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut.

‎Pengacara Sony, Krisna Murti, menyatakan terdapat sedikitnya 26 nama yang telah dicantumkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus.

‎”Pokoknya dari eksekutif, legislatif dan yudikatif. (Paling banyak) legislatif. (Total jumlah nama) 26, kemungkinan bertambah, itu baru sebagian aja,” ujar Krisna, Rabu (10/6/2026).

‎Pernyataan tersebut langsung memicu gelombang klarifikasi dari berbagai pihak yang namanya beredar di ruang publik maupun media sosial.

‎Partai Demokrat menjadi salah satu pihak yang segera memberikan klarifikasi. Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menegaskan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tidak memiliki hubungan dengan Sony Sanjaya.

‎”Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), tidak mengenal Saudara Sony Sonjaya. AHY tidak pernah bertemu maupun berkomunikasi dengan Saudara Sony Sonjaya,” kata Herzaky, Selasa (9/6/2026).

‎Ia juga menepis tudingan bahwa AHY pernah mengusulkan atau merekomendasikan pihak tertentu terkait proyek dalam program MBG.

‎”AHY tidak pernah mengusulkan, merekomendasikan, meminta bantuan, ataupun meminta dukungan kepada Saudara Sony Sonjaya terkait program SPPG maupun urusan lainnya, baik secara langsung maupun tidak langsung,” lanjutnya.

‎Bantahan juga datang dari Wakil Ketua Komisi IX DPR Yahya Zaini. Ia menegaskan seluruh anggota Komisi IX tidak terlibat dalam dugaan korupsi di lingkungan BGN.

‎”Tidak benar, semua anggota Komisi IX tidak terlibat korupsi di BGN. Itu infonya hoaks,” kata Yahya.

‎Sebelumnya, sejumlah nama anggota Komisi IX DPR sempat ramai disebut dalam unggahan media sosial yang mengaitkan mereka dengan perkara tersebut.

‎Nama Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto turut menjadi sorotan setelah dikaitkan dengan kasus MBG. Namun, Fitroh membantah keras tuduhan tersebut.

‎”Saya tidak kenal secara personal dengan Sony dan saya tidak pernah komunikasi untuk minta titik dapur, apalagi membeli titik karena saya tidak bisnis dapur,” ujar Fitroh.

‎Juru Bicara KPK Budi Prasetyo turut memberikan penjelasan bahwa Fitroh tidak memiliki hubungan dengan Sony Sanjaya.

‎”Pak Fitroh Rochcayanto tidak mengenal saudara Sony Sonjaya,” ucap Budi.

‎Ia juga menegaskan yayasan yang sempat dikaitkan dengan program MBG telah berdiri jauh sebelum program tersebut diluncurkan.

‎”Kemudian terkait yayasannya sudah dibentuk jauh sebelum adanya program MBG. Yayasan ini fokus bergerak dalam berbagai kegiatan sosial, seperti pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar,” katanya.

‎Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya turut membantah dugaan keterlibatannya dalam perkara tersebut. Ia mengakui pernah berkomunikasi dengan BGN, tetapi seluruh komunikasi dilakukan dalam kapasitas kedinasan.

‎”Tidak ada kepentingan pribadi, apalagi sampai memiliki dapur. Saya hanya bertemu dan berkoordinasi dengan pimpinan BGN di rapat koordinasi resmi,” kata Bima.

‎Menurut dia, koordinasi tersebut merupakan bagian dari tugas Kemendagri dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sebagaimana diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 28 Tahun 2025.

‎Bima menjelaskan komunikasi dengan BGN dan pemerintah daerah dilakukan untuk membantu penyelesaian berbagai kendala pelaksanaan program di lapangan.

‎”Termasuk masalah di titik terpencil yang juga jadi tugas Kemendagri. Ada juga laporan dari teman-teman Kadin terkait pelaksanaan MBG di daerah yang perlu ditindaklanjuti,” ujarnya.

‎Selanjutnya, Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman juga memberikan klarifikasi terkait isu yang menyebut dirinya memiliki titik dapur MBG.

‎Dudung mengakui pernah membantu mempertemukan pihak pesantren dengan Kepala BGN saat itu, Dadan Hindayana. Namun, ia menegaskan tidak terlibat dalam proses lanjutan.

‎”Ada berita Pak Dudung katanya punya titik dapur melalui Pak Dadan. Saya informasikan, jadi beberapa bulan yang lalu mungkin enam bulan yang lalu saya kan dekat dengan pesantren,” kata Dudung.

‎Menurut dia, permintaan itu muncul karena sejumlah pesantren ingin menjadi penerima manfaat sekaligus pelaksana program MBG.

‎”Ada pengurus-pengurus pesantren itu menyampaikan kepada saya bahwa ada program memang pesantren untuk sebagai sasaran penerima manfaat karena di pesantren itu kan ada santrinya 4.000, ada yang 5.000 sehingga bisa ditetapkan sebagai titik untuk dapurnya,” ujarnya.

