Breaking News
Trending Tags

Terungkap! Napi Lapas Malang Diduga Kendalikan Bisnis Ganja Lintas Provinsi

  • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Malang, ReportaseNews – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap jaringan peredaran narkotika jenis ganja yang diduga dikendalikan dari dalam Lapas Kelas I Malang. Dalam operasi gabungan yang melibatkan Subdirektorat IV dan Satgas Narcotic Investigation Center (NIC), petugas mengamankan tiga orang tersangka serta menyita satu paket ganja seberat 5.830 gram bruto.

‎Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso mengatakan pengungkapan kasus bermula dari temuan paket mencurigakan yang dikirim melalui jasa ekspedisi menuju Banyuwangi, Jawa Timur.

‎“Tim gabungan Subdit IV dan Satgas NIC berhasil mengungkap kasus peredaran gelap narkotika golongan I jenis ganja dengan barang bukti satu paket dalam kardus cokelat seberat 5.830 gram bruto di wilayah Banyuwangi, Jawa Timur,” ujar Eko, Selasa (16/6/2026)

‎Setelah menemukan paket tersebut pada Kamis (11/6/2026), penyidik melakukan penyelidikan lanjutan dan menerapkan metode controlled delivery untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam jaringan tersebut.

‎Hasilnya, pada Sabtu (13/6/2026) sekitar pukul 22.00 WIB, petugas menangkap CM di depan pos keamanan PT Energi Lautan Nusantara (ELN), Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi. Chandra diamankan saat mengambil kardus berisi ganja yang dikirim menggunakan identitas penerima perusahaan.

‎Dari pemeriksaan awal, CM mengaku hanya bertugas mengambil paket atas perintah FM yang berada di Malang. Ia mengaku telah menerima tugas serupa sebanyak 17 kali dengan imbalan antara Rp200.000 hingga Rp350.000 untuk setiap pengambilan paket.

‎“Chandra hanya diperintahkan oleh Firsandy untuk mengambil paket dan sejauh ini telah menerima paket sebanyak 17 kali tanpa mengetahui isi paket tersebut,” kata Eko.

‎Pengembangan kasus kemudian mengarah ke Kota Malang. Pada Minggu (14/6/2026) sekitar pukul 06.00 WIB, petugas menangkap FM di kawasan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing. Hanya berselang 30 menit, penyidik juga mengamankan FCS di lokasi berbeda yang masih berada di kawasan yang sama.

‎Berdasarkan hasil interogasi, FM diduga berperan sebagai perekrut kurir sekaligus pengatur distribusi barang. Sementara Fariz berperan sebagai pengelola keuangan jaringan serta kurir yang menerima dan mengirimkan narkotika kepada pembeli.

‎Penyidik juga menemukan fakta bahwa jaringan tersebut diduga dikendalikan oleh seorang narapidana berinisial ABID yang sedang menjalani masa pidana di Lapas Kelas I Malang. Dari keterangan yang diperoleh, aktivitas pengiriman ganja disebut telah berlangsung sejak Agustus 2025 hingga Juni 2026.

‎“Pengiriman narkotika seperti ini telah berlangsung kurang lebih satu tahun, dari 2025 hingga 2026, dengan puluhan kali pengiriman,” ujar Eko.

‎Menurut penyidik, ganja diduga dipasok oleh seseorang bernama Martin yang dikenal melalui media sosial. Barang kemudian dikirim dari Padang, Sumatera Barat, menuju Banyuwangi sebelum didistribusikan ke Malang dan sejumlah lokasi lain.

‎Dari hasil pendalaman, petugas menduga jaringan ini telah menjalankan sedikitnya 20 hingga 30 kali pengiriman dengan berat bervariasi antara dua kilogram hingga lima kilogram per paket. Salah satu tersangka bahkan mengakui pernah menerima paket ganja sebanyak 17 kali dengan berat sekitar lima kilogram per kiriman.

‎Selain mengamankan para tersangka, penyidik turut menyita sejumlah telepon seluler, kartu ATM, dokumen identitas, uang tunai, serta barang-barang lain yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.

‎Bareskrim Polri juga tengah menelusuri aliran dana yang diduga melibatkan sejumlah rekening perbankan dan akun dompet digital. Penyidik mengidentifikasi penggunaan rekening dari beberapa bank serta layanan pembayaran digital yang diduga digunakan untuk menampung dan mendistribusikan hasil transaksi narkotika.

‎Saat ini, penyidik masih melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan yang lebih luas, termasuk memburu pemasok utama serta pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam peredaran ganja lintas daerah tersebut. Barang bukti juga akan dibawa ke laboratorium forensik untuk pemeriksaan lebih lanjut.

