Viral! Pedagang Martabak Kehilangan HP Kado Anak saat Tertidur, Polisi Buru Pelaku
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Seorang pedagang martabak mini menjadi korban pencurian saat tertidur di Tangerang. Tas berisi empat HP, termasuk kado untuk anaknya, serta uang tunai raib digondol pelaku. (Tangkapan Layar)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, ReportaseNews – Aksi pencurian yang menyasar seorang pedagang martabak mini viral di media sosial setelah terekam kamera pengawas (CCTV). Korban kehilangan tas selempang yang berisi empat telepon genggam, uang tunai, hingga sebuah ponsel yang rencananya akan diberikan sebagai hadiah untuk anaknya.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan AMD Raya, wilayah Kreo, Larangan, Kota Tangerang, pada Selasa (28/7/2026) siang. Rekaman CCTV yang beredar memperlihatkan korban tengah tertidur di samping gerobak dagangannya ketika dua pelaku berboncengan sepeda motor melintas di lokasi.
Salah seorang pelaku kemudian turun dari sepeda motor dan berjalan mendekati korban. Tanpa membangunkan korban, pelaku langsung mengambil tas yang berada di dekat pedagang tersebut sebelum melarikan diri bersama rekannya.
Kapolsek Pesanggrahan Kompol Seala Syah Alam mengatakan pihaknya langsung merespons informasi yang beredar, meski lokasi kejadian berada di wilayah hukum Polsek Ciledug karena masuk kawasan Kreo, Larangan, Kota Tangerang.
”Kami akan menemui pedagang martabak mini yang korban pencurian. Dalam kesempatan tersebut memberikan tali asih dan berjanji akan mengungkap kasus tersebut dengan berkolaborasi dengan Polsek Ciledug karena lokasi kejadian berada di wilayah Kreo, Larangan, Tangerang,” kata Seala kepada wartawan, Rabu (29/7/2026).
Menurut Seala, pihaknya juga memberikan perhatian kepada korban sekaligus menjalin koordinasi dengan kepolisian setempat agar pelaku dapat segera diidentifikasi dan ditangkap.
Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian berupa satu tas selempang yang berisi uang tunai, empat unit telepon genggam, jam tangan, kartu identitas, hingga kartu ATM. Salah satu telepon genggam tersebut diketahui telah dipersiapkan sebagai hadiah untuk anak korban.
”Kerugian tas selempang isinya uang Rp 100 ribu, empat unit HP, termasuk kado untuk anak beliau, jam tangan, KTP, ATM,” ujar Seala.
Meski peristiwa tersebut berada di luar wilayah hukumnya, Polsek Pesanggrahan menegaskan akan tetap memberikan dukungan penuh kepada Polsek Ciledug dalam proses penyelidikan.
Saat ini, aparat kepolisian masih memburu dua pelaku yang identitasnya terekam kamera CCTV dan tengah mengumpulkan sejumlah bukti untuk mengungkap kasus pencurian tersebut.
(RN-07)
- Penulis: Tama




Saat ini belum ada komentar