‎Dudung menegaskan keterlibatannya hanya sebatas memperkenalkan pihak pesantren kepada BGN. Setelah itu, seluruh komunikasi dan tindak lanjut dilakukan secara langsung oleh pihak terkait.

‎Kasus korupsi MBG kini menjadi perhatian publik setelah muncul klaim mengenai keterlibatan puluhan nama dari berbagai kalangan. Hingga saat ini, proses penyidikan masih berjalan dan aparat penegak hukum terus mendalami informasi yang disampaikan para tersangka maupun saksi dalam perkara tersebut. (*/RN-07)

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • Pedagang Ditemukan Tewas Mengenaskan di TPU Sialogo Tapsel

    Pedagang Ditemukan Tewas Mengenaskan di TPU Sialogo Tapsel

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Tapsel, ReportaseNews – Anggota Polsek Batangtoru masih menyelidiki penemuan mayat pedagang berinisial AMS (42) yang ditemukan dengan kondisi mengenaskan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Sialogo, Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) pada Senin (6/4/2026). Mayat itu kali pertama ditemukan oleh seorang warga yang hendak mengambil buah kelapa di sekitar area pemakaman. Saat ditemukan, […]

  • Suasana tol dalam kota di Jakarta. (Foto: RN/Tama)

    Arus Balik Lebaran, 2 Juta Lebih Pemudik Sudah Kembali Jakarta

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Lampung Selatan, ReportaseNews – Lebih dari dua juta pemudik tercatat telah kembali ke Jakarta hingga H+6 Lebaran 2026. Data tersebut disampaikan Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat meninjau arus balik di Pelabuhan Bakauheni, Sabtu (28/3/2026). ‎Kapolri menyebut jumlah kendaraan yang keluar dari Jakarta selama periode mudik mencapai 2.946.891. Sementara kendaraan yang kembali ke ibu kota tercatat […]

  • KDM Gelar Sayembara Rp250 Juta Buru Penyiksa Pacar di Bandung

    KDM Gelar Sayembara Rp250 Juta Buru Penyiksa Pacar di Bandung

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Bandung, ReportaseNews –  Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) membuka sayembara berhadiah Rp250 juta bagi siapa saja yang berhasil menemukan atau memberikan informasi akurat terkait keberadaan Taufik Hidayat, pelaku penyekapan dan penganiayaan sadis terhadap seorang perempuan berinisial YTR di Kabupaten Bandung. Dedi Mulyadi mengaku geram atas tindakan di luar batas kemanusiaan yang dilakukan pelaku terhadap […]

  • Polisi menyelidiki dugaan teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, saat hari pertama MPLS. Tim Gegana dan Densus 88 diterjunkan ke lokasi. (Foto: ANTARA/Luthfia Miranda Putri)

    Ancaman Bom Gegerkan SDN Srengseng Sawah Saat MPLS, Gegana dan Densus 88 Bergerak

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Kepolisian menyelidiki dugaan teror bom yang menyasar SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Senin (13/7/2026). Ancaman tersebut muncul bertepatan dengan hari pertama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). ‎Petugas dari Tim Gegana Brimob dan Densus 88 Antiteror diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh di area sekolah. Hingga proses […]

  • Polda Metro Jaya menangkap dua mahasiswa yang diduga mengedarkan tembakau sintetis di Jakarta Selatan. Polisi menyita 423,17 gram barang bukti dan mengungkap modus peredaran melalui media sosial. (Foto: ReportaseNews/HO-Ditresnarkoba Polda Metro Jaya)

    Jualan Sinte, 2 Mahasiswa di Jagakarsa Ditangkap Polisi

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap dua mahasiswa yang diduga menjadi pengedar narkotika jenis tembakau sintetis di wilayah Jakarta Selatan. Kedua pelaku berinisial B (20) dan F (19) diduga memasarkan barang haram tersebut dengan memanfaatkan media sosial untuk menyasar kalangan remaja. ‎Penangkapan bermula dari pengungkapan terhadap pelaku B di kawasan Jagakarsa. […]

  • Bersama Pencipta Lagu ‘Siti Mawarni’, Kapolda Sumut Ajak Masyarakat Perangi Narkoba

    Bersama Pencipta Lagu ‘Siti Mawarni’, Kapolda Sumut Ajak Masyarakat Perangi Narkoba

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle RN-03
    • 0Komentar

    Medan, ReportaseNews – Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol. Whisnu Hermawan bersama pencipta lagu Siti Mawarni, Amin Wahyudi Harahap, mengajak seluruh lapisan masyarakat aktif menjaga Sumut dari ancaman peredaran narkotika. Seruan kolaboratif itu disampaikan melalui unggahan video di laman resmi Facebook Polda Sumatera Utara yang dipantau pada Kamis (30/4/2026). Dalam pertemuan itu, Amin Wahyudi Harahap […]

expand_less