 

(RN-07)

‎

  • Penulis: Tama

Reportase Pilihan

  • PDI Perjuangan Probolinggo Tegaskan Perjuangan Tak Boleh Pernah Berhenti

    PDI Perjuangan Probolinggo Tegaskan Perjuangan Tak Boleh Pernah Berhenti

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Probolinggo, Reportasenews – Cara berbeda dipilih DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Alih-alih di halaman kantor pemerintahan, upacara detik-detik Proklamasi digelar di tepian Sungai Rabunan, Desa Batur, sebagai simbol bahwa semangat berjuang harus terus mengalir tanpa henti. Upacara dihadiri jajaran pengurus DPC, Ketua PAC se-Kabupaten Probolinggo, jajaran PAC Gading, […]

  • Buronan narkoba Abdul Hamid alias Boy tiba di Gedung Bareskrim Polri setelah ditangkap tim Dittipidnarkoba di Pontianak, Kalimantan Barat. (Foto: RN/Tama)

    Naik Kursi Roda, Buronan Narkoba Abdul Hamid Tiba di Bareskrim Polri

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Buronan kasus narkotika, Abdul Hamid alias Boy, tiba di Gedung Bareskrim Polri pada Kamis (12/3/2026) malam setelah ditangkap tim Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri di Pontianak, Kalimantan Barat. ‎Pantauan di lokasi, Boy tiba sekitar pukul 21.13 WIB dengan menggunakan kendaraan dan duduk di kursi belakang. ‎Saat kendaraan berhenti di halaman Gedung […]

  • Bripda MS, tersangka penganiayaan terhadap siswa MTs hingga tewas di Tual, Maluku. (Foto: Ist)

    Kasus Siswa MTs di Tual Tewas, Bripda MS Jadi Tersangka

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Tama
    • 0Komentar

    Tual, ReportaseNews — Penyidik Polres Tual menetapkan anggota Brimob Kompi 1 Batalyon C Pelopor, Bripda MS, sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap siswa MTs Negeri Maluku Tenggara berinisial AT (14) yang berujung kematian. ‎Penetapan tersangka dilakukan setelah gelar perkara pada Jumat (20/2) malam. Usai statusnya dinaikkan, Bripda MS langsung ditahan di rumah tahanan Polres Tual. […]

  • Terinspirasi Hobi Lady Diana, Tasya Madiun Geluti Olah Raga Berkuda

    Terinspirasi Hobi Lady Diana, Tasya Madiun Geluti Olah Raga Berkuda

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Madiun, ReportaseNews – Menunggang kuda bukan perkara mudah. Meski sekilas nampak gampang. Jika dilakukan dengan sembrono dan tanpa kemampuan memadai, tidak mustahil justru akan mendapatkan celaka ketimbang nikmatnya berkuda. Selain faktor kecakapan, olah raga yang berkaitan dengan hewan pacu, sering terhubung dengan budaya ikonik para cowboy di Texas, Amerika itu bukan hobi biasa. Itu kesenangan […]

  • Didzolimi Dituduh Obligor BLBI, Andri Tedjadharma Mengadu Minta Perlindungan Hukum Presiden Prabowo

    Didzolimi Dituduh Obligor BLBI, Andri Tedjadharma Mengadu Minta Perlindungan Hukum Presiden Prabowo

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Didik
    • 0Komentar

    Jakarta, ReportaseNews – Pemilik Bank Centris Internasional, Andri Tedjadharma, menyampaikan surat permohonan kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan meminta perlindungan hukum, pemulihan nama baik, serta pengembalian aset yang disita oleh Satgas BLBI melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta I di bawah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), Kementerian Keuangan. Andri menegaskan dirinya tidak […]

  • Harga plastik naik di Banyumas memberi keuntungan bagi pemulung dan pengepul. Namun, ketidakpastian harga membuat mereka khawatir penghasilan tidak stabil. (Foto: ReportaseNews/Kus)

    Harga Plastik Naik, Pemulung di Banyumas Untung Tapi Waswas

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Kusworo
    • 0Komentar

    Banyumas, ReportaseNews — Kenaikan harga plastik memberi angin segar bagi pemulung dan pengepul di wilayah Ajibarang, Kabupaten Banyumas. Pendapatan mereka meningkat, tetapi ketidakpastian harga masih menjadi ancaman bagi keberlanjutan penghasilan. ‎Lonjakan harga plastik murni membuat sejumlah pelaku usaha rongsok mulai merasakan perubahan signifikan. Salah satunya Andi Pamuji, warga Ajibarang, yang kini menggantungkan penghasilan dari sektor […]

expand